bagaimana indonesia bisa seperti Irlandia sungguh mustahil......, kita lihat 
saja program pendidikan di indonesia saat ini sungguh aneh bin ajaib..... 
jangankan mencapai pendidikan yang tinggi, untuk lulus UAN saja banyak yang 
mustahil bahkan ada beberapa SLA yang 100% siswanya tidak lulus UAN khan 
aneh....., dimana letak salahnya.... gurunya atau muridnya atau bahkan UAN nya 
yang salah....., lucunya di indonesia setiap ganti mentri pasti ganti kurikulum 
dsb, dsb. mungkin para mentri ingin meninggalkan jasa buat cerita anak cucunya 
"tuch kurikulum itu abah yang buat lho..." hehehe..... sebodo mau bener or 
nggaknya yang penting itu hasil kerja ku heehehee....
dan yang sangat aneh lagi..... Anak temanku sudah diterima di UNPAD lewat 
program PMDK ech ternyata hasil ujiannya SLA nya nggak lulus.... jadi bagaimana 
tuch....!?! mereka bingung dua kali. Pertama bingung nyediain dana -+ Rp.20 
juta. Kedua bingung ngurusin kelulusannya. jadi gimana yach.... tolong dong 
.......... sampaikan sama bapak mentri pendidikan agar program kerjanya di 
simulasikan dulu dong......
salam.............


Jimmy Okberto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Indonesia gimana? sepertinya mustahil yach.....!!

===========================================================
By THOMAS L. FRIEDMAN
The New York Times
Published: June 29, 2005

Irlandia sekarang adalah negara terkaya di Uni Eropa kedua setelah
Luxembourg.
Ya, di negara yang selama ratusan tahun dikenal karena imigrasi warga,
puisi tragis, perang saudara, dan lepranya, sekarang memiliki GDP
perkapita lebih tinggi dari Jerman, Prancis, dan Inggris.
Bagaimana Irlandia berubah dari orang sakit di Eropa menjadi orang kaya
di
Eropa kurang dari satu generasi adalah cerita yang luar biasa. Ini
cerita
pada Anda tentang Eropa sekarang: semua inovasi muncul di negara
pinggiran
Eropa yang memeluk globalisasi dengan cara mereka sendiri--Irlandia,
Inggris, Skandinavia, dan Eropa Timur--sedang mereka yang ikut model
sosial Prancis-Jerman mengalami pengangguran.
Perubahan Irlandia dimulai akhir 1960-an saat pemerintah menggratiskan
sekolah menengah, memungkinkan anak kelas bawah bisa menyelesaikan
sekolah
menengah atau sekolah teknik. Hasilnya, saat Irlandia bergabung Uni
Eropa
pada 1973, mereka bisa mengandalkan tenaga kerja berpendidikan mereka.
Pada pertengahan 1980-an, Irlandia sudah mendapat keuntungan awal
anggota Uni Eropa, seperti subsidi pembangunan infrastruktur dan pasar
lebih luas. Tapi mereka masih belum memiliki produk kompetitif untuk
dihasilkan, akibat proteksi dan kesalahan fiskal selama bertahun-tahun.

Negara itu bangkrut dan para sarjananya berimigrasi ke luar negeri.
"Kami meminjam, membelanjakan, meningkatkan pajak dan itu nyaris
menenggelamkan kami," kata Deputi PM Mary Harney. "Hanya karena kami
nyaris tenggelam, kami berani berubah."
Irlandia pun berubah. Dalam perkembangan yang tidak biasa, pemerintah,
serikat pekerja terbesar, petani, dan kalangan industri bersetuju
melakukan langkah perbaikan fiskal, memotong pajak korporasi sampai
12,5
persen, mengurangi gaji dan harga, serta merayu investasi asing. Pada
1996, Irlandia membuat pendidikan tinggi pada dasarnya gratis, sehingga

tenaga kerja berpendidikan lebih banyak lagi.
Hasilnya sangat fenomenal. Sekarang, 9 dari 10 perusahaan farmasi
terbesar dunia memiliki pabrik di sana, seperti 16 dari 20 peralatan
pembuat medis serta 7 dari 10 perusahaan pembuat piranti lunak. Tahun
lalu, Irlandia mendapat investasi Amerika lebih banyak daripada Cina.
Dan
secara keseluruhan, pendapatan pajak pemerintah meningkat.
"Kami membuat pabrik di Irlandia pada 1990," kata Michael Dell, pendiri

Dell Computer. "Yang menarik kami? Tenaga kerja berpendidikan dan
universitas bagus di dekatnya. Irlandia memiliki kebijakan industri dan

pajak yang secara konsisten mendukung bisnis, siapapun yang sedang
berkuasa secara politik di sana. Saya percaya ini karena banyak orang
yang
ingat saat buruk saat pembangunan ekonomi terlalu terkait politik.
Irlandia juga memiliki transportasi dan logistik sangat baik--mudah
bagi
produk apapun mendistribusikan produknya di pasar utama di Eropa dengan

cepat."
Akhirnya, tambah Mr. Dell, "Mereka kompetitif, ingin berhasil, haus dan

tahu bagaimana rasanya menang. Pabrik kami di Limerick, tapi kami juga
memiliki beberapa ribu orang penjualan dan teknis di luar Dublin. Bakat

teknis di Irlandia juga terbukti menjadi sumber daya kami... Fakta
menyenangkan: kamui menjadi eksporter Irlandia terbesar."
Intel membuka pabrik chip pertama di Irlandia pada 1993. James Jarrett,

wakil presiden Intel, mengatakan mereka tertarik banyaknya orang
berpendidikan di Irlandia, pajak korporasi yang rendah, dan insentif
lain
yang membuat Intel menghemat miliaran dolar selama lebih 10 tahun.
Program kesehatan nasional juga tidak merugikan. "Kami memiliki 4.700
karyawan di empat pabrik dan kami malah merancang chip tercanggih di
Shannon dengan insinyur Irlandia," katanya.
Pada 1990, angkatan kerja Irlandia adalah 1,1 juta. Tahun ini mencapai
2
juta, tanpa ada penganggur, dan 200 ribu pekerja asing (termasuk 50
ribu
Cina). Negara lain memperhatikan. Perdana Menteri Bertie Ahern
mengatakan,
"Saya bertemu perdana menteri Cina lima kali dalam dua tahun terakhir."

Nasehat Irlandia sangat sederhana: Buat agar pendidikan menengah dan
tinggi gratis; buat pajak korporasi rendah, sederhana, dan transparan;
aktif mencari perusahaan global; buka ekonomi untuk kompetisi;
berbicara
bahasa Inggris; ciptakan kebijakan fiskal yang tertib; dan ciptakan
konsensus keseluruhan paket ini dengan buruh dan manajemen--dan setia
di
sana karena Anda juga bisa menjadi engara terkaya di Eropa.
"Ini bukan keajaiban, kami tidak menemukan emas," kata Mary Harney.
"Ini
kebijakan domestik yang tepat dan percaya globalisasi."
By THOMAS L. FRIEDMAN
The New York Times
Published: June 29, 2005









***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]





---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS 




    Visit your group "ppiindia" on the web.
  
    To unsubscribe from this group, send an email to:
 [EMAIL PROTECTED]
  
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 


---------------------------------



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke