Didalam persoalan ini - nobody is correct.
  Didunia journalisic berita2 sensasi bersimpang siur.  Banyak berita2 yg 
mengatakan Mossad dan CIA membunuh Benazir - Ada lagi berita yg mengatakan 
Benazir Bhutto minta bantuan Mossad dan CIA
   
  Kalian sebagai yg mendapat atau masih mendapat pendidikan harus memakai 
logica kalian. Didalam dunia politic keadaan sama dgn dunia business - kita 
membayar dan kita menerima yg kita inginkan. Kita tidak bayar - benda idam2an 
tidak dapat.
   
  Didalam persoalan Mossad atau CIA kalian pikirkan secara logic tanpa 
memandang agama apa gunanya dan penghasilannya dari berita angin diaras ini. - 
apakah Israel atau USA akan mendapat benefit dgn membunuh atau melindungi Ms 
Bhutto --- kan tidak ada keuntungannya.
   
  Ms Bhutto adalah Ahmadiyah dan >80% dari penduduk Pakistan adalah dari aliran 
ini. Yg benci aliran ini hanya aliran Sunni Wahabi dari Arab - aliran MUI/FPI  
Aliran ini dpt kita ketemukan diutara -barat-utara dari Pakistan diperbatasan 
dgn Afghanistan sebagai kelompok Osama bi Ladin dan aliran Taliban. 
  Musuh atau konkuren lain dari Peoples party, adalah pemerintah militer 
Pakistan sendiri yg tidak menginginkan dia kembali, tetapi didesak oleh pres 
Bush yg goblok utk menciptakan demokrasi diPakistan.= yg achirnya menciptakan 
anarchy didalam negara.
  Negara USA atau Israel ingin negara Pakistan dikontrol oleh pemerintah 
central yg kuat - siapa yg menjadi pemimpinnya tidak penting - yg penting 
militer Pakistan tetap pro USA dan negara2 Barat demi kedamaian dunia. Didalam 
dunia politik international Pakistan - India juga penting untuk counter balance 
Pakistan - jadi tugas semua negara2 international hanya mengamati keadaan 
diPakistan dan bersikap tidak pro atau kontra. Hanya mengharap negara ini jadi 
stabiel.
   
  Nah sekarang kalian yg menulis kommentar2 dibawah ini - silahkan kalian 
berpikir. Percuma mencaci maki satu sama lain - nobody wins dan Pakistan bukan 
Indonesia. Kalian harus menyelidiki keadaan dan menganalisanya dgn open mind 
dan jangan memakai perasaan emosie pro islam anti islam etc. CIA mungkin campur 
tangan di Pakistan karena USA bayar dollar ke Pakistan dan politic observer and 
preparedness dari USA [tugas CIA} tetapi tenaga kerja CIA diPakistan pasti 
tidak akan cukup utk melindungi ms Bhutto. Kenapa tidak minta bantuan dari PRC 
atau dari Russia - kan sama juga. ----- Jadi kalian membicarakan sesuatu yg 
hanya ada didalam lamunan kalian belaka.
   
  Andreas 

sFe <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          makin pikun saja bapak ini, eramuslimpun dapet berita dari sumber 
yang jelas, apa bapak terlalu rabun untuk menyimak sumber2 era muslim yang 
ditulis dalam postingan artikel tersebut?

jangan maksain diri deh memberi komentar kalau ternyata lahceng, dah salah 
kenceng.

apa orang Islam tidak berhak menyuarakan kebenaran? kalau mau protes ya silakan 
protes sumber beritanya, kalaupun eramuslim memberitakan sesuatu yang tidak 
valid, tentu sudah lama situs tersebut dibanned. sudah jelas2 eramuslim menulis 
sumbernya, masih saja repot2 memberi komentar. 

seharusnya orang sekapasitas anda, dapat berlaku adil melihat masalah dari dua 
sisi, publik berhak mengetahui sisi lain dari kehidupan benazir, itulah gunanya 
ada berita.

apa bedanya anda dengan kelompok anda? yang selalu sinis dan apriori dengan apa 
yang eramuslim beritakan? anda menunjuk orang lain dengan satu jari, tapi jari2 
lain mengarah kepada anda dan kelompok anda yang tidak suka kalau kebenaran 
dari sisi lain diungkapkan.

seperti hak untuk memberitakan sesuatu yang positive kepada publik, maka 
sesuatu yang negative berhak juga diberitakan, agar publik tidak mudah 
terpedaya dan tertipu oleh kahrisma semu seseorang.

kalau anda bersimpati, silakan, tapi jangan mengahalangi hak saya untuk tidak 
bersimpati, saya dapat mengetahui, dapat melihat dan dapat membaca situasi, 
jangan mencoba untuk mengarahkan pikiran publik atau saya kepada jalan pikiran 
anda dan kelompok anda!

jangan merasa anda saja yang berhak memberitakan sesuatu, dan merasa golongan 
anda saja yang benar dalam setiap pemberitaan.

kalau mau dikatakan dewasa dan cerdas, berusahalah untuk fair menilai sesuatu. 
kalau anda ingin menulis tentang benazir dari sisi yang sesuai dengan pikiran 
anda, silakan.

jangan halangi orang lain menulis dari sisi yang diketahui dan diyakininya.

gitu aja terlalu repot mengurusi saya sih, apa sudah tidak ada hal lain yang 
mampu anda dan kelompok anda urusi?


mediacare <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Walau bernama eramuslim, namun situs berita bernuansa Islami yang menjadi 
andalan Salma Fe dan komplotannya tersebut justru merusak citra Islam. Salma 
dan komplotannya selama ini tidak sadar tentang hal itu. Itulah yang menjadikan 
Salma mengidap kebencian yang akut kepada orang lain, penuh curiga, dan dalam 
hatinya tak pernah ada rasa damai. 

Dulu di sebuah milis pernah ada Magdalena yang rajin memposting berita-berita 
dari eramuslim, hidayatullah dan sabili. Mirip seperti Salma. Ternyata dia 
bertugas sebagai penerjemah di situs eramuslim. 

----- Original Message ----- 
From: sFe 
To: [email protected] 
Sent: Monday, December 31, 2007 4:28 AM
Subject: [ppiindia] Sebelum Tewas, Bhutto Minta Perlindungan Mossad

sumber : eramuslim. Sebelum Tewas, Bhutto Minta Perlindungan Mossad Minggu, 30 
Des 07 06:34 WIB
Kirim teman

Harian Israel Today, Sabtu (29/12), mengungkapkan bahwa pemimpin oposisi 
Pakistan Benazir Bhutto sebelum terbunuh sebenarnya tengah mengadakan kontak 
dengan Mossad, guna meminta agar Dinas Rahasia Israel tersebut membantu 
pengamanan dirinya setelah Presiden Pervez Musharraf menolak meningkatkan 
sistem keamanan terhadap Bhutto sesaat setelah percobaan pembunuhan pertama 
yang gagal, beberapa hari sebelum Bhutto benar-benar terbunuh. 

Agar permintaannya dikabulkan, Benazir Bhutto menjanjikan akan membuka hubungan 
diplomatik secara penuh antara Pakistan dengan Israel jika dirinya berhasil 
memenangkan pemilu dan kembali terpilih sebagai pemimpin Pakistan.

Perdana Menteri Israel Ehud Olmert sebagaimana dikutip oleh The Jerusalem Post 
berkali-kali menyatakan kesedihannya yang mendalam atas tewasnya sekutu 
terdekat Amerika Serikat tersebut. Olmert sangat menyayangkan tewasnya Bhutto 
karena tokoh oposisi Pakistan yang oleh harian Dailymail Inggris dijuluki 
sebagai "Oxford Party Girl" disebutkan sebagai orang yang akan mendekatkan 
Pakistan dengan Israel.

Harian berbahasa Ibrani, Ma'ariv, juga menyebutkan bahwa selain kepada Mossad, 
Bhutto juga meminta hal yang sama kepada CIA dan Scotland Yard, agar mereka 
bisa sama-sama melindungi dirinya menghadapi Pemilu Pakistan yang direncanakan 
dilakukan pada 8 Januari 2008. "Musharraf telah menolak permintaan saya agar 
meningkatkan keamanan atas diri saya. 

Dia memang berkeinginan agar saya menjadi target pembunuhan, " ujar Bhutto yang 
memang memiliki banyak musuh di Pakistan karena sikapnya yang sangat pro Gedung 
Putih.(Rizki/Rense)

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

----------------------------------------------------------

No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition. 
Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.17.12/1202 - Release Date: 29/12/2007 
13:27

[Non-text portions of this message have been removed]

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



                         


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke