In a message dated 11/11/00 6:33:39 PM Eastern Standard Time,
[EMAIL PROTECTED] writes:

> Khusus untuk rekan Iwan, bagaimanapun, dua komentar anda
>  terhadap tulisan sayalah, paling tidak, yang menjadikan
>  saya terjerumus untuk membuat tulisan yang 'kurang
>  simpatik' tsb. Dan hal ini adalah yang kesekian kalinya
>  anda lakukan.


Rekan Budi, masalah simpatik atau kurang simpatik sifatnya
sangat relatif. Tergantung siapa yg melihatnya.
Yang jelas, soal mengoreksi penggunaan kata yg kurang tepat
di milis ini bukan kali ini saja saya lakukan. Walau sudah
beberapa kali, tapi tetap saja ada yg kurang memperhatikan.
Kali ini, kebetulan anda saja yg kena.

Ngomong2 soal simpatik2an yg saya kurang mengerti benda
apaan itu, saya jadi ingin tahu tulisan simpatik itu yg
seperti apa sih kriterianya?
Apa seperti tulisan anda sebelumnya yg saya kutipkan
spt di bawah ini?

http://www.egroups.com/message/diskusi-permias/2099
------kutipan tulisan simpatik rekan Budi----------
Sampai sementara ini, saya hampir tidak pernah mendengar
komentar dan analisis para teman-teman rakyat jelata
tentang GD dan ulahnya, AR dan bolo-bolonya, bahkan ikut-
ikutan meresahkannya (ini rakyat jelata beneran,
bukan 'rakyat' yang mungkin dimaksudkan oleh Iwan AN).
-----------------------akhir kutipan---------------------------

Rekan Budi, saya ngga tahu dendam apa yg anda miliki kepada
saya sampai perlu menulis seperti di atas. Padahal saya
sudah cukup lama tidak menulis di milis ini.

Silahkan anda bandingkan dengan komentar yg saya tulis,
dimana komentar saya lebih bersifat mengkritik ketimbang
menghujat seperti yg anda lakukan di atas.

Kritik yg saya lakukan ke anda adalah suatu yg benar.
Silahkan anda tanyakan kepada yg mengerti bahasa,
apa arti kata SELALU.
Silahkan anda cari tahu perbedaan penggunaan kata:
SELALU menggunakan vs SEBAGIAN BESAR menggunakan
SELALU menggunakan vs HAMPIR SELALU menggunakan
walau sebenarnya saya yakin anda sudah tahu perbedaannya.
Tapi entah kenapa koq masalah yg bisa dibilang sepele
ini anda larikan ke masalah lain. Bahkan buat saya lebih
terdengar sebagai upaya mencari pembenaran terhadap
hal yg sudah jelas2 salah.  Mudah2an anda bukan termasuk
golongan orang yg alergi terhadap kritik.
Rekan Budi, anda bukan orang yg sempurna, saya pun juga
bukan orang yg sempurna. Setiap orang bisa punya
kelemahan, kekurangan. Seharusnyalah kita bersyukur bila
anda rekan lain yg mengingatkan kesalahan tersebut.
Karena milis ini sifatnya adalah untuk umum, karenanya
hal2 yg sifatnya umum sajalah yg kita bahas disini.
Bukan hal2 yg sifatnya pribadi. Masalah pribadi, silahkan
diselesaikan lewat jalur pribadi.

Semoga hal ini bisa jadi masukan bagi rekan2 lainnya.
Khususnya masalah utama yg saya bahas yaitu untuk
mencoba menggunakan kata2 yg tepat dalam
mengekspresikan pikiran kita.


jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

Kirim email ke