Apa ini yang disebut dengan Deja Vu?
Selama gereja hanya menyuarakan suara untuk kaumnya dan masjid-masjid hanya
menyuarakan untuk kepentingan kaumnya pula, maka urusan tidak akan selesai.
Pernyataan-pernyataan dari gereja-gereja luar negeri hanya akan memperburuk
situasi. Apalagi suara dari Aussie yang terbukti mempunyai agenda
terselubung.
Aussie telah menyelundupkan senapan Steyr ke Maluku, dan mereka dengan
memanfaatkan gereja mencari move-move untuk dapat masuk ke Maluku,
sebagaimana mereka telah melakukannya ke Timtim. Coba saja kalau mereka
berani berkotek lagi.
Ajakan saya agar PERMIAS melakukan "sesuatu" ternyata tidak bersambung.
Masing-masing sibuk dengan acara macam PORMIAS dan lain sebagainya. Bukannya
saya anti, bahkan selalu mendukung kegiatan seperti ini, tetapi saya
sekaligus menyayangkan ketidakperdulian PERMIAS. Kegiatan-kegiatan dapat
dilakukan sekaligus, jadi tidak ada alasan kehabisan waktu. Sejauh ini saya
belum pernah mendengar kiprah PERMIAS untuk kasus Maluku. Ada info bahwa
PERMIAS DC pernah membuat semacam pernyataan kepada presiden. Wah, walaupun
masih okay-okay saja, tapi move ini hanya akan menjadi pajangan di homepage
PERMIAS bersangkutan saja. Tak lebih dan tak kurang.
Himpunan kelompok masyarakat Ambon yg menyebut diri Maha Liwa bahkan telah
meminta Israel untuk masuk ke Maluku. Suatu hal yg lucu, yang
mengindikasikan rasa putus asa, atau ketidakmauan untuk berusaha lebih keras
lagi. Hal yg sama-sama tidak menolong juga dilakukan oleh kelompok Aisyiah
dari Muhammadiyah yang meminta darurat sipil dihapus. Sedikit-sedikit PBB.
Saya mau dengar nih apa ada yang menginginkan PBB masuk. Kalau memang benar,
berarti ybs tidak belajar dari pengalaman Timtim. Pengalaman semacam Sierra
Leonne juga harus dipetik sebagai pelajaran.
Nah, mana suara PERMIAS? Apa cukup jadi ajang tolong menolong barang sepele
saja? Saya tidak pernah denger ada sepak terjang FORUM@ yang baru. Saya
menghimbau bagi pengurus PERMIAS yang sudah terlalu sibuk dengan urusan
pribadi, silakan melepaskan posisinya kepada rekan-rekannya yang mampu
melaksanakan kegiatan-kegiatan yang positif.
Jeffrey Anjasmara
Note: Sekali lagi ini hanya ajakan saya. Bila bersambut saya hanya ikut
senang, dan hanya akan menonton PERMIAS berkiprah dari pinggiran lapangan
saja. Ingat saja, sebagaimana kita ketahui, kasus ini telah melebar ke Poso
(dengan provokator mempunyai ciri nama Timtim). Saya dengar NTT juga sudah
bergolak oleh ulah provokator. Sebagai anggota PERMIAS, saya menuntut
tanggung jawab PERMIAS sebagai organisasi yang mengklaim diri peduli dengan
nasib bangsanya.
'-------------------------------------------------
Gereja Australia Desak Intervensi Asing ke Maluku
Canberra, Senin
Persatuan Gereja (Uniting Church) Australia mendesak negara asing
melakukan intervensi ke Maluku bagi penyelesaian konflik umat Muslim dan
Kristen di provinsi RI itu.
"Saya ingin Pemerintah Australia menekan ASEAN untuk menawarkan
pasukan penjaga perdamaian di bawah pengawasan PBB ke Maluku
secepatnya karena situasi sudah tidak terkontrol," kata Ketua
Persatuan Gereja Australia Prof. James Haire dalam imbauan yang
disiarkan televisi nasional Special Broadcasting Service (SBS),
Senin malam.
Prof. Haire yang berkedudukan di Adelaide, Australia Selatan,
mengaku telah melakukan kontak dengan kalangan gereja di Maluku.
Pertikaian itu telah menyebar hingga ke wilayah Tenggara Maluku
yang cukup dekat dari Australia, katanya.
Di sekitar wilayah Ambon, lanjut Haire, serangan serupa masih
terus berlanjut. "Saya dengar penduduk desa yang diserang mengungsi ke
wilayah pegunungan. Informasi yang sama juga kami terima dari Maluku
Utara," tambahnya.
Oleh karena itu, ia meminta Pemerintah Australia segera melakukan
campurtangan, seperti yang dilakukan di Timtim, agar
konflik di Maluku bisa segera berakhir.
Dalam tayangan berita mengenai konflik Maluku televisi SBS juga
mengklaim bahwa kalangan militer RI ikut terlibat dalam konflik
membela kelompok tertentu.(ant/zrp)
________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com