In a message dated 6/20/00 6:24:14 PM Eastern Daylight Time,
[EMAIL PROTECTED] writes:
> Ada beberapa yg perlu kita renungkan dari posting di bawah ini:
>
> - Kesalahan Gus Dur yg beberapa itu yg mana saja sih?
> - Sejauh apa pula pengamatan pemosting itu?
> - Pentoleriran itu siapa yang nge-set tarafnya?
> - Definisi "rakyat banyak" itu siapa? Soalnya rakyat memang plural, kalau
> dipakai sebagai singular pasti lucu. Pasti banyak toh? Hehe...
>
> Bukan apa-apa ya, biar jelas dan tidak muter-muter.
>
>
> Anjas
>
> ------------------
> >From: Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]>
> >
> >Saya akui Gus Dur memang beberapa kali melakukan kesalahan2.
> >Tapi sejauh pengamatan saya, kesalahan2 tersebut masih dalam
> >taraf yg bisa ditolerir. Terlebih lagi, motivasi dari Gus Dur sampai
> >saat ini saya lihat masih tetap mengacu pada kepentingan
> >rakyat kebanyakan.
Rekan Jaya, tampaknya anda tidak menahan diri memegang
ucapan anda untuk tidak lagi mengomentari/berdiskusi dengan
saya. Sekarang netter disini bisa lihat siapa yg pertama kali
melanggar ucapannya.
Untuk pertanyaan2 anda di atas, maaf, saya tidak berminat
untuk menjawabnya karena memang saya tidak berminat
untuk melakukan diskusi lebih lanjut dengan anda di milis ini.
Silahkan anda mencari sendiri jawaban atas pertanyaan2
anda tersebut di atas. Termasuk pertanyaan2 anda pada
posting terpisah yg sepengamatan saya tampaknya ditujukan
ke saya.
jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu