Masya Allah, koq jadi melintir begini ya....padahal kita kembalikan kepada basic foundation Islam adalah syahadat, didalam kalimat tauhid tersebut tersirat pengakuan umat Islam terhadap keesaan Tuhan, kerasulan nabi Muhammad SAW, nah kalo ada sekelompok orang yang menamakan diri Islam namun bersyahadat, namun syahadatnya tersebut tidak mengakui nabi Muhammad sebagai rasul terakhir melainkan orang lain ...(orang Pakistan bukan arab) apakah masih bisa dikatakan orang tersebut mampu menegakan Al Quran dan sunah Rasul (ahlusunah wal jamaah)....weleh...weleh...kalo kita bicara musuh Islam...bukanlah orang kafir melainkan orang-orang yang mengaku Islam namun tidak mengakui eksistensi Muhammad sebagai rasul terakhir. Allah Maha Besar....!!!! salam iwan
The saint <[EMAIL PROTECTED]> wrote: http://www.republika.co.id/Online_detail.asp?id=212180&kat_id=23 Selasa, 06 September 2005 16:42:00 Ahmadiyah Senang Dapat Dukungan Politis dari Komisi I DPR Jakarta-RoL-- Juru Bicara Jamaah Islam Ahmadiyah (JAI) Ahmad Supardi mengungkapkan kegembiraannya setelah mendapat dukungan politis dari kalangan anggota Komisi I DPR yang berjanji akan membantu mengembangkan demokratisasi dalam menjalankan keyakinan beragama. "Saya senang dan merasa sejuk mendengar pandangan-pandangan bapak dan ibu dari Komisi I DPR yang peduli kepada kami," tambahnya saat rapat dengar pendapat antara JAI dan Komisi I yang dipimpin Wakil ketuanya Effendy Choirie dari Fraksi Kebangkitan Bangsa di DPR, Selasa (6/9). Dalam audiensi itu, sejumlah anggota Komisi I DPR menyatakan memberikan dukungan politis terhadap aksi dakwah yang dilakukan JAI dan akan mendorong penegak hukum untuk menindak tegas para perusuh dan penyerang pengikut aliran Ahmadiyah. Dedi Djamaludin Malik dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) mengatakan, pihaknya akan mendukung dakwah aliran Ahmadiyah dan meminta penegak hukum untuk menindak tegas para perusuh. "Teruslah berdakwah sehingga tidak disalahfahami. Perusak harus ditindak tegas. Lembaga agama mestinya mendialogkan dan bukan melakukan penghakiman. Pengkafiran sepihak tidak layak dalam masyarakat demokratis," kata Dedi. Shidki Wahab dari Fraksi Partai Demokrat mengatakan perbedaan keyakinan harus dianggap hal yang alamiah dan haram untuk diselesaikan secara kekerasan. Perbedaan tafsir dalam agama, menurut Shidki, harus dianggap sebagai kerikil kecil dan bukan hambatan besar. "Soal Imam Mahdi ditafsirkan sudah datang atau belum itu hal yang tak perlu dibesar-besarkan. Yang terpenting, perbedaan itu tak harus dipecahkan dengan merusak," katanya. Tristanti Mitayani dari F-PAN mengatakan akan memberikan bantuan pada JAI dalam mengembangkan dakwah-dakwah Islamnya. "Saya bukan pengikut Ahmadiyah tapi saya akan membantu dakwah JAI. Saya tidak keberatan sama orang Islam yang tidak salat apalagi sama jamaah Ahmadiyah yang salat lima waktu," katanya. Tristanti mengatakan bahwa perjalanan spiritual atau pecarian jati diri merupakan hak individu yang harus dihormati oleh individu lain. Dalam kesempatan itu Tristanti mengatakan bahwa dirinya juga mengalami kepedihan saat tahun 80-an kegiatan dakwahnya di Masjid Salman ITB Bandung didatangi tentara dan dibubarkan. "Pada tahun-tahun itu, kegiatan agama sangat sensitif," katanya. Sementara itu Effendy Choirie mengatakan bahwa tindakan saling mengkafirkan merupakan bagian sejarah agama Islam yang mestinya dilupakan. Effendy mengatakan bahwa perjalanan keberagamaan bangsa Indonesia akhir-akhir ini gawat. "Saya tidak tahu mau dibawa kemana bangsa ini. Kalau terus-terusan begini makin gawat," katanya. Effendi mengatakan pihaknya akan mempersoalkan keterlibatan tentara seperti tentara di lingkungan Kodim yang ikut-ikutan melakukan intimidasi terhadap JAI atau membantu para penyerang JAI. "Apa urusan tentara dengan keyakinan seseorang. Saya akan bicarakan soal ini dengan Panglima TNI. Kalau dulu, tentara memang biasa campur tangan soal itu," katanya. Ketika ditanya tentang adakah tuntutan yang akan disampaikan JAI berkaitan dengan penyerbuan Kampus JAI di Parung Bogor, Daniel Panjaitan dari JAI mengatakan bahwa sejauh ini pihaknya masih menyusun tuntutan itu. ant/pur *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] SPONSORED LINKS Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn --------------------------------- YAHOO! GROUPS LINKS Visit your group "ppiindia" on the web. To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. --------------------------------- --------------------------------- Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today! http://us.click.yahoo.com/O4u7KD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

