Mbak Lina tersayang..
 
Lina: Kalo ini namanya Islam Agnostik. Banyak orang Islam seperti 
ini diakui or tidak. Sama seperti Kristen Agnostik.
Agnostik itu beda dgn atheis.

 
 
Tylla :He he..Kan saya udah bilang mbak..temen saya itu tak baragama tapi 
berTuhan..hehehehehe...kan mbak sendiri yang bilang kalo kaum atheis dan 
Agnostik itu nggak ngerti Agama, nggak punya waktu belajar agama dsb dst..
makannya saya kasih tau kalu temen saya itu DULUNYA beragama dan saya rasa 
mah.FAHAM betul luar dalem soal agama..hehehe..soal atheis atau Agnostik  ya 
saya tau itu beda kok mbak..makannya saya bilang..saya lupa tante Karen itu 
agnostik atau Atheis..hehehehe...
Nah..kebetulan tadi saya pass banget lagi online sama temen saya..Temen saya 
bilang,"Aku nggak ngerasa Islam Agnostik tuh..I'm obviously not a moslem, coz i 
dont believe in Islam as an ideological system, moreover, i am no longer 
believe in RELIGION..
Itu kata dia sih mbak..nurut dia, agnostik ya agnostik..titik..He was a Moslem, 
but he is no longer be..Trus dia bilang, nggak usah jadi Islam juga dia bisa 
kok, belajar soal kemanusiaan dsbg dll dst..:D itu kata dia lho mbak.Soal 
kemanusiaan bagian dari ajaran agama itu saya sepakat..soal ini kawan saya 
bilang," Tylla..it's more like this, i dont have to take capuccino if i love 
black coffe, rite ? I only like the coffee, without sugar and milk and other 
things blended in cappucino..why should i take it if i only want that damn good 
black thick espresso..thapse milk etc only ruin the real taste of real 
coffee..."

Lina: Siapa yang mengharuskan? Saya kan bertanya konsep apa yang 
dipakai kalau bukan agama. Saya betul-betul tidak tahu. Dalam 
kesempatan lain nampaknya mbak Tylla dah menjawab bahwa itu konsep 
humanisme. Buat saya humanisme itu salah satu konsep dasar yang ada 
pada setiap agama.
hmm lepas dari itu semua kalo dipikir-pikir, mengakui ato tidak 
manusia itu sebetulnya tidak bisa lepas fitrahnya dari beragama. 
Hanya orang-orang sombong dan angkuh yang mengproclaim dirinya 
atheis.

Itu saja.
# Tylla :

 

Walah, kan mbak sendiri yang mengahruskan..coba deh mbak liat tulisan mbak yang 
 bilang," Akhirnya kepada lelaki dan pere, harus kembali kepada agama sebagai 
tolok ukur, dimana......"dst dst..
mbak bukan yang nulis ?jadi apa salah kalau saya interpretasikan, kalau itu 
adalah tendensi 'perintah' atawa keharusan ?

 

Nah soal Fitrah..he he he..maaf ya mbka, kayaknya konsep fitrah itu cume 
dikenal dan dipercaya sama orang orang yang beragama dah...Dan saya rasa mereka 
yang memutuskan untuk tidak beragama dan/atau tidak berTuhan,punya penjelasan 
dan alasan yang tidak kalah logis dan cerdasnya..bukan cuma perkara emosi 
cekeremes aja..hehehe..

Soal Sombong congkak san angkuh..wah Mbak.maaf ni mbak ya..saya rasa statement 
orang atas keyakinannya, baik itu theis/atheis,gnostik/Agnostik sama sekali 
nggak layak di justifikasi sebagai ekspresi kecongkakan..Sekali lagi, pada 
umumnya mereka punya penjelasan yang sangat logis dan 'baik baik' saja 
kok..Soal keyakinan kan nggak bisa dipaksakan dong ah..

Justru Justifikasi atas kecongkakan sesorang yang menolak mengamini sebuah 
keyakinan (soal theis/atheis, Gnostik/Agnostik), merupakan manifestasi claim 
kebenaran yang..(bisa kasih saran nggak, apakah ada  bahasa yang lebih tepat 
dan representatif  selain 'congkak'?) hehehehe...

 
Cheers..






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]





---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS 




    Visit your group "ppiindia" on the web.
  
    To unsubscribe from this group, send an email to:
 [EMAIL PROTECTED]
  
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 


---------------------------------



                
---------------------------------
 Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million songs. Try it free.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/O4u7KD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 




Kirim email ke