kalau suami gak bisa, ya diceraikan saja, jangan menyiksa istri

istri gak bisa pun bisa diceraikan...cuma dalam fakta atau kondisi real,
wanita kebanyakan amat bergantung pada suami (wanita dan anak-anak)
dalam ekonomi, jadi dari pada cerai banyak wanita milih dipoligami.

kalau keadaan riil, sudah banyak wanita mandiri, mungkin berkurang yang
mau dipoligami.

kalau kondisi sosial memungkinkan, menurut saya bisa saja ada poliandri,
cuma gak yakin ada pria yang mau (kecuali ama dian sastro
mungkin)...hehehe,kan pria tidak mau terperosok dalam lubang yang
sama...hehehe

dalam islam kan kedudukan wanita adalah mulia, sebagai ibu... ibu itu
lebih mementingkan anak2 dan tidak mengumbar nafsu bagai lelaki, dihargai
tiga kali lebih tinggi, tempatnya setelah Allah, orang bisa terhambat
masuk surga kalo mendurhakai ibu.

banyak banget to keistimewaannya, mosok lelaki cuma minta poligami tidak
boleh...hahahha

monogami itu cita-cita, disini lelaki dituntut berpikir tanggung jawab dan
akibat, sehingga akhirnya dia memilih monogami, harus mikir juga psikologi
dan keadaan anak-anak hasil poligami, selain ekonomi...dengan begitu
akhirnya tidak jadi poligami.
 nah kalau yang tidak kuat...ya apa boleh buat, ada dua pilihan
menecraikan istri atau poligami.mau zinah kan haram.
kalau mau melarang poligami, ijinkan perzinahan....kalau saya lebih
memilih mengharamkan perzinahan, melegalkan poligami.

itu satu contoh , contoh yang lain misalnya dalam perang hanya tinggal
sedikit lelaki (banyakan yg perang kan lelaki), kalau yg perang wanita dan
tinggal sedikit wanita, saya kira ulama akan ijtihad, mungkin saja bisa
poliandri...namanya darurat, makan babi aja bioleh kalo darurat.
ya cuma disiapkan lab. genetik untuk mengetes anak siapa yang dilahirkan,
tentu kehidupan ekonomi masy. harus tinggi , soalnya kan mahal test
genetik.

dari pengalaman, pendukung poligami kebanyakn mengamalkan monogami,
penentang poligami malah banyak yang akhirnya berpoligami.

On Fri, 8 Oct 2004, mynamefie wrote:

> 
> 
> Satu pertanyaan bu pak Mhoel....
> 
> bagaimana sebaliknya pak...klo suami sakit, tidak mampu memberikan 
> nafkah lahir batin ke istri dalam waktu lama???? Islam tidak pernah 
> membedakan Genderkan pak.....
> 
> thanks
> 
> 
> sofie
> 
> 
> 
> 
> 
> --- In [EMAIL PROTECTED], "MHOEL" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > 
> > Islam sudah memberi jalan keluar terhadap segala permasalahan yang 
> dihadapi
> > manusia. Dan Tulisan Pak Nizami sudah mengulasnya cukup jelas.
> > 
> > Menurut Pak Danardono bagaimana jalan keluar jika seorang istri 
> tidak mampu
> > melayani suami dalam jangka waktu yang lama sekali (misal karena 
> sakit,
> > dll).
> > 
> > Salam,
> > MHOEL
> > 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
> Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
> 4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
> 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>  
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
>  
> 
> 
> 
> 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke