SAYA:
Wah, menarik nih cerita Mbak Aris soal demo yang dikoordinir MUI pada
Minggu lalu. Boleh dong mbakyu kasih cerita yang agak panjang....biar
yang tak ikutan demo atau nonton bisa ikut merasakan.

Kemarin saya denger kelompok Mujahidah Pembela Islam (MPI) yang 
didanai MUI ini dikreasi sebagai cikal bakal polisi susila kalau RUU 
Porno disahkan. Mereka diberi seragam jilbab dan akan mengawasi kaum 
perempuan di tempat-tempat keramaian. Sedangkan yang polisi susila 
lelaki bakal direkrut dari FPI, MMI, Jundulah Islamiyah dan lainnya. 

Kalau Mbak Aris ikut gabung MPI akan diajari ilmu beladiri dan cara
menggunakan senjata, cara menangkap orang, cara memborgol dan lain 
sebagainya. Misal Mbak Aris dapat pos di kampus IPB atau
Kebun Raya Bogor atau Mal Jambu Dua, ya tiap harinya musti ngepos
disana. Anda punya hak untuk menangkap dan mendenda perempuan-
perempuan yang pakai u-can-see, yang pakai kaus ketat, atau yang 
kelihatan udelnya.

   
  aris :
  Duhai mas Radityo,
  MAs itu sebenarnya mencermati tulisan aris tidak sih. FPI membagi-bagikan 
ikat kepala bertuliskan Mujahidah Pembela Islam, dan aris menerimanya demikian 
dengan hati surprise. 
   
  Bagi aris pemberian itu hadiah, hadiah itu adalah istimewa. Tulisan itu 
menurut aris bukan sekedar tulisan tapi juga harapan. Apakah secara otomatis 
aris jadi FPI. Kalau aris menghargai FPI, iya, seperti aris menghargai mas RD, 
mas Dede dan teman-teman di sini.  Kalau aris diberi kaos bergambar foto Amien 
Rais waktu masa kampanye kemarin dan memakainya di rumah itu sah-sah aja. 
   
  Mau tahu, tanya aja ya ke Wartawan....., ada Inneke Koesherawaty juga. aris 
kurang bisa cerita, hanya bisa merasakan. Mau tahu rasanya sangat terharu. MAta 
ini berkaca-kaca.
   
  MAs Radityo (maaf) sok tahu, mas pernah ketemu muslimah yang di FPI? Aris 
sendiri belum pernah berjumpa akhwat FPI terjun ke publik. Kalau saya belajar 
bela diri. ada yang salah? Lha wong olahraga bela diri itu sunah rasul. 
Olahraga yang lain yang merupakan sunah Rasul, adalah berenang, memanah, 
berlari, nunggang kuda. Orang Islam yang kuat itu dicintai Allah. Olahraga kan 
bikin sehat.
   
  Mas, apakah sayang terhadap muslimah lain. Mereka dengan memakai baju itu, 
apakah sesuai dengan syariat islam. Bila mas bilang itu hak asasi manusia 
memakai baju itu, maka sungguh mas di yaumil hisab atau di akhirat nanti alasan 
itu tak akan diterima Allah. Mas RD kan tahu batasan aurat muslimah di publik, 
bagaimana Allah mengatur pakaian perempuan.
   
  Mereka tak akan menangkapi, yang perlu dilakukan adalah penyadaran atau 
membangun kesadaran bahwa yang mereka lakukan kurang sopan. 
   
   
  
mas RD:
  
Entah duit yang dikumpulkan dari hasil denda mau ditaruh di rekening 
mana, kemungkinan di Badan Anti Pornografi Pornoaksi Nasional. Kenapa 
orang MUI ngotot agar RUU Porno segera digulirkan? Karena akan punya 
wewenang lebih di badan tersebut. Tentu saja petugas polisi susila 
ini bisa korup..yaitu dengan jalan damai....bentuk imbalannya macem-
macem tergantung nego.
  
Aris: 
  MAs pernah ikut aksi waktu mahasiswa misalnya. Sepanjang aris ikut aksi, 
pakai uang sendiri. Datang karena panggilan hati. Harusnya mas tanya mereka 
dapet dana dari mana?
   
   Apakah tak ada dalam pikiran mas, bahwa orang itu melakukan sesuatu karena 
dorongan keyakinan kuat yang keluar dari dalam dirinya, bukan semata-mata 
materi. Tanya semua peserta aksi mereka dibayar tidak. Maka aris bisa menjawab 
Tidak! 
  KAmi rela berpanas ria diterik matahari demi keyakinan kami. Bagaimana bisa 
kami beda organisai tapi ko sama-sam mengawal dan mendukung RUU APP. 
   
  Yah... karena dalam Islam, pornografi dan pornoaksi itu termasuk perbuatan 
maksiat. Mayoritas umat Islam tahu akan hal ini. Kalau ada yang menganggap 
pornografi itu bukan maksiat, ada yang salah dalam pemahaman mereka. Batasan 
definisi pornografi pun bagi umat Islam hampir tidak ada perbedaan, seperti 
tidak ada perbedaan dalam memahami shalat lima waktu itu wajib.
   
  Pernahkah mas memahami jika aris selalu bilang syariah Islam harus diterapkan 
itu bukan karena ingin mendapatkan materi tapi keyakinan akan suatu kebenaran 
yang aris yakini. (Begitu pula teman-teman yang berkata syariah itu harus 
diterapkan lain di sini). 
   
   Bila aris berusaha memakai bahasa yang halus semata-mata khawatir kalau 
syariat Islam itu ditolak bukan karena kemuliaannya namun karena aris jadi 
penghalang yang menghalangi orang lain untuk mendapat hidayah. 
   
  Selain aris takut, Allah mencabut hidayah kebenaran yang aris yakini karena 
kesombongan aris. Sehingga aris berusaha untuk tidak mengunggapkan kata kasar.  
Hidayah itu mahal, mas. Sangat mahal. Hidayah itu hak Allah untuk memberikan 
dan mencabutnya pada siapa saja yang dikehendaki. Tidak ada yang mustahil bagi 
Allah.
  
ARIS
Aris rindu umat bersatu seperti itu. 

SAYA:
Iya memang kalau lagi demo ya bersatu. Tapi usai demo ya mereka akan
lebih mengedepankan kepentingan organisasi masing-masing. Btw, 
sampeyan ikut demo atas nama organisasi apa? HTI atau Jamaah Tabligh? 
Atau Jamaah Tabligh itu bagian dari HTI?

Kalau sampeyan rindu umat bersatu sah-sah saja. Namun kenyataan di 
lapangan lain. Ini ada pendapat dari Kyai mBeling Emha Ainun Nadjib: 
"Orang Islam itu kalau ngumpul pasti berkelahi."

Menurut moderator milis wanita-muslimah, ucapan Emha itu ada 
benarnya. 

"Coba saja masukkan orang NU, Muhammadiyah, PKS, MMI, HTI, Salafy, 
Syi'ah dll dalam satu forum, misal milis. Dalam tempo kurang dari 24 
jam mereka pasti saling maki dan cakar-cakaran. Semakin radikal 
kelompoknya semakin bernafsu mereka menjatuhkan saudaranya seagama 
bahkan sampai menghalalkan segala cara."

  Aris:
  Dibalik keperbedaan mereka, persamaannya banyak. Jika mereka diseru tentang 
pelecehan nabi, Al Quran dan persatuan mereka akan mau. Lalu kenapa mas selalu 
mencari kekurangan mereka, padahal belum tentu kita lebih baik dari mereka dan 
memberikan kontribusi untuk umat. Mereka sudah. Tak adakah sisi positifnya.
   
  Apakah mas sudah merasa cukup puas dengan apa yang mas Radityo lakukan selama 
ini. Mas, hukum Islam mengenai multipartai atau multi organisasi Islam itu 
boleh. Biarlah keperbedaan itu, toh persamaannya  banyak yang sama. Kedepankan 
persamaan untuk berkarya, dan bersatu. Yakinlah mereka selalu melakukan 
outokritik ko. Di level puncak dan mungkin bahkan koordinasi. Karena umat Islam 
itu keluarga maka outokritik dilakukan level internal bukan terbuka seperti 
ini. 
   
  Aris ikut aksi karena merasa bagian dari umat Islam yang melihat pornografi 
adalah kemaksiatan serta melanggar syariat Allah. 
   
   
  MAs RD:
  
Milis adalah contoh yang paling sederhana. Makanya di banyak milis 
Islami para moderatornya demi untuk menjaga ketertiban memakai metode 
mudah yaitu dengan membungkam setiap opini ataupun aspirasi yang 
berbeda dan akhirnya milis-milis Islam pun berkembang menjadi
milis mazhab/aliran yang masing-masing saling menonjolkan ashobiyah
sesuatu yang dikecam Rasulullah dalam sejumlah hadis shahih.

Aris:
   
  Milis itu bagi orang yang terjangkau. Kebanyakan level tingkat amir atau 
atasan malah sedikit ikutan milis... mereka lebih suka berkarya dari pada 
membicarakan orang lain. 
   
  Coba tanya... apakah dimilis-milis itu mempresentasikan keberadaan organisasi 
Islam. Kebijakan level organisasi Islam ada di level puncak. Milis cuma buat 
ajang curhat.Saring informasi. Kalau mau tahu bagaimana organisasi itu 
sebenarnya dateng aja ke kesekretariatannya. Kasih masukan dan kritik buat 
mereka, itu jauh efektif kalau mau memperbaiki mereka. Kecuali kalau mau bikin 
huru-hara.
   
   Kebanyakan yang ikut milis itu bawahan. Bawahan bisa jadi ngomong dengan 
logika atau pendapat pribadi tidak mewakili lembaga. Dia bisa nyeplos apa saja, 
nggak berfikir bahwa ada tipe orang seperti mas RD yang suka mengkutip 
perkataan orang dan menganggap perkataan itu mewakili sikap lembaganya.
   
   Akhirnya orang saling curiga dan mungkin malah menimbulkan kebencian antar 
orang yang malas cek and ricek. Percayakah Mas RD telah juga menuai dosa dalam 
kontribusi tersebut, bila info itu ternyata tak sesuai kenyataan, karena itu 
fitnah.
   
  Kadang orang level bawahlah - mungkin juga aris termasuk didalamnya, jadi 
aris paling nggak mau ngomong hal-hal yang aris baru tahu setengah-setengah, 
takut memfitnah.)-yang saling suka cakar-cakaran karena belum paham dan 
memahami masing-masing. Anggaplah orang yang baru tahu separo dari suatu 
organisasi, sudah banyak berkomentar. Kalau mau tahu benar-benar organisasi 
Islam, masukilah satu per satu kedalamnya, jadilah anggotanya ikut sistem 
pengkaderannya kalau perlu. 
   
  Bukan atas informasi dari ini dari situ  (apalagi buku) yang belum benar 
sumbernya. Buku atau informasi diterjemahkan tergantung persepsi kita bukan, 
bisa jadi kita melakukan persepsi salah.
   
  Manusia itu punya kelemahan, bila kemudian seorang yag menjadi anggota suatu 
organisasi Islam melakukan maksiat atau penyimpangan itu wajar. Mereka bukan 
malaikat, mereka khilaf. Seperti manusia lain. Hal ini adalah kasuistik. 
   
  Aris katakan bergabung dalam sebuah organisasi Islam bukan jaminan dia akan 
masuk surga atau gimana, tapi dirinya sendirinyalah yang bertanggung jawab atas 
dirinya. Bisa jadi orang yang tak tergabung dalam sebuah organisasi  Islam ada 
yang lebih baik akhlaknya dibanding dalam organisasi islam. 
   
  Tapi setidaknya perlu diingat, kesadaran dia terlibat dalam suatu organisasi 
Islam menunjukkan ia punya niat untuk berbuat dan berubah baik meski dengan 
cara yang beraneka ragam. wallahu'alambishawab
   
  salam,
  aris
   
  







***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links










pustaka tani 
  nuraulia

                
---------------------------------
New Yahoo! Messenger with Voice. Call regular phones from your PC and save big.

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke