LD: Iya, mbah..makanya saya bingung waktu mbah bilang mata berangkat dari
akal...:-)
DH: ya, saya kurang exact menerangkannya, mungkin seharusnya, apa yang dilihat
oleh mata berangkat dari akal, karena mata sendiri tak mempunya daya pemutusan,
hanya melaporkan. Seperti jendela, atau lensa kamera.
------------------------------------------------------------
LD: Iya mbah, kalo mbah belum menangkap samasekali, itu karena
adanya keterbatasan pada pendengaran
DH: Itulah, jadi kalau saya debat debatan engan si akhli msuik teman saya tadi,
mengenai kesumbangan alatz gamelan, akan konyol, karena akal saya tak mampu
memberikan judgement yang sebenarnya.
-----------------------------------------------------------------
LD: Masalahnya Keilahian bukanlah masalah alam bawah sadar, ini
hanya sebuah konsep yang bisa dinalar oleh akal.Budaya memang
berbeda, itulah perlunya SATU kitab suci yang diharapkan bisa
menyatukan konsep keilahian. Kalau perbedaan budaya dijadikan
alasan, kenapa tidak diturunkan agama2/kitab2 suci yang sesuai
budaya manusia saja?
DH: Alam arwah, alam bathiniah, hanya dapat ditangkap dengan seluruh kesadaran
kita, atas dan abwah sadar. Ini yang sulit. SATU KItab Suci buat semua akan
bagus, kalau mungkin,mBak. Tetapi berapa tahun manusia hidup setelah Kitab
Pertama muncul: Vedda?
-----------------------------------------------------------------
LD:
Bagaimana mungkin akal yang besar melebihi 'Arasy dan tak dapat
dihinggakan oleh ilmu pengetahuan (yang telah mbah katakan
diatas 'jelas') menjadi kembali blur dengan mengatakan akal dibatasi
banyak parameter (pengetahuan?)? Bapak petani tersebut
pengetahuannya, tingkat informasi sangat terbatas sehingga akalnya
hanya menerima dari hal2 yg terbatas pula. Itu suatu hal yg logis;
memang bukan berantakan.
DH: Akankah kita latakan: "Wah jangan ngomong deh sama si petani itu, abis dia
akalnya cupet?" kalau akalnya saja tak mencernakan pendaratan di bulan,
bagaimana ia mau sampai pada hakekat Ilahi? Akal lagi kan yang ter-seok seok?
-------------------------------------------------------------
LD: Mungkin memang keilahian tidak tercernakan oleh ilmu
pengetahuan, tapi tercernakan oleh akal. Mengapa kita percaya Tuhan
itu ada kalau akal kita tidak bisa mencerna keberadaanNya? Bukankah kata mang
Ucup adalah gebleg bagi orang yang percaya tapi tidak pake akal?
>
DH: Kita balik pertanyaannya mBak, "mungkinkah kita TAK percaya Ilahi hanya
karena akal kita tak sampai"?
dapatkah akalnya mang Ucup meraih hakekat Ilahi? Wauu saya akan sujud
dihadapannya..dia sama dengan Kristus kalau begitu.
salam
danardono
***********************************************************************************
It is wrong to think that misfortunes come from the east or from the west;
they originate within one's own mind. Therefore, it is foolish to guard against
misfortunes from the external world and leave the inner mind uncontrolled.
Sidharta Gautama
---------------------------------
Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 1GB kostenlosem Speicher
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
<font face=arial size=-1><a
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hvujje8/M=323294.6903899.7846637.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1123159585/A=2896129/R=0/SIG=11llkm9tk/*http://www.donorschoose.org/index.php?lc=yahooemail">DonorsChoose.
A simple way to provide underprivileged children resources often lacking in
public schools. Fund a student project in NYC/NC today</a>!</font>
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/