Salam Pramuka, Buat kakak-kakak sekalian, kalo bisa informasi yang sifatnya profokatif kayak gini ga usah ditanggapi. Koq mao ngasih informasi aja pake ngumpet-ngumpet kan berarti informasinya ga bener.
makasih, -edwin firdiansyah- On 6/8/07, Hendry Risjawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > masa iya sih.... kak Muchtar & kak Rahmat, sgt baik sekali, saya sangat > dibantu sewaktu menyelenggarakan raimuna nasional 97 dr mulai persiapan sd > pelaksanaan. loyalitas & dedikasi beliau utk pramuka luar biasa sy tdk yakin > kl ada trik politiknya. Pramuka Cianjur & Sukabumi banyak kemajuan dgn > bantuannya. > > Kang Rahmat apa kabarnya? semoga masih ingat sy. > > Hendry > > > On 6/8/07, M Rahmat Yusuf <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Salam Pramuka, > > > > selama masih menyembunyikan jati diri Anda, mohon maaf untuk saya katakan > > Anda masih pengecut. > > namun demikian silakan teruskan untuk mengungkapkan fakta2 menurut versi > > Anda, kalo bisa sekalian harapan Anda selanjutnya seperti apa ?. > > Insya Allah akan saya sampaikan kepada ybs. > > Saya pribadi berharap semuanya menjadi clear dan tidak ada lagi syak > > wasangka baik terhadap pribadi ayah saya, maupun Kepengurusan Kwarda Jabar > > pada umumnya. > > > > Dari yang saya tahu keaktifan H. Utang Mochamad Muchtar, MG dalam > > kepramukaan ini hanyalah sebuah pengabdian terakhir beliau pasca pensiun > > dari kedinasan th 1999. Beliau sudah ikut membina pramuka sejak jadi > pembina > > pramuka penggalang di SMP Cibatu Garut th 1960-an. Saya yakin tidak ada > > intrik atau interest politik apa2 atas kebersediaan beliau mengemban > amanah > > ini selain karena jiwa kepramukaan yang sudah tertanam sejak lama. > > > > Kalo mo bicara fakta mungkin harus diungkap lebih jauh lagi kebelakang, > > tidak hanya sebatas masalah Musdalub untuk bisa menjudge seseorang bobrok > > atau tidak. > > > > Mohon Maaf yang tulus saya sampaikan apabila memang selama ini beliau ada > > kesalahan baik disengaja maupun tidak yang kurang berkenan bagi sebagian > > pihak. > > > > Demikian terima kasih > > > > Mohamad Rahmat Yusuf > > DKR Sumur Bandung 1990-1991 > > DKC Kota Bandung 1991-1993 > > Kini tinggal dan bekerja di Cianjur > > > > ----- Original Message ----- > > From: masdukijabar > > To: [email protected] <pramuka%40yahoogroups.com> > > Sent: Thursday, June 07, 2007 8:38 PM > > Subject: [Pramuka] Fakta di balik Musyawarah Daerah Jawa Barat > > > > Salam Kemerdekaan, > > > > Tanggal 20an Februari Kwarda bertemu dengan Kwarcab-kwarcab se-Jawa > > Barat. Saat itu secara premature, dibicarakan soal perlu tidaknya > > Musyawarah Daerah Luarbiasa. Premature karena Masduki saat itu belum > > mengundurkan diri dari jabatan Ketua Kwartir Daerah. > > > > Setelah mengambang cukup lama, setelah resmi dilantik, maka > > persiapan MUSDALUB tiba-tiba digelar. Rapat Pleno Andalan Daerah > > kemudian digelar. > > > > Saat itu, pendapat awal yang didominasi perlunya ada Musdalub > > berbalik dengan adanya pandangan sejumlah Andalan yang berpendapat > > penggantian Ketua Kwartir Daerah cukuip melalui Rapat Pleno PAW. > > Pendapat terakhir ini menguat di akhir Rapat. > > > > Tentu saja hal ini di luar dugaan pimpinan Kwarda yang memang dari > > awal sudah mengambil sikap sendiri bahwa harus ada Musdalub. Dengan > > alasan rapat tidak kuorum (kalau tidak kuorum, kenapa diteruskan > > rapatnya ? Betul-betul alasan yang dicari-cari), maka keputusan > > tidak diambil. Padahal jika dilakukan voting, maka musdalub > > kemungkinan besar tidak akan jadi. > > > > Saat itu disepakati bahwa kedua pilihan itu akan dibahas lagi. > > Ketidakhadiran Wakil Ketua Bidang Organisasi, Pak Rusna dijadikan > > alasan tambahan bahwa beliau lah yang pas buat mengurus masalah ini. > > Kedua pendapat ini akan dibawa kepada Ketua Mabida untuk > > dikonsultasikan. > > > > Demikian rapat yang dipimpin Ketua Harian Kwarda, Muh Muhtar (yang > > kemudian "terpilih" jadi Ketua Kwarda). > > > > Kemudian beredar edaran Musdalub ke Kwarcab-kwarcab. Keputusan > > menyelenggarakan Musdalub ini dibuat mendahului pertemuan Kwarda > > dengan Ketua Mabida Jawa Barat. Pertemuan baru terjadi kalau tak > > salah 3 April 2007, padahal undangan menghadiri Musdalub sudah > > dibuat sebelumnya. Pelaksanaan Musdalub memang mengejar libur > > nasional sehingga Masduki berkesempatan buat ke Bandung. > > > > Dengan demikian, tindakan pimpinan Kwarda jelas mengkhianati apa > > yang disepakati dalam rapat pleno sebelumnya. Konsultasi dulu, baru > > kalau disetujui pilihan musdalub oleh Ketua Mabida, maka musdalub > > dilaksanakan. > > > > Pimpinan puncak di kwarda saat itu adalah Muhammad Muhtar. > > > > Dengan langkah yang dibuatnya, jelas tergambar moralitas dari Ketua > > Kwarda terpilih dalam musdalub yang dipaksakannya ini. > > > > Legal ? Legal. > > Legal dengan menginjak posisi rapat pleno andalan, yang katanya > > adalah forum tertinggi di Kwartir setelah Musda dan rakerda. > > > > Beretika ? Menurut kami, tidak. > > > > Maaf, fakta-fakta ini terlambat diungkap, karena kami sulit > > berkumpul lengkap dan baru bersepakat untuk membuka semua kebobrokan > > ini ke publik. > > > > Maaf jika ada yang tak berkenan. Bagaimana pun kebenaran harus > > diungkap. > > > > Masdukijabar > > Koalisi Peduli Pramuka Jawa Barat > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > -- > Life for Success > Regards, > HENDRY RISJAWAN - YC0LKJ > Mind Motivator & Trainer > > > [Non-text portions of this message have been removed] > >

