Saya jadi termenung kesaat remaja, puluhan tahunyang silam, ketika 
garuk garukkepala menghadapi soal soal ujian dimata kuliah 
Econometrics di Universitas Hamburg...

Ya ampun, betapa komplexnya keterkaitan faktor faktor ekonomi, 
terutama dalam mem-orediksi gerakan harga, inflasi, dlsb. M1, M2 dan 
M2 serta determinant determinant lain harus diperhitungkan cermat. 
Apalagi dalam ketergantungan pada exchange rate matauang matauang 
yang menjadi pedoman, kala itu US$, Pound Sterling dan Yen.

Kok ini gampang sekali, ya? pakai buku sejarah...sudah begitu 
pelajaran dari ribuan tahun yang silam? dahulu belum ada masalah 
hedging yang ruwet itu, options dan future trade ...

Kalau Negara Islam Indonesia kelak pakai emas, lalu emasnya disedot 
oleh negara negara adidaya, bagaimana? kita jual minyak pakai nilai 
emas? kita mau bayar hutang kita yang bertimbun itu pakai emas?

Gimana nihh pemikir pemikir syariat?

Salam

danardono



--- In [email protected], sawi dewi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Akur Bung Dono !
> kadang kala aku geli sendiri baca situs ini.  Satu sisi semangat 
banget dengan nilai-nilai spiritualisme islma eit...rada keliru nilai-
nilai religius, hingga romantisme sejarah dengan keagungan ( ? ) masa 
lalu dihidupkan kembali tanpa "melek" dengan kondisi hari ini dan 
perubahan mendatang.  
>  
> lagi pula, emas atau perak selain tidak fleksible juga hanya akan 
dimonopoli oleh kelompok kapitalis lagi, maksudnya ya kelompok 
tertentu lagi, getoeh loeh...
> Apa ya itru islmai ?  Itu kan cap aja.  
>  
> Sekarang yang terpenting bukan islami atau tidaknya (walah kok jadi 
ngekeor yah..), tapi apakah sistem ekonomi itu dapat mengatur dan 
menjamin semua orang atau tidak.  Jika tidak ya bubarkan saja.   
>  
>  
> .... kurang menjawab persoalan...
>      kerikil kecil
>  
> 
> 
> RM Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Ya ampun,mBak, 
orang orang ini pernah baca pustaka ekonomi atau tidak 
> ya?
> 
> Kalau negara negara adidaya sekular, ikut ikutan memakai kembali 
> (back to the past) standard emas, lalu apa negara negara miskin 
> islami di Afrika, Asia dan lain lain, gak tetap keteteran? 
> 
> Lain kalau kita memiliki lampu wasiatnya Aladdin..
> 
> Salam
> 
> danardono
> 
> --- In [email protected], "fauziah swasono" 
<[EMAIL PROTECTED]> 
> wrote:
> > --- In [email protected], A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > > Ekonomi Islam vs Ekonomi Neo-Liberal    
> > > Ditulis oleh M. Arif Adiningrat dan Farid Wadjdi     
> > > Sabtu, 21 Mei 2005  
> > 
> > > 5. Liberalisasi keuangan: diterima atau ditolak?
> > > 
> > > Dalam hal ini, Negara Khilafah akan menerapkan sistem
> > > mata uang dengan standar emas dan perak, bukan dolar.
> > > Dengan demikian, sistem moneter internasional akan
> > > terjadi secara adil. Siapapun yang ingin mencetak uang
> > > kertas harus mengupayakan persediaan emas dan perak
> > > yang setara. Berbeda dengan saat ini, AS hanya tinggal
> > 
> > 
> > Welcome to the Bretton Woods system :-)
> > 
> > One of the chief features of the Bretton Woods system was an
> > obligation for each country to adopt a monetary policy that 
> maintained
> > the exchange rate of its currency within a fixed value—plus or 
minus
> > one percent—in terms of gold.
> 
> 
> 
> 
> 
> 
**********************************************************************
*****
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju 
Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://www.ppi-india.org
> 
**********************************************************************
*****
> 
______________________________________________________________________
____
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi 
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> 
> 
> 
> 
> SPONSORED LINKS 
> Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn 
> 
> ---------------------------------
> YAHOO! GROUPS LINKS 
> 
> 
>     Visit your group "ppiindia" on the web.
>   
>     To unsubscribe from this group, send an email to:
>  [EMAIL PROTECTED]
>   
>     Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of 
Service. 
> 
> 
> ---------------------------------
> 
> 
> 
> 
>               
> ---------------------------------
>  Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke