Pelacuran wanita maupun laki2 adalah kepandaian manusia yg sudah ribuan tahun.
Pelarangan pelacuran yg hypocrytic ini hanya dikeluarkan oleh umat2 yg
beragama kristen, muslim dan yahudi - semua yg berhubungan dgn kitab suci
mereka. Ini juga berdasarkan tradisi middle east sewaktu mereka menyambah
Astarte - dewi "sex" kesuburan umat.
Didalam kebudayaan lain persoalan pelarangan ini tidak ada - karena tidak
mungkin dilarang. Panggilan alam utk laki2 sewaktu mereka jaya lebih kuat dari
peraturan kesusilahan bikinan. Fihak wanita juga sama meskipun agak tertutup.
Tekanan hormon alam sulit ditangkis.
Untuk apa dibikin pel;arangan jikalau kita 100% mengerti ini peraturan juga
pasti akan dilanggar. Yg rugi disini hanya pemerintah karena pajak tidak masuk
dan s.t.d. tidak dapat dijaga dan kaum pelacur wanita dan laki2 harus hidup
underground dan diblackmail dari kiri dan kanan. Mereka kan utk masyatakat
adalah sampah
Yg mendapat penghasilan disini adalah calo2, polisi2 dan mafia2 Ini kan boleh
dikata slavery. Jikalau semua legal - pajak negara masuk , kesehatan
terjaga dan kaum pelacur tidak diblackmail lagi. Geisha2 diJepang adalah
semacem legalized prostitution tetapi kaum geisha proud melakukan pekerjaan
ini.
Silahkan kalin berpikir dan analisa the pros dan the contras.
Andreas
Free Thinker <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Kalem, De...
Nizami memang comberan, plus intelektualitasnya pun sangat diragukan. Menangkap
esensi pelacuran sebagai dampak dari kemiskinan terstruktural dan minimnya
pendidikan aja nggak mampu. Susah, kalau hidup cuma berputar di ayat-ayat.
TEAM DEDE!!!!!!
Nugroho Dewanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
memang susah ngomong sama orang yang hati
dan mulutnya kotor seperti comberan.
gitu ngaku pejuang islam. muke lu jauh!
At 05:43 PM 9/27/2006, you wrote:
>Kalau tempat pelacuran ditutup kasihan juga nanti mas
>Nugroho tidak bisa mampir lagi ke sana.
>
>Atau bisa jadi nanti anak-anak perempuan mas Nugroho
>tidak bisa bercita-cita jadi Pekerja Seks Komersial di
>tempat pelacuran tersebut...:)
>
>Kok ada sih orang yang mendukung pelacuran...?
=== I cannot stand journalists who take 'amplop' and say it's 'rezeki' from
God. It's understandable because journalists are only humans with needs, but
don't try to justify it. It strongly opposes code of ethics. It's wrong. And
it's crystal clear. ===
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/