Mas Ari,
  Sepahaman saya, orang yang menjadi budak ialah orang yang tertawan dalam 
artian tawanan perang. Itupun pasukan musuh dan kalau ada regu perempuan bagian 
logistik dibelakang kalau mereka kalah dalam perang maka secara hukum ISlam dia 
akan menjadi budak. Sebaliknya dengan pasukan ISlam kalau kalah dalam perang 
maka ia menjadi tawanan lawannya. yang bisa berubah statusnya menjadi budak 
aklau tidak ditebus lawan.
   
  Sekarang tidak ada perbudakan. Perbudakan akan muncul kembali  bila suatu 
saat terjadi peperangan maka lawan itu menjadi tawanan. Dan bila tawanan ini 
tak bisa ditebus oleh keluarga lawan maka bisa berubah statusnya menjadi budak. 
Seperti tulisan mas, Islam memberikan pahala besar bagi orang yang membebaskan 
budak. 
   
  Jadi budak sekarang tidak ada atau tidak sah, apalagi akal-akalan demi 
melegalisasikan pelacuran. Halal tetap halal, haram tetaplah haram, mubah 
tetaplah mubah,makruh tetaplah makhruh, sunah tetaplah sunah. Tidak akan 
berubah sepanjang masa hukum asal suatu perbuatan menurut Islam, kecuali ada 
kondisi tertentu yaitu darurat yang menghantarkan pada kematian. CMiiW
   
  salam,
  aris

Ari Condro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  pendapat mas nug kok bertentangan denan FPI yah ?

kalau saya malah mikirnya, mendingan perbudakan dilegalisasi aja sekalian.

- jadi pelacuran diganti namanya dengan perbudakan, setiap yg ke tempat
pelacuaran, akad transaksinya adalah membeli budak. dan menggauli budak
diperbolehkan dalam islam.

- buat umat islam yg ingin menabung pahala, bisa membebaskan budaknya dengan
cuma cuma. pahalanya sangat besar lho apalagi kalau dilakukan di bulan
romadhon.

- kita memang harus pintar pintar dealing denan shariate business ini ....
jgn sampai mengharamkan yg halal. :D


salam,
Ari Condro


On 9/27/06, Nugroho Dewanto wrote:
>
>
> di arab saudi (yang kerajaan islam) dan iran (yang republik islam),
> tempat pelacuran dan praktek melacur dilarang.
>
> disana secara resmi tak ada tempat pelacuran.
>
> tapi pelacur (laki-laki dan perempuan) dan praktek
> pelacuran toh tetap ada. dengan pelacur yang kebanyakan
> impor.
>
> di saudi banyak pelacur berasal dari indonesia. di iran banyak
> pelacur berasal dari barak-barak pengungsi asal irak atau afganistan.
>
> selama kaum wanita masih dililit kemiskinan dan kebodohan,
> dan satu-satunya aset yang mereka punya untuk mencari
> nafkah adalah alat kelaminnya, selama itu pula pelacuran
> akan tetap ada.
>
> maka sekolahkan anak perempuan setinggi-tingginya.
> agar mereka bisa bekerja dan mencari nafkah dengan halal.
>
> dan jangan suka mengompor-ngompori kekerasan yang
> bisa mengakibatkan konflik dan perang. karena dalam perang,
> kaum perempuan biasanya yang akan menjadi korban.
>
> 
>


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links












The great job makes a great man
  pustaka tani 
  nuraulia

                
---------------------------------
Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls.  Great rates 
starting at 1ยข/min.

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke