Mas, saya sendiri buta mengenai tekhnology nano ini, karena saya mencari sesuap nasi dibidang international loan syndication, international finance. Tetapi kalau kita bangun sebuah think tank, untuk tidak sekedar meng-omdo, maka kita akan gabung teman2 dan adik2 yang pakar dalam berbagai ilmu dan jurusan, untuk membuat teroboisan tekhnologi di Tanah Air.
Bagaimana kalau kita mulai arahkan pembahasan kita kesana. Siapapun presiden kita, yang perlu adalah pembangunan ekonomi, tetapi bukan konglomerat, namun kerakyatan nasional. Italia misalnya, bertumpu pada ekonomi perusahaan keluarga, dengan pegawai antara 5 sampai 100 orang. Ekonomi kita bertumpu pada pertanian, perikanan serta kehutanan. Disini kita harus memfokuskan upaya kita. banyak diantara kita yang mempunya akses ke lobby2 ekonomi, di US, Europa, Australia, Jepang, India, dll. bagaimana? Salam hangat RM D Hadinoto --- In [EMAIL PROTECTED], "antonhartomo" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Pak RMD > Nanoteknologi (baca buku saya dua dasawarsa lalu via Andi Offset > Yogya) -sekadar catatan pinggir- bukan sekadar ke elektronika & IT > lho. Juga ke kimia, biomedik, dsb. > Para adik kita (maklum saya sudah nyaris kepala 5, dulu aktif 78- an) > yang belajar IT pun tak semua pelajari material-science-nya, jadi > patut kalau tanggapan atas lontaran bapak agaknya zero. > Yang pasti, di bidang perplastikan, dari packaging sampai yang > biodegradable, kiat Nano ini kini lagi semburat. Kami di Indonesia > juga sedikit-sedikit mulai berupaya meraihnya. > Message : Indonesia terpuruk karena terlalu banyak "omdo". Orang > teknologi tak meriset, tahunya seminar "sastra teknologi". Ini para > sejawat elektroniik baru sekarang bikin lomba karya nyata di kalangan > profesional anggotanya. Biasanya...rebut kursi doang. Saya masih > kuatir, ada selentingan, 'jabatan' menristek zaman SBY ini ya bakal > diperebutkan oleh klik-klik tertentu yang komitmen ipteknya "aduh > biyung". Semoga tidak begitu lah yauw... > Salam Merdeka! > > > --- In [EMAIL PROTECTED], "rm_danardono" <[EMAIL PROTECTED]> > wrote: > > Teknologi Nano pada Prosesor > > > > Intel baru-baru ini memproduksi chip static random access memory > > (SRAM) 70 megabit dengan menggunakan proses teknologi 65 nanometer > > (nm) yang paling canggih di dunia. Transistor-transistor yang > > terdapat dalam teknologi 65 nm (satu nanometer sama dengan satu > > miliar per meter) yang baru memiliki gerbang-gerbang berukuran 35 > nm, > > kira-kira tiga puluh persen lebih kecil dari lebar gerbang pada > > teknologi 90 nm sebelumnya. Sebagai perbandingan, kira-kira 100 > buah > > gerbang dapat dimasukkan ke diameter satu sel darah merah manusia. > > > > > > roses teknologi yang baru ini meningkatkan jumlah transistor- > > transistor kecil yang dapat dimuat ke dalam sebuah chip, memberi > > pijakan untuk menghadirkan prosesor-prosesor multi-core masa depan, > > dan untuk merancang fitur-fitur inovatif ke dalam produk-produk > masa > > depan, termasuk kemampuan virtualisasi dan keamanan. Proses > teknologi > > Intel 65 nm memiliki fitur-fitur kepadatan, kinerja dan penurunan > > daya terdepan dalam industri, yang memungkinkan hadirnya chip masa > > depan dengan peningkatan kemampuan dan kinerja. Teknologi 65 nm > dari > > Intel dijadwalkan hadir pada tahun 2005. > > > > "Intel terus menjawab berbagai tantangan yang kian berkembang > melalui > > inovasi menggunakan materi, proses dan struktur perangkat yang > baru," > > kata Country Manager Intel Indonesia Corporation, Budi Wahyu Jati, > di > > Jakarta. > > > > November tahun lalu, Intel mengumumkan penggunaan proses 65nm untuk > > membuat SRAM 4-megabit. Sejak itu, Intel telah melakukan fabrikasi > > dari SRAM 70-megabit yang berfungsi penuh menggunakan proses ini, > > dengan bidang yang sangat kecil seluas 110m2. Sel-sel SRAM yang > kecil > > memungkinkan bagi integrasi cache lebih besar dalam prosesor, yang > > meningkatkan kinerja. Setiap sel memori SRAM memiliki enam > transistor > > yang dikemas dalam bidang seluas 0.57 m. Kira-kira 10 juta dari > > transistor-transistor tersebut dapat ditempatkan ke dalam satu > > milimeter pesegi, setara dengan ukuran titik yang dihasilkan oleh > > pulpen. > > > > Seiring dengan kian mengecilnya ukuran transistor, peningkatan daya > > dan panas menjadi masalah yang kian berkembang. Implementasi fitur- > > fitur, teknik dan struktur terbaru adalah penting untuk melanjutkan > > kemajuaan yang telah dicapai ini. > > > > Intel telah menjawab tantangan-tantangan ini dengan > mengintegrasikan > > fitur-fitur hemat daya ke dalam proses teknologi 65nm. Fitur- fitur > > ini berperan penting dalam menghadirkan komputasi dan produk- produk > > komunikasi yang memiliki efisiensi daya di masa depan. > > > > Teknologi strained silikon dari Intel, pertama kali > diimplementasikan > > pada proses teknologi Intel 90nm, yang dikembangkan lagi pada > > teknologi 65nm. Generasi kedua dari teknologi strained silikon > Intel > > meningkatkan kinerja transistor antara 10 sampai 15 persen tanpa > > memperbesar kebocoran. > > > > Singkatnya, transistor-transistor ini dapat memperkecil kebocoran > > sebanyak empat kali pada kinerja konstan dibandingkan dengan > > transistor-transistor 90nm. Akibatnya, transistor-transistor pada > > proses teknologi Intel 65nm memiliki peningkatan kinerja tanpa > > peningkatan kebocoran yang signifikan (akibat kebocoran listrik > lebih > > besar berarti akan makin tinggi panas yang dihasilkan). > > > > Transistor-transistor Intel 65nm memiliki lebar gerbang lebih kecil > > sebesar 35nm dan ketebalan gerbang oksida sebesar 1,2nm, yang > > kombinasinya menghasilkan peningkatan kinerja dan penurunan > kapasitas > > gerbang. Penurunan kapasitas gerbang pada akhirnya akan menurunkan > > daya aktif chip. > > > > Intel juga telah mengimplementasikan sleep transistor dalam SRAM > > 65nm. Transistor-transistor tersebut akan memadamkan aliran yang > ada > > ke blok-blok dari SRAM ketika mereka tidak sedang digunakan, yang > > secara signifikan membatasi sumber konsumsi daya pada chip. Fitur > ini > > bermanfaat khususnya bagi perangkat-perangkat yang menggunakan > tenaga > > baterai, seperti laptop. (N-5) > > ============================================================== > > > > nah bagaimana adik2 yang study IT di India? Mohon komentar dan urun > > rembug > > > > Salam > > > > RM D Hadinoto ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

