Semua bangunan yang mau dibangun di negeri industri maju, rumah privat, 
pabirk, kantor, mesjid maupun gereja harus mendapat persetujuan gemente. Ini 
bukan izin model di Indonesia yang dikuasai oleh tukang sogok dan tandah, 
tetapi harus dilihat dari estetik arkitektur, untuk apa bangunan itu, gambar 
bangunan harus diperlihatkan dsb dan tentunya lokasi bangunan yang akan 
dibangun itu dimana, apakah tempat itu kosong.  Kalau  tidak percaya pergi 
ke Gemeente Kantoor di dekat tempat tingal Anda dan tanya apa prosedurnya, 
supaya jangan gampang difrustrasikan dengan pokrolbambu fundies.

Mesjid pertama di Belanda dibangun oleh pendatang Islam Maluku pada tahun 
1950-an di tengah-tengah masyarakat Belanda supaya orang Indonesia tahu 
jangan asal dengar kabar angin. Pergilah ke Blaak dan lihat itu mesjid. 
Keberatan warga itu karena belakangan ini tindakan teroris yang memakai 
lambang agama Islam, dan orang Islam sendiri berdiam diri seolah-olah setuju 
dengan para terorist berlambang agama Islam, jadi tentu saja pendudk takut 
dan tak mau tambah problem di masyarakat mereka.

----- Original Message ----- 
From: "bambang_mulyatno" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Saturday, August 27, 2005 7:14 AM
Subject: [ppiindia] Re: FPI Tutup Paksa 23 Gereja (Belajar dari Yustam)


>
>> Siapa bilang pembangunan mesjid di Eropa dan Amerika gampang?
>
> Di Belanda, kalau minoritas muslim mau membangun rumah ibadah, harus
> ada persetujuan dari masyarakat sekitarnya. Kalau ada keberatan dari
> warga sekitarnya, Gemeente (pemerintah kotapraja) tidak akan
> mengeluarkan izin membangun (IMB). Hasilnya, di beberapa kota mereka
> bisa mendirikan rumah ibadah, namun di kota-kota lainnya sama sekali
> tidak bisa karena ada keberatan dari warga.
>
> BM
>
>
>
>
>
>
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia 
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
> 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke