Sekedar menyampaikan * hasil pencarian * saya
    selama ini ( yang nampaknya juga disarankan
    oleh banyak muslim lainnya ), di dalam upaya
    kita, setidak-tidaknya kita yang muslim, dalam
    mendekati kebenaran itu diperlukan penggalian
    secara * se-imbang * pada 3 "sumber pengetahuan":

     => penggalian dari sumber wahyu
     => penggalian dari sumber daya nalar ( intelektual )
     => penggalian dari sumber daya batin ( spiritual/hati )

    kalau 'komposisi' penggalian kita tidak seimbang,
    alias timpang, maka bisa jadi kita akan 'tergelincir',
    menjauh dari titik kebenaran yang tadinya hendak kita
    tuju. kalau kita baca mengenai epistemologi (teori
    mengenai 'sumber pengetahuan') menurut pandangan islam,
    biasanya akan ketemu dengan tiga sumber di atas.

    wassalamu'alaikum wr. wb.

       ===( ihm )===


--- In "Samudjo" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


> 14 abad yang lalu, konsep Tauhid Islam God ver. 3.0 
> merupakan pembaharuan yang sangat dan sampai saat ini 
> merupakan konsep yang final dari KeTuhanan Yang Maha Esa.
>
> Kalau diteliti, konsep ini ternyata sudah diadopsi oleh 
> hampir semua agama baik secara sadar ataupun tidak.
> Yang dipertengkarkan umat manusia saat ini bukan masalah 
> tauhid lagi, tapi terutama masalah kredential dari sebuah 
> agama.
>
> Orang tua yang baik biasanya berhasil mentransfer keyakinan 
> dan ritual yang dia lakukan kepada keturunannya, anaknya 
> itulah kemudian yang menjadi pengikut fanatik kalau dia 
> tidak melaksanakan pencarian sendiri Kelompok atau orang 
> yang merasa dirinya benar akan mati-matian membela
> pendiriannya itu Tanpa sadar mereka sudah menjadi pengikut 
> iblis, aba wastakbar Begitu adrenalin dipompa, darah berdenyut 
> naik ke kepala, waspadailah siapa
> sebenarnya yang bermain di sana.
>
> WaLlahu a'lam,
>
> samudjo
>
> ----- Original Message -----

> From: "Carla Annamarie" <[EMAIL PROTECTED]>
>
> Eyang Danar..
> 
> paling Top deh...;))...excellent...
> 
> 
> Carla
>  
> 
>  DanardonoHADINOTO
>              
> 
> A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> schrieb:
> 
> Betul juga bu Lina.

> Kalau ada yang mencoba mengukur agama dgn UUD, ya
> berarti agama yang menyembah 3 oknum Tuhan harus
> dilarang di Indonesia, karena bertentangan dengan sila
> pertama dari Pancasila...:)
> 
> DH: Betulkah?
> 
> Mari kita kembali kemasa persiapan text Mukkadimah UUD 
> 1945, pada sidang Badan Persiapan Kemerdekaan Indonesia 
> di-bulan bulan Juni Juli sampai Agustus 1945.
> 
> Kata "KeTuhanan Yang Mahaesa" dipilih, JUSTERU untuk merangkul 
> semua agama yang kala itu ada di calon negara Indonesia: 
> Islam, Kristen, Hindu-Bali, Kejawen, Buddha, Konghucu.
> 
> Ini adalah alternatif daripada perumusan memakai syariat 
> Islam, yang ditolak, karena tak mungkin merangkul semua 
> anak bangsa.
> 
> Jadi, dalam "keTuhanan yang mahaesa" itu, konsep ajaran 
> Kristiani SUDAH diterima didalamnya. Kalau tidak, TAK ada 
> RI seperti sekarang, karena bapak-bapak wakil Indonesia
> timur menolak untuk menggabungkan diri.
> 
> KeTuhanan yang mahaesa, termasuk Kristiani dengan Tritrunggalnya,
> Hindu-Bali dengan Brahma Vishnu Shiwa. Juga penganut Tao 
> dan Konfucius.
>
> Buddha tak menggunakan konsep ketuhanan yang dipakai agama-
> agama Semit, jadi juga tak mengakui keEsa-an menurut definsi 
> Islam.
> 
> Nah bagaimana?
> 
> Salam
> Danardono
> 






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12h0q4ssk/M=323294.6903899.7846637.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1122958757/A=2896125/R=0/SIG=11llkm9tk/*http://www.donorschoose.org/index.php?lc=yahooemail";>Take
 a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for anyone who 
cares about public education</a>!</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke