itu karena pramuka kurang bisa membuat alias kurang kreatif dalam membuat
kegiatan yg menantang, akhirnya pindah ke kegiatan lain.

ayo gunakan otak kanan kita agar dpt membuat kegiatan yg menarik &
menantang. kl kita pakai otak kiri kita terus pastinya tidak akan bisa
membuat kegiatan yg kreatif.


On 9/2/07, ghozy <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   Seragam, selain alat membina juga alat pemasaran (daya
> tarik). Sebagai alat membina silakan kakak2 nilai,
> masih bisa atau tidak.
> Menurut saya, sebagai alat pemasaran pramuka, seragam
> kita sudah tidak mendukung, bukan sekedar desain
> masalahnya, tatapi kebijakan Gerakan Pramuka dimasa
> lampau sudah menghancurkan nilai kebanggaan yang ada.
> Dan sekarang, selanjutnya terserah kita kaan,
>
> vivat Pramuka
>
> ghozy
> --- iwan sams <[EMAIL PROTECTED] <iwan-sams%40centrin.net.id>>
> wrote:
>
> > Aduuhh, jadi pengen cerita juga deh .....
> >
> > Mudah2 an nggak ada yang keberatan ya kak.
> > Kebetulan pengalaman yang sama, saya dapatkan juga
> > Kak. Alhamdulillah, saya ditempa oleh Gerakan
> > Pramuka pada tiga jenjang sekaligus : kelompok
> > siaga, kelompok Penggalang dan kelompok Penegak.
> >
> > Saya mulai aktif di kegiatan Pramuka (di sekolah)
> > sejak kelas 1 SD. Waktu itu sebagai anggota Barung
> > Merah saya menjadi Ketua Barung dan memimpin
> > sejumlah anak kecil yang baru saja lulus TK dan
> > masih pada doyan menangis. Termasuk saya tentunya.
> > Kegiatan Siaga ini dalam kenangan saya sungguh
> > sangat menyenangkan, jauh lebih menyenangkan
> > daripada kegiatan sekolah.
> >
> > Kita berlatih berbaris, menyanyi, juga berkemah di
> > halaman sekolah. Wah, rasanya bangga sekali memakai
> > seragam pramuka, di pinggang ada pisau kecil dan
> > juga ada tali pramuka. Terima kasih buat Pak Eko
> > Saputro yang telah menanamkan jiwa kepanduan dengan
> > baik untuk saya dan teman2 waktu itu.
> >
> > Saya mulai memasuki usia penggalang saat duduk di
> > kelas 5 SD (umur 11 tahun), berlatih sangat giat
> > sekali. Dan menjadi anggota Regu Rajawali, salah
> > satu regu yang ditakuti di kota kami, karena
> > kedigjayaan regu ini dalam setiap even Lomba
> > Tingkat. Bahkan dalam lomba tingkat Kabupaten kami
> > berhasil mengalahkan peserta lain dari kelompok
> > penggalang dari Gudep lain.
> >
> > Regu kami tidak semua berasal dari SD, bahkan sang
> > Ketua Regu adalah siswa SMP kelas II. Saya sendiri
> > hanyalah anak bau kencur yang kerap jadi "kacung"
> > kawan2 lain karena bertubuh paling kecil dan paling
> > lemah diantara peserta lainnya. Oh ya, waktu
> > penggalang, saya tidak lagi ikut pramuka di
> > sekolahan melainkan di sebuah gugus depan yang
> > berpangkalan di Kantor Polsek. Selain kelompok
> > penggalang, di sini ada juga kelompok remaja yang
> > dididik sebagai Satuan Karya Bhayangkara (Penegak).
> >
> > Karena saking giatnya, setahun kemudian, sewaktu
> > saya duduk di kelas 6 SD kami diikutkan dalam
> > seleksi Pramuka yang akan ikut serta dalam kegiatan
> > Jambore Nasional 1981 di Cibubur. Alhamdulillah saya
> > ikut terpilih. Seleksinya cukup berat dan bagi anak
> > kecil seusia saya waktu itu cukup menakutkan. Umur
> > saya waktu itu baru saja 12 tahun, tetapi sudah
> > macam2 kegiatan dibebankan pada saya.
> >
> > Saya memulai SKU penggalang Ramu dan ketika
> > berangkat ke Jamnas berhasil mencapai SKU Penggalang
> > Rakit serta 5 TKK wajib plus 10 TKK pilihan yang
> > dipampang di selempang kebesaran. Bangga sekali saya
> > waktu itu.
> >
> > Sepulang Jambore Nasional, banyak anggota Pramuka
> > yang memilih yang tidak aktif lagi, tetapi saya
> > malah semakin aktif. Dan akhirnya saya terpilih
> > sebagai Ketua Regu Rajawali menggantikan Kak John
> > yang masuk usia Penegak (SMA). Waktu itu saya duduk
> > di kelas 2 SMP. Beberapa bulan kemudian, dalam
> > musyawarah Dewan Penggalang saya ditunjuk sebagai
> > Pratama untuk seluruh Pasukan Penggalang. Saya juga
> > lulus semua persyaratan TKU dan TKK sehingga menjadi
> > satu-satunya Penggalang Terap di pasukan.
> >
> > Saya tidak berhenti disitu saja. Ketua-ketua regu
> > lain saya dorong untuk mencapai TKU Penggalang
> > Terap. Sehingga ketika akhirnya saya lulus dari SMP
> > pada usia 15 tahun sebagai Pratama, semua ketua regu
> > saya sudah mencapai tingkat Penggalang Terap dan
> > banyak Penggalang Rakit dan Ramu di dalam regu
> > mereka. Saya menjadi pembantu pembina Penggalang dan
> > melatih anak-anak Siaga yang bersiap masuk ke
> > pasukan Penggalang.
> >
> > Saya sempat memimpin pasukan penggalang ke arena
> > Perkemahan Bhakti Pramuka 1983 di Samarinda dalam
> > rangka Munas Gerakan Pramuka tahun itu. Saya juga
> > sempat mengikuti seleksi sebagai Pramuka Garuda,
> > namun tidak sampai selesai berhubung saya mesti
> > melanjutkan sekolah ke luar kota di lain provinsi.
> > Perpindahan saya ini sangat disayangkan oleh
> > kakak-kakak pembina tetapi mau bagaimana lagi,
> > karena cita-cita tetaplah mesti diutamakan.
> >
> > Di kota dan provinsi yang baru saya memulai
> > aktivitas saya di kepramukaan sebagai Penegak tamu,
> > dan kali ini pada Pramuka yang berpangkalan di
> > sekolah. Saya mengikuti kegiatan pramuka, pengenalan
> > terhadap berbagai satuan karya (Bhayangkara,
> > Wanabhakti dan Dirgantara) dan sebagainya. Saya
> > putuskan untuk aktif di kegiatan Saka Wanabhakti.
> > Dan pengalaman di masa Penggalang dulu amat membantu
> > saya dipercaya oleh kawan-kawan yang ada di
> > pangkalan Wanabhakti. Sayapun ditunjuk sebagai Ketua
> > Satuan Putra.
> >
> > Memimpin remaja2 dari berbagai sekolah di Saka
> > Wanabhakti merupakan pengalaman yang amat berharga
> > bagi saya. Dan sungguh pengalaman yang amat
> > menyenangkan. Saya pernah mengikuti Perkemahan
> > Wirakarya Apiari di Batang, Jawa Tengah tahun 1985
> > sebagai utusan Kwarcab Banyumas. Juga dua kali
> > mengikuti Perkemahan Pekan Penghijauan Nasional
> > masing2 di Wonogiri (1985) dan di Pengalengan
> > (1986). Juga menjadi peninjau pada Jambore Nasional
> > 1986 di Cibubur. Benar-benar suatu pengalaman yang
> > sangat meyenangkan.
> >
> > Namun itulah cerita terakhir saya di lingkungan
> > Gerakan Pramuka, karena setelah lulus SMA dan
> > melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di kota
> > lain, saya memilih kegiatan lain yang tidak
> > berseragam. Tetapi pengalaman berorganisasi di
> > Pramuka sangat membantu saya di organisasi yang
> > baru, tak heran sewaktu Pemilu Senat, saya terpilih
> > sebagai Ketua Umum Senat Mahasiswa di Fakultas saya,
> > sebelum akhirnya terpilih pula sebagai Sekjen Senat
> > Mahasiswa Universitas pada masa SMPT awal dulu.
> >
> > Saya setuju dengan pendapat kakak di bawah ini.
> > Apapun kegiatan yang kita ikuti sebenarnya yang
> > paling penting adalah nilai dan moral yang bisa kita
> > serap dari sebuah kegiatan yang kita ikuti.
> > Prosesnya menuju ke situ jauh lebih penting dari
> > hasil kegiatan itu sendiri.
> >
> > Saya kira begitu ya kakak-kakak. Semoga pengalaman
> > saya ini bermanfaat untuk semuanya dan mohon maaf
> > bila ada yang tak berkenan.
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: kelapa bertunas
> > To: [email protected] <pramuka%40yahoogroups.com>
> > Sent: Sunday, September 02, 2007 8:29 AM
> > Subject: Balasan: [Pramuka] Golongan Pramuka dan
> > TKK
> >
> >
> > Salam Sejahtera selalu untuk Kakak-kakak di
> > Kwarran Tanjung Harapan!
> >
> > Boleh sedikit cerita ya kak!.............Ketika
> > dulu saya pernah menjadi anggota Pramuka penggalang
> > di SD, saya sempat merasa kecewa juga ketika pada
> > kegiatan Lomba Tingkat, regu saya harus berhadapan
> > dengan regu-regu lain yang anggotanya anak2 SMP.
> > Kekecewaan tersebut sempat kami utarakan pada kakak
> > pelatih dan pembina SD saya pada saat itu, dan
> > tanggapan mereka adalah: "mau gimana lagi, sudah
> > begitu peraturannya..."Jawaban yang paling saya
> > benci sejak kecil!(thx God! jiwa kritis saya sudah
> > terbentuk sejak menjadi Pramuka siaga!)
> >
> > Satu tahun setengah lamanya saya mendongkol dalam
> > hati(Mungkin hal tersebut pula yang saat ini
> > dirasakan peserta didik dari Kwarran Tanjung
> > Harapan). Namun keadaannya menjadi berbeda ketika
> > saya berniat melanjutkan kegiatan Pramuka di
> > SMP(masih sebagai penggalang tentunya). Pada
> > masa-masa Orientasi Kepramukaan, sayalah
> > satu-satunya calon anggota baru di gudep di SMP
> > tersebut yang pernah mengikuti kegiatan Pramuka
> > sebelumnya. Kenyataan PAHIT yang saya baru ketahui
> > kemudian adalah:
> >
> > pertama: Saya satu-satunya calon anggota yang
> > telah mengetahui serba-serbi kegiatan
> > penggalang.(teman-teman yang lain tahunya hanya
> > kepanjangan Pramuka=Praja Muda Karana)
> > ke-dua: Saya satu-satunya calon anggota yang telah
> > memiliki buku SKU yang sudah banyak
> > terisi.(teman-teman yang lain baru saja tahu kalau
> > ternyata di pusat pertokoan perlengkapan TNI di kota
> > kami, dijual juga perlengkapan Pramuka)
> > ke-tiga: Saya satu-satunya calon penggalang yang
> > telah memiliki beberapa TKK(sementara teman-teman
> > yang lain hanya bengong saja ketika pembina Gudep
> > SMP menerangkan soal TKK)
> > ke-empat: Saya satu-satunya calon anggota yang
> > pernah mengikuti berbagai kegiatan Pramuka
> > penggalang (termasuk Jamboree dan Lomba Tingkat)
> >
> > Hal tersebut sempat menimbulkan kecemburuan pada
> > teman-teman sesama calon anggota baru di Gudep SMP
> > yang saya masuki tersebut, terlebih-lebih
> > kakak-kakak senior Pramuka di Gudep tersebut.
> > yah...APES DAH! dengan manisnya saya sempat jadi
> > bulan-bulanan...dites ini-itu...sampai diinterogasi
> > segala kaya penjahat aja...Namun hal tersebut tidak
> > berlangsung lama sih, karena apa yang sudah saya
> > dapat semasa menjadi Pramuka penggalang di SD cukup
> > dapat saya pertanggungjawabkan. Alhasil, saya
> > ditunjuk menjadi ketua regu dan satu tahun kemudian
> > saya dipersiapkan menjadi Pratama Putra disana, dua
> > tahun kemudian dipersiapkan jadi Penggalang Garuda
> > deh....heheh...ini
> === message truncated ===
>
> __________________________________________________________
> Need a vacation? Get great deals
> to amazing places on Yahoo! Travel.
> http://travel.yahoo.com/
>
> 
>



-- 
Life for Success
Regards,
HENDRY RISJAWAN - YC0LKJ
Mind Motivator & Trainer


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke