Pak RMD
Nanoteknologi (baca buku saya dua dasawarsa lalu via Andi Offset 
Yogya) -sekadar catatan pinggir-  bukan sekadar ke elektronika & IT 
lho. Juga ke kimia, biomedik, dsb. 
Para adik kita (maklum saya sudah nyaris kepala 5, dulu aktif 78-an) 
yang belajar IT pun tak semua pelajari material-science-nya, jadi 
patut kalau tanggapan atas lontaran bapak agaknya zero.
Yang pasti, di bidang perplastikan, dari packaging sampai yang 
biodegradable, kiat Nano ini kini lagi semburat. Kami di Indonesia 
juga sedikit-sedikit mulai berupaya meraihnya.
Message : Indonesia terpuruk karena terlalu banyak "omdo". Orang 
teknologi tak meriset, tahunya seminar "sastra teknologi". Ini para 
sejawat elektroniik baru sekarang bikin lomba karya nyata di kalangan 
profesional anggotanya. Biasanya...rebut kursi doang. Saya masih 
kuatir, ada selentingan, 'jabatan' menristek zaman SBY ini ya bakal 
diperebutkan oleh klik-klik tertentu yang komitmen ipteknya "aduh 
biyung". Semoga tidak begitu lah yauw...
Salam Merdeka!


--- In [EMAIL PROTECTED], "rm_danardono" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> Teknologi Nano pada Prosesor
> 
> Intel baru-baru ini memproduksi chip static random access memory 
> (SRAM) 70 megabit dengan menggunakan proses teknologi 65 nanometer 
> (nm) yang paling canggih di dunia. Transistor-transistor yang 
> terdapat dalam teknologi 65 nm (satu nanometer sama dengan satu 
> miliar per meter) yang baru memiliki gerbang-gerbang berukuran 35 
nm, 
> kira-kira tiga puluh persen lebih kecil dari lebar gerbang pada 
> teknologi 90 nm sebelumnya. Sebagai perbandingan, kira-kira 100 
buah 
> gerbang dapat dimasukkan ke diameter satu sel darah merah manusia. 
> 
> 
> roses teknologi yang baru ini meningkatkan jumlah transistor-
> transistor kecil yang dapat dimuat ke dalam sebuah chip, memberi 
> pijakan untuk menghadirkan prosesor-prosesor multi-core masa depan, 
> dan untuk merancang fitur-fitur inovatif ke dalam produk-produk 
masa 
> depan, termasuk kemampuan virtualisasi dan keamanan. Proses 
teknologi 
> Intel 65 nm memiliki fitur-fitur kepadatan, kinerja dan penurunan 
> daya terdepan dalam industri, yang memungkinkan hadirnya chip masa 
> depan dengan peningkatan kemampuan dan kinerja. Teknologi 65 nm 
dari 
> Intel dijadwalkan hadir pada tahun 2005. 
> 
> "Intel terus menjawab berbagai tantangan yang kian berkembang 
melalui 
> inovasi menggunakan materi, proses dan struktur perangkat yang 
baru," 
> kata Country Manager Intel Indonesia Corporation, Budi Wahyu Jati, 
di 
> Jakarta. 
> 
> November tahun lalu, Intel mengumumkan penggunaan proses 65nm untuk 
> membuat SRAM 4-megabit. Sejak itu, Intel telah melakukan fabrikasi 
> dari SRAM 70-megabit yang berfungsi penuh menggunakan proses ini, 
> dengan bidang yang sangat kecil seluas 110m2. Sel-sel SRAM yang 
kecil 
> memungkinkan bagi integrasi cache lebih besar dalam prosesor, yang 
> meningkatkan kinerja. Setiap sel memori SRAM memiliki enam 
transistor 
> yang dikemas dalam bidang seluas 0.57 m. Kira-kira 10 juta dari 
> transistor-transistor tersebut dapat ditempatkan ke dalam satu 
> milimeter pesegi, setara dengan ukuran titik yang dihasilkan oleh 
> pulpen. 
> 
> Seiring dengan kian mengecilnya ukuran transistor, peningkatan daya 
> dan panas menjadi masalah yang kian berkembang. Implementasi fitur-
> fitur, teknik dan struktur terbaru adalah penting untuk melanjutkan 
> kemajuaan yang telah dicapai ini. 
> 
> Intel telah menjawab tantangan-tantangan ini dengan 
mengintegrasikan 
> fitur-fitur hemat daya ke dalam proses teknologi 65nm. Fitur-fitur 
> ini berperan penting dalam menghadirkan komputasi dan produk-produk 
> komunikasi yang memiliki efisiensi daya di masa depan. 
> 
> Teknologi strained silikon dari Intel, pertama kali 
diimplementasikan 
> pada proses teknologi Intel 90nm, yang dikembangkan lagi pada 
> teknologi 65nm. Generasi kedua dari teknologi strained silikon 
Intel 
> meningkatkan kinerja transistor antara 10 sampai 15 persen tanpa 
> memperbesar kebocoran. 
> 
> Singkatnya, transistor-transistor ini dapat memperkecil kebocoran 
> sebanyak empat kali pada kinerja konstan dibandingkan dengan 
> transistor-transistor 90nm. Akibatnya, transistor-transistor pada 
> proses teknologi Intel 65nm memiliki peningkatan kinerja tanpa 
> peningkatan kebocoran yang signifikan (akibat kebocoran listrik 
lebih 
> besar berarti akan makin tinggi panas yang dihasilkan).
> 
> Transistor-transistor Intel 65nm memiliki lebar gerbang lebih kecil 
> sebesar 35nm dan ketebalan gerbang oksida sebesar 1,2nm, yang 
> kombinasinya menghasilkan peningkatan kinerja dan penurunan 
kapasitas 
> gerbang. Penurunan kapasitas gerbang pada akhirnya akan menurunkan 
> daya aktif chip. 
> 
> Intel juga telah mengimplementasikan sleep transistor dalam SRAM 
> 65nm. Transistor-transistor tersebut akan memadamkan aliran yang 
ada 
> ke blok-blok dari SRAM ketika mereka tidak sedang digunakan, yang 
> secara signifikan membatasi sumber konsumsi daya pada chip. Fitur 
ini 
> bermanfaat khususnya bagi perangkat-perangkat yang menggunakan 
tenaga 
> baterai, seperti laptop. (N-5)
> ==============================================================
> 
> nah bagaimana adik2 yang study IT di India? Mohon komentar dan urun 
> rembug
> 
> Salam
> 
> RM D Hadinoto



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke