Iya om radit, saya tahu itu....! They are not aware of that problem. They lay 
unconscious on the blind fanatism. Just justifiable cause....!

Patricia

mediacare wrote: 
>             Dear Devita, 
> Maklumlah. Allahnya Salma memang unik, beda dengan Allah yang dipercaya oleh 
> umat Islam lainnya. Seperti halnya perangai Salma, Allahnya dia itu pemarah, 
> suka ngamuk, dan suka menjelek-jelekkan "tetangga". 
> Jadi, ajaran yang Salma anut, kalau tak mau dibilang sesat, ya ajaran yang 
> keblinger. Selama masih ada ajaran yang seperti itu dan muncul sosok 
> Salma-Salma lainnya,  Indonesia akan jalan di tempat, bahkan bisa mundur ke 
> belakang hingga terperosok ke jurang kehancuran. 
> Kalau ada warga Dieng atau Aceh baca artikel yang Salma kirim (ditulis oleh 
> paman Salma bernama Abu Tilmidz), mereka bisa ngejar-ngejar Salma. Ia pun 
> lari terkencing-kencing. 
> ----- Original Message ----- 
>   From: Patricia Devita Sihwardoyo 
>   To: [EMAIL PROTECTED] com 
>   Cc: [EMAIL PROTECTED] com ; [EMAIL PROTECTED] .com ; debat_agama_ [EMAIL 
> PROTECTED] ups.com ; debat_islam- [EMAIL PROTECTED] ups.com ; ndhutabarat@ 
> yahoo.de ; [EMAIL PROTECTED] net.id ; [EMAIL PROTECTED] com ; phyllobates. 
> terribilis@ yahoo.com ; putra_semarapura@ yahoo.com ; [EMAIL PROTECTED] com ; 
> [EMAIL PROTECTED] net.id ; [EMAIL PROTECTED] com ; [EMAIL PROTECTED] com ; 
> [EMAIL PROTECTED] com ; [EMAIL PROTECTED] se ; [EMAIL PROTECTED] com ; 
> angel_230681@ yahoo.com ; ancient_gotyk@ yahoo.com ; angelos.michael@ 
> gmail.com ; [EMAIL PROTECTED] com ; serikat_indonesia@ yahoo.com ; 
> uztadmurtad@ yahoo.com ; muskitawati@ yahoo.com ; [EMAIL PROTECTED] com ; 
> abu.zubair1973@ gmail.com ; [EMAIL PROTECTED] co.id ; bening_hatisuci@ 
> yahoo.com ; [EMAIL PROTECTED] com ; rulita_dm2000@ yahoo.co. uk ; 
> sedangbingung@ yahoo.com ; [EMAIL PROTECTED] id ; [EMAIL PROTECTED] com ; 
> [EMAIL PROTECTED] com ; [EMAIL PROTECTED] co.id ; [EMAIL PROTECTED] com ; 
> [EMAIL PROTECTED] com ; [EMAIL PROTECTED] com ;
 achmad.muzamil@ conocophillips. com ; [EMAIL PROTECTED] com ; [EMAIL 
PROTECTED] com ; musliminsuffer@ gmail.com ; musliminsuffered@ gmail.com ; 
[EMAIL PROTECTED] s.com ; [EMAIL PROTECTED] com ; [EMAIL PROTECTED] ps.com ; 
al-ukhuwah-islamiya [EMAIL PROTECTED] com ; [EMAIL PROTECTED] com ; [EMAIL 
PROTECTED] com 
>   Sent: Saturday, January 12, 2008 5:50 AM 
>   Subject: RE: [ppiindia] Desa Yang Musnah di Daerah Dieng 
> Bagaimana dengan Aceh ...... diobrak-abrik tsunami? dilaknat Allah? 
> Patricia 
> sFe wrote: 
>   > Desa Yang Musnah di Daerah Dieng 
>   > Oleh : Abu Tilmidz 
>   > Kisah ini sudah lama, tetapi banyak yang belum mengetahuinya. Kisah ini 
> hendaknya menjadi ibroh (Pelajaran), bahwa apabila suatu daerah bermaksiat 
> semua, bisa jadi Allah akan mengazabnya secara langsung. 
>   > �gApakah kamu merasa aman terhadap Allah yang dilangit bahwa Dia akan 
> menjungkirbalikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu 
> bergoncang?�h (QS Al Mulk 67: 16). 
>   > Dukuh Legetang adalah sebuah daerah di lembah pegunungan Dieng, sekitar 2 
> km ke utara dari kompleks pariwisata Dieng Kabupaten Banjarnegara. Dahulunya 
> masyarakat dukuh Legetang adalah petani-petani yang sukses sehingga kaya. 
> Berbagai kesuksesan duniawi yang berhubungan dengan pertanian menghiasi dukuh 
> Legetang. Misalnya apabila di daerah lain tidak panen tetapi mereka panen 
> berlimpah. Kualitas buah/sayur yang dihasilkan juga lebih dari yang lain. 
> Namun barangkali ini merupakan �gistidraj�h (disesatkan Allah dengan cara 
> diberi rizqi yang banyak dan orang tersebut akhirnya makin tenggelam dalam 
> kesesatan). 
>   > Masyarakat dukuh Legetang umumnya ahli maksiat dan bukan ahli bersyukur. 
> Perjudian disana merajalela, begitu pula minum-minuman keras (yang sangat 
> cocok untuk daerah dingin). Tiap malam mereka mengadakan pentas Lengger 
> (sebuah kesenian yang dibawakan oleh para penari perempuan, yang sering 
> berujung kepada perzinaan). Anak yang kawin sama ibunya dan beragam 
> kemaksiatan lain sudah sedemikian parah di dukuh Legetang. 
>   > Pada suatu malam turun hujan yang lebat dan masyarakat Legetang sedang 
> tenggelam dalam kemaksiatan. Tengah malam hujan reda. Tiba-tiba terdengar 
> suara �gbuum�h, seperti suara benda yang teramat berat berjatuhan. Pagi 
> harinya masyarakat disekitar dukuh Legetang yang penasaran dengan suara yang 
> amat keras itu menyaksikan bahwa Gunung Pengamun-amun sudah terbelah (bahasa 
> jawanya: tompal), dan belahannya itu ditimbunkan ke dukuh Legetang. 
>   > Dukuh Legetang yang tadinya berupa lembah itu bukan hanya rata dengan 
> tanah, tetapi menjadi sebuah gundukan tanah baru menyerupai bukit. Seluruh 
> penduduknya mati. Gegerlah kawasan dieng�c Seandainya gunung Pengamun-amun 
> sekedar longsor, maka longsoran itu hanya akan menimpa dibawahnya. Akan 
> tetapi kejadian ini bukan longsornya gunung. 
>   > Antara dukuh Legetang dan gunung Pengamun-amun terdapat sungai dan 
> jurang, yang sampai sekarang masih ada. Jadi kesimpulannya, potongan gunung 
> itu terangkat dan jatuh menimpa dukuh Legetang. Siapa yang mampu mengangkat 
> separo gunung itu kalau bukan Allah Tabaroka wata�fala? 
>   > Kini diatas bukit bekas dukuh Legetang dibuat tugu peringatan. Ditugu 
> tersebut ditulis dengan plat logam: 
>   > �gTUGU PERINGATAN ATAS TEWASNJA 332 ORANG PENDUDUK DUKUH LEGETANG SERTA 
> 19 ORANG TAMU DARI LAIN-LAIN DESA SEBAGAI AKIBAT LONGSORNJA GUNUNG 
> PENGAMUN-AMUN PADA TG. 16/17-4-1955�� 
>   > Allah Maha Besar. 
>   > Jika Anda dari daerah Dieng menuju ke arah (bekas) dukuh Legatang maka 
> akan melewati sebuah desa bernama Pakisan. Sepanjang jalan itu Anda mungkin 
> akan heran melihat wanita-wanitanya banyak yang memakai jilbab panjang dan 
> atau cadar. Memang sejak dulu masyarakat Pakisan itu masyarakat yang agamis, 
> bertolak belakang dengan dukuh Legetang, tetangga desanya yang penuh dengan 
> kemaksiatan. 
>   > Ketika kajian triwulan Forum Komunikasi Ahlussunnah wal Jamaah Kabupaten 
> Banjarnegara bertempat di Pakisan, maka masyarakat Pakisan berduyun-duyun ke 
> masjid untuk mendengarkan kajian dari Ustadz Muhammad Umar As Sewed. Ya, 
> hampir semua masyarakat Pakisan aktif mengikuti kajian. 
>   > Wallahu a�flam bish shawab. 
>   > Send instant messages to your online friends http://uk.messenger 
> .yahoo.com 
>   > [Non-text portions of this message have been removed] 
>   > 
> Send instant messages to your online friends http://au.messenger .yahoo.com 
> ------------ --------- --------- --------- --------- --------- - 
> No virus found in this incoming message. 
>   Checked by AVG Free Edition.. 
>   Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.19.0/1218 - Release Date: 10/01/2008 
> 13:32 
> [Non-text portions of this message have been removed] 
>      


Send instant messages to your online friends http://au.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke