Bung, kebanyakan umat Muslim tidak seperti bung Salma ini dan antek antek. Di 
setiap agama ada orang yang vokal fundamentalist seperti mereka.Biarkan saja, 
anjing menyalak, kafilah (bukan khalifah) jalan terus..
   
  Wassalam

mediacare <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Walau bernama eramuslim, namun situs berita bernuansa Islami yang 
menjadi andalan Salma Fe dan komplotannya tersebut justru merusak citra Islam. 
Salma dan komplotannya selama ini tidak sadar tentang hal itu. Itulah yang 
menjadikan Salma mengidap kebencian yang akut kepada orang lain, penuh curiga, 
dan dalam hatinya tak pernah ada rasa damai. 

Dulu di sebuah milis pernah ada Magdalena yang rajin memposting berita-berita 
dari eramuslim, hidayatullah dan sabili. Mirip seperti Salma. Ternyata dia 
bertugas sebagai penerjemah di situs eramuslim. 

----- Original Message ----- 
From: sFe 
To: [email protected] 
Sent: Monday, December 31, 2007 4:28 AM
Subject: [ppiindia] Sebelum Tewas, Bhutto Minta Perlindungan Mossad

sumber : eramuslim. Sebelum Tewas, Bhutto Minta Perlindungan Mossad Minggu, 30 
Des 07 06:34 WIB
Kirim teman

Harian Israel Today, Sabtu (29/12), mengungkapkan bahwa pemimpin oposisi 
Pakistan Benazir Bhutto sebelum terbunuh sebenarnya tengah mengadakan kontak 
dengan Mossad, guna meminta agar Dinas Rahasia Israel tersebut membantu 
pengamanan dirinya setelah Presiden Pervez Musharraf menolak meningkatkan 
sistem keamanan terhadap Bhutto sesaat setelah percobaan pembunuhan pertama 
yang gagal, beberapa hari sebelum Bhutto benar-benar terbunuh. 

Agar permintaannya dikabulkan, Benazir Bhutto menjanjikan akan membuka hubungan 
diplomatik secara penuh antara Pakistan dengan Israel jika dirinya berhasil 
memenangkan pemilu dan kembali terpilih sebagai pemimpin Pakistan.

Perdana Menteri Israel Ehud Olmert sebagaimana dikutip oleh The Jerusalem Post 
berkali-kali menyatakan kesedihannya yang mendalam atas tewasnya sekutu 
terdekat Amerika Serikat tersebut. Olmert sangat menyayangkan tewasnya Bhutto 
karena tokoh oposisi Pakistan yang oleh harian Dailymail Inggris dijuluki 
sebagai "Oxford Party Girl" disebutkan sebagai orang yang akan mendekatkan 
Pakistan dengan Israel.

Harian berbahasa Ibrani, Ma'ariv, juga menyebutkan bahwa selain kepada Mossad, 
Bhutto juga meminta hal yang sama kepada CIA dan Scotland Yard, agar mereka 
bisa sama-sama melindungi dirinya menghadapi Pemilu Pakistan yang direncanakan 
dilakukan pada 8 Januari 2008. "Musharraf telah menolak permintaan saya agar 
meningkatkan keamanan atas diri saya. 

Dia memang berkeinginan agar saya menjadi target pembunuhan, " ujar Bhutto yang 
memang memiliki banyak musuh di Pakistan karena sikapnya yang sangat pro Gedung 
Putih.(Rizki/Rense)

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

----------------------------------------------------------

No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition. 
Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.17.12/1202 - Release Date: 29/12/2007 
13:27

[Non-text portions of this message have been removed]



                         

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke