Fidens Simanjuntak <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Maaf ... terus terang saya buta tentang Al-Quran ... tapi apa mas Nur
> bisa menjelaskan .. apa sih yang disampaikan oleh nabi-nabi terdahulu
> menurut versi Al-Quran. Dalam prediksi saya, isinya seharusnya sama
> dengan apa yang disampaikan oleh Perjanjian Lama.
> ==> Baiklah, Apa itu Islam? Dan apa yang muslim percayai dan imani? Apa itu konsep
> iman dalam Islam?
>
> ISLAM secara garis besarnya:
< .... cut .... >
Apa mas Nur tidak punya jawaban yang berdasarkan pemahaman mas Nur sendiri ??
Mengapa semua diambil dari website ?? Terutama
www.answering-christianity.com ...
Apakah mas Nur sudah membuktikan sendiri, bahwa isi dari
website-website itu adalah benar ?? Ataukah mas Nur percaya isi
website itu karena semuanya mensupport apa yang mas Nur percayai dan
karena website itu dibuat oleh orang yang seiman dengan mas Nur ??
--> Begini, karena saya mesti menjelaskan saya tentang ISLAM, saya mesti bersikap
hati-hati, dalam arti saya jangan sampai lupa menyampaikan sesuatu atau kurang atau
bahkan tidak ada sama sekali dalam ISLAM, bukan berati saya tidak mengimani apa yang
saya katakan, tetapi, saya sangat akan menyesal kalau saya terlanjur menulis yang jika
akhirnya tidak bisa dibuktikan dalam agama saya (saya menipu padahal saya tidak
bermaksud begitu), apalagi pendidikan saya bukanlah berlatar belakangkan agama. Contoh
kecilnya begini, saya pernah menulis tentang For He loveth the world He sacrifice His
Only Son, nah, ternyata anda ada ayatnya yang lebih lengkap disertai dengan sumbernya,
bahkan anda punya argumen tersendiri dengan kata "world" itu, nah, itulah yang akan
terjadi jika saya tidak menulis secara lengkap (samar-samar). Lagipula, yang saya
tulis itu bukannya saya tidak percayai karena apa yang ditulis oleh satu orang ISLAM
tentang keimanan ISLAM akan sama diterima oleh orang ISLAM yang
lain, kalau saya tidak setuju akan saya beri ketidaksetujuan saya itu, kenapa saya
pilih www.answering-islam.com, karena bahasanya mudah dipahami oleh orang awam dan
juga isinya bukan hanya seperti artikel-artikel ISLAM kebanyakan, karena
answering-islam.com adalah tentang comparative religion, jadi ada relevansinya dengan
anda.
Dan bila mas Nur boleh mempercayai isi website-website terbuat,
mengapa kami orang Kristen tidak boleh mempercayai apa yang ditulis
oleh orang-orang yang seiman dengan kami dalam Alkitab ??
--> Silakan, tapi anda harus jujur, apakah betul itu yang anda percayai karena Kristen
ada Katolik, Anglican, dsb, maksud saya mengutip adalah karena itulah yang saya
percayai tanpa saya ingin menambah atau mengurangi bahkan mengelabui karena
ketidaksempurnaan daya ingat saya. Apa jadinya jika saya menulis tentang sebuah ayat,
lalu ayat tersebut salah bahkan tidak ada dalam Al-Kitab sendiri, ini akan membuat
perdebatan kosong yang membuang energi.
Saya akan baca ini: http://www.answering-christianity.com/que6.htm
> Mas Nur betul sekali. Yang salah itu bukan karena makan buah. Tapi
> karena melakukan sesuatu yang sudah dilarang Tuhan. Dan mas Nur itu
> benar sekali bahwa Allah itu Maha Pengasih dan Maha Baik. Tapi ingat
> mas Nur, Allah itu Maha Adil. Dialah sang Adil. Semua kesalahan harus
> diberikan hukuman yang setimpal. Kalau Allah mengampuni Adam dan Hawa
> tanpa memberikan hukuman maka Dia tidak adil dan ini berarti Allah
> mengingkari dirinya sendiri. Ini tidak bisa terjadi. Karenanya Adam
> dan Hawa diusir, dan akibat dari kesalahan (dosa) mereka adalah
> kematian.Mati secara spiritual (terputus hubungannya dengan Allah) dan
> mati secara fisik. Ini menurut Alkitab mas Nur.
> Bagaimana menurut Al-Quran .... sepertinya sama bukan ?
>
> ---> Kalaulah Allah itu Maha Adil, tidakkah pembuangan Adam dari Syurga sudah cukup
> sebagai hukuman? (Adam mesti bekerja keras di dunia tidak lagi semuanya disediakan
> seperti di Surga). Jika saja ibu kita memarahi kita karena memanjat pohon mangga
> ketika kecil dan kita mohon ampun akankah beliau masih marah dengan kita sehingga
> kita dewasa dan mati atau bahkan dengan cucu dan cicitnya? Ini baru ibu kita, sumber
> kasih yang diberikan dari Allah, belum lagi sumber kasih itu sendiri, Allah. Disini
> saya ingin anda membandingkannya dengan konsep Original Sin. Apakah masih Maha Adil
> jika kita yang tidak tahu apa-apa ikut menanggung dosa itu. Tidak saja pendosa itu
> sudah diberikan hukuman (Allah Maha Adil) bahkan juga sudah dimaafkan (Allah Maha
> Pengasih) karena itu tidak perlu kita menanggung dosa yang tidak kita lakukan (Allah
> Maha Adil).
Dibuangnya Adam dari Syurga itu adalah konsekuensi dari dosanya. Allah
itu Maha Suci. Sesuatu yang tidak suci tidak bisa bersatu dengan Dia.
Hukuman dari dosa adalah kematian manusia. Hukuman ini harus
dijatuhkan karena Allah maha Adil. Allah adalah Adil itu sendiri.
Tapi, dilain sisi ... Allah itu Maha Pengasih. Dia ingin mengampuni
manusia. Dia ingin manusia tetap hidup dan bersatu kembali dengan-Nya.
Saya melihat disini ... ada masalah ... antara ADIL dan KASIH.
Dan saya belum melihat pemecahan yang logical dari pembeberan di
http://www.answering-christianity.com/que6.htm
--> Sebab konsepnya saja sudah lain, Islam tidak mengenal original sin, karena setiap
manusia bertanggung jawab sendiri langsung kepada Tuhan akan perbuatannya di dunia.
Jadi, kalau anda berfikir dalam kerangka original sin tentu anda tidak bisa memahami
bagaimana manusia mencapai keharmonian dengan Tuhan dalam kerangka ISLAM. Baiklah,
saya akan coba menerangkan kepada anda, saya tidak tahu jika ini ada dalil-dalilnya
tapi saya rasa saya juga tidak salah, begini ISLAM dalam kata Arabnya (huruf Arab
tidak ada vowel) berarti juga SALAM=damai, juga ASLAM=berserah diri(submit bukan
surrender) <- semoga tidak salah ttg kata Arabnya ttg berserah diri, jadi orang MUSLIM
adalah orang yang berserah diri secara damai kepada siapa? kepada Allah dan rasulNya
yang menyebarkan agamaNYA. Jika orang mengucapkan "Saya bersaksi tidak ada Tuhan
selain Allah dan Muhammad adalah RasulNya" orang itu sudah muslim, ini adalah kalimat
sahadat, dengan ucapan ini saja orang itu sudah masuk Islam. Lalu
bagaimana menemukan damai itu sendiri, namanya saja damai tapi apa? Satu hal yang
paling penting dalam ISLAM adalah kitab sucinya, Al-Qur'an, bagi orang-orang Arab
terdahulu yang tidak berpendidikan, gaya penulisan Al-Qur'an melebihi kehebatan
puisi-puisi mereka, bagi mereka yang sangat bersusah payah dan menghargai syair, ini
merupakan mukjizat, apalagi keluar dari seorang Muhammad yang buta huruf, jadi mereka
bilang Muhammad gila atau Muhammad kesurupan setan (Astagfirullah). Ada juga beberapa
nubuat-nubuat yang dibuat zaman itu terbukti, jadi mereka menemukan DAMAI dalam ISLAM
setelah tahu kitab yang mereka imani itu hebat, nubuat-nubuat Muhammad tak pernah
salah, dan ajaran Muhammad membawa kebebasan bagi mereka.Jadi dengan berserah diri
dengan ajaran Rasul, para pengikut ini menemukan damai. Mereka berlomba-lomba
mengikuti ajarannya. Bagaimana dengan kita yang hidup di alam kemoderenan dan tidak
dapat menghargai keindahan bahasa Arab, apa bisa kita menemukan kedamaian? Ya,
bahkan lebih mudah daripada mereka jika saja kita membuka hati kita terhadap
kebenaran, jadi apa mukjizat Muhammad yang masih kita bisa harapkan untuk zaman
sekarang? Kita sekarang sudah hidup di alam rasionalisme, dimana manusia dituntut
untuk menggunakan akalnya dan sudah dididik demiian dari sekolah, bahkan kebanyakan
manusia zaman sekarang sudah bisa membaca dan menulis, kemampuan ini bukan hanya
dimiliki kalangan elit seperti zaman dulu. Jadi apa mukjizatnya? Mukjizatnya adalah
setiap penemuan yang ada dan sudah disahkan tidak ada yang bertentangan dengan
Al-Qur'an, karena Allah sudah berfirman dalam Al-Qur'an " tidakkah mereka perhatikan
bahwa kalau Al-Qur'an ini datangnya tidak dari Allah akan banyak kesalahan?" dan juga
"Berikan buktimu jika kau benar". Dan ini memang benar. Yang jadi pertanyaannya,
bagaimana seorang buta huruf, dari padang pasir Arabia, yang tanahnya tidak pernah
dijajah oleh siapa-siapa(bersih dari peradaban asing dan kalau kita lihat peta kuno,
bangsa
asing selalu melewatkan Arabia untuk dijajah) tahu tentang embriologi, astronomi, dan
lain sebagainya, jika saja ini semua sangkaan-sangkaan Muhammad, bagaimana bisa dia
betul 100% dalam setiap kesempatan? Berapa kemungkinannya bagi anda yang sangat paham
matematika? Dan ini jika anda mengeahuinya, memberikan DAMAI di hati anda, mengetahui
iman anda saling beriringan dengan akal anda. Dan, ditambah lagi, Muhammad tidak
pernah mengklaim bahwa ajarannya baru, dia mengklaim ajarannya lah yang paling awal
dan ini sudah dipraktekkan manusia bergenerasi-generasi (setiap kaum ada ajaran
monotheismenya walau sudah samar-samar bahkan Hindu pun percaya kepada Tuhan yang
satu). Siapakah pembawa ajaran yang pernah membuat klaim sedemikian rupa? Ini juga
membuat DAMAI dihati bahwa ISLAM bukan agama baru, lalu bagaimana Qur'an bisa jadi
dalam bentuknya sekarang, ternyata tidak ada perubahan sedikit pun karena ribuan orang
dari dulu hiingga sekarang masih menghafalnya, mengharapkan pahala darinya.
Dan ini, memberikan SALAM. Jadi itulah ISLAM. Bagaimana hubungannya dengan Original
Sin? Dalam Islam tidak ada itu Original Sin, karena dosa bapak bukan anak yang
menanggung, Adam sudah diampuni oleh Allah dan juga diberi hukuman. Kita diberikan
akal dan hati nurani untuk membedakan yang salah dengan yang benar. Dan kita juga
diberi bmbingan dengan diutusnya nabi-nabi, tetapi karena godaan Setan dan peredaran
zaman, banyak ajaran itu sudah tidak murni lagi dari Tuhan.
Yang saya pahami adalah
Conclusion:
Every little atom of good and evil an individual makes in life will be
recorded for him, and he shall see it in the Day of Judgement. Allah
Almighty will then make His ultimate decision for that person on
whether he shall go to hell or to heaven.
Seperti yang tertulis di http://www.answering-christianity.com/que12.htm.
Benar begitu kan yah ?
-->Betul. Setiap orang bertanggung jawab kepada dirinya sendiri. Pembunuh mesti
bertanggung jawab dengan dosa membunuhnya, bukan anaknya atau siapapun juga.
> --> Tapi anda harus ingat, rm_danardono sendiri tidak beitu jelas akan ayat ini, dia
> percaya bahwa dunia yang dimaksud adalah dunia, jadi anggapan anda sendiri salah.
yah .. saya tidak tahu pemikiran rm_danardono ... maaf kalau salah.
> ---> Kalau anda berbicara tentang gereja purba dan sebagainya, tahukah anda bahwa
> orang-orang Kristen pada awalnya hanyalah sekte dari agama Yahudi, mereka
> bersembahyang di synagogue (tempat beribadah orang Yahudi) karena itu kepercayaannya
> pun sama dengan orang Yahudi, kemudian datanglah Paul, sehingga timbul agama baru.
http://www.answering-christianity.com/early_christians.htm
Tapi mas Nur, Paul mengkonfirmasi ajaran Gospel yang dia sebarkan,
apakah sama dengan yang di ajarkan oleh orang-orang Kristen di
Jerusalem. Walhasil, ajarannya sama !!
So, yang diajar Paul bukan agama baru kok. Paul ditugaskan Tuhan untuk
menyebarkan agama ke orang-orang Gentile (non-Yahudi).
--> Paul sendiri tidak pernah bertemu dengan Jesus, Paul sendiri membatalkan beberapa
tradisi Yahudi yang Jesus sendiri melakukannya, seperti bersunat. Dan, apakah Yesus
pernah menyuruh Paul demikian? Ingatlah ajaran Paul ini disahkan setelah 300 tahun
Yesus dilahirkan setelah banyak pertentangan-pertentangan dan mereka hanya memilih
gospel-gospel yang sesuai dengan iman mereka saja. Lihatlah di artikel,
http://www.answering-christianity.com/early_christians.htm
http://www.answering-christianity.com/hebrews5_7.htm
> Tentang sejarah BIBLE sendiri memang banyak penulisnya, dan penulisnya tidak jelas,
> ini menyebabkan Al-Kitab seperti dongeng, cerita itu mungkin terjadi, tapi sudah
> banyak penambahan dan juga pengurangan, karena gaya penulisannya pun banyak yang
> bukan
< .. cut ...>
> Apa yang meyakinkan anda bahwa Tritunggal itu bukan penambahan para penulis?
> http://www.answering-christianity.com/1john5_7.htm
Wah .. ini pengalaman pribadi sebagai seorang Kristen mas Nur, yang
membuat saya yakin ttg Tritunggal. Terus terang ... saya itu belum
pernah menemukan kata Tritunggal di dalam Bible.
Setidaknya saya juga sudah search kata "Trinity" di
http://bible.gospelcom.net/ ...
dan gak ketemu tuh.
--> Karena itu dibuat oleh Paul demi memuaskan orang Gentile yang akan didakwahkannya
itu, lihatlah kenapa tanggal lahir Yesus adalah 25 Desember. Kalau dia berani merubah
tradisi yang dilakukan Yesus apa yang menghentikan dia untuk membuat inovasi-inovasi
baru dalam agama? Lagipula, kenapa trinity ini tidak diajarkan oleh nabi-nabi dahulu,
aneh kan? anda sendiri bahkan tidak menemukan triniti dalam BIBLE. Dan, pengalaman
pribadi itu sangat subjektif, membuat anda anti dengan kebenaran yang diluar, ini yang
disebut blind faith.
> --> Kurban bukanlah untuk menebus dosa, umat Islam melakukan ini karena mengingat
> pengorbanan Nabi Ibrahim dan keteguhan iman Ismail demi ujian Allah, Nabi Ibrahim
> disuruh menyembelih anaknya dikarenakan mimpi-mimpi yang datang kepadanya
> berturut-turut yaitu untuk menyembelih anaknya, ketika Ismail diberitahu, Ayah, saya
> rela, begitulah kira-kira, disini Ibrahim diuji oleh Allah karena dia terlalu sayang
> dengan anak tunggalnya itu, ketika itu Ishaq belum lahir. Disitulah simbol Kurban,
> lebih sayang kepada dunia ini (anak, dsb) ataukah lebih sayang Tuhan. Dan, ini
> dilakukan setiap tahun bagi mereka yang mampu (karena membeli kambing, lembu itu
> memerlukan uang yang tidak sedikit) untuk dibagikan kepada fakir-miskin, dan
> golongan yang berhak menerimanya. Jadi, sama sekali bukan untuk menebus dosa,
> lagipun untuk apa Allah merasa puas dengan darah? bukankah dia yang memiliki Alam
> Semesta ini? bukankah dia yg Maha Menciptakan? Ini seperti menyogok orang kaya
> dengan duit recehan.
I see.
> Mungkin ada baiknya mas Nur menceritakan juga tentang teologia/ajaran
> inti yang mas Nur percayai agar kita lebih berdiskusi lebih enak.
> Menurut sepengetahuan saya, Islam itu juga ada banyak
> aliran/penghayatan keagamaannya. Kemungkinan besar, aliran yang
> menyebar di Indonesia adalah tasawwuf yang disebarkan Wali Sanga.
>
> --> teologia/ ajaran inti yang saya percayai adalah Islam yang dipercayai oleh semua
> orang Islam, walau bagimana pun ada perbedaan pendapat dengan hadits dimana kini ada
> Sunni (4 aliran pemikiran, mazhab) dan Syiah yang semua bermula dari pemaknaan
> Hadits Nabi bukan karena perselisihan akan iman kepada Tuhan, Nabi dan Al-Qur'an.
> Saya hanya mempercayai Hadits dengan syarat hadits itu tidak bertentangan dengan
> Al-Qur'an karena tidak ada yang bisa menandingi Al-Qur'an. Jika saja semua muslim
> mampu berdiskusi dan tidak terlalu membabi-buta kepada hadits tidak akan ada
> perpecahan antara Sunni dan Syiah seperti sekarang, lagipula pada abad ke 14/ 13,
> yang kini negara syiah, dahulunya adalah Sunni.(Iran) karena raja tertentu lebih
> condong kepada Syiah maka dia mempromosikan Syiah kepada rakyatnya. Terlebih, lagi
> Nabi tidak mengajarkna kita untuk menjadi Sunni atau Syiah tetapi hanya Islam.
> Tentang tasawwuf saya tidak tahu banyak tapi ada juga efek buruk dari tasawuf yang
> berlebihan seperti
> menyangkal dunia ini, dsb. Dan saya secara pribadi kurang tertarik. Jadi, silakan
> tanya kepada yang lebih tahu soal tasawwuf ini, karena tasawwuf bukan bagian dari
> keimanan ISLAM.
I see ...
> Apa pun hasil diskusi kita nanti, ada "Kabar Baik" yang saya ingin
> sampaikan, yaitu bila sampai menjelang ajal, mas Nur masih belum yakin
> akan lulus "ujian" (timbangan mas Nur akan lebih besar pahalanya
> ketimbang dosanya), ada satu nama yang bisa meluluskan mas Nur, yaitu:
> "Yesus".
>
> --> Kenapa begitu? Apa kata Yesus?
coba lihat John 3:16. That is our "Good News", our Gospel.
--> I see, tapi nanti kita bicarakan lagi.
Salam,
--
Fidens Felix Simanjuntak
Master Course Student
VLSI Design Lab.
Graduate School of Information Science and Technology
Osaka University, Japan
Private URL: http://www.visiac.com
Bussiness URL: http://www.petanigroup.com
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
---------------------------------
Do you Yahoo!?
vote.yahoo.com - Register online to vote today!
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/