Sejujurnya, kalau saya pribadi, bangga loh make seragam Pramuka yang selama ini berlaku, rasanya mirip perwira he he he.malah Kak Hendry yang saya tahu banyak tempelannya di baju seragamnya, ya nggak Kak...nah, seragam ini jadi jatuh nilainya, karena siapa pun bebas menggunakannya. Saran saya sih, mendingan dibedakan, mana yang sekedar Pramuka, mana yang Pramuka beneran, bisa dari bahan ataupun warnanya. Jadi, yang benar-benar Pramuka masih tetap bangga menggunakannya. Kalau di gudep saya misalkan, untuk yang Pramuka-Pramuka-an, bahannya sama dengan bahan baju sekolah, tipis begitu. Tapi buat yang serius Pramuka atawa anggota resmi, bahannya lebih bagus, untuk penggalang sih biasanya pamatex begitulah. Selain itu, atribut-atributnya kita bedakan pula. Lalu, untuk latihan, gudep saya juga punya kaos latihan, jadi menggunakan seragamnya ketika apel atau acara resmi aja.jadi, sebenarnya sih pintar-pintar pembinanya aja kok mensiasati urusan yang seperti ini. Terlebih, seragam itu merupakan bagian dari kiasan dasar yang tidak bisa seenaknya dirubah-rubah. Saya pikir, bagus juga kalau, misalkan Mabi pakaiannya ala SBY menggunakan seragam, jadi bisa membedakan mana yang Pembina Pramuka mana yang karena jabatannya dia jadi pengurus di kwartir atau gudep. Farli <mailto:[EMAIL PROTECTED]> <mailto:[EMAIL PROTECTED]> [EMAIL PROTECTED] -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Hendry Risjawan Sent: Friday, August 31, 2007 8:09 AM To: [email protected] Subject: Re: Balasan: [Pramuka] Re: Apa betul seragam Pramuka perlu diubah ? kl tdk salah kita juga punya seragam lapangan tp masih jarang sekali digunakan. so kl sy usul kita bagi seragamnya yaitu seragam lapangan/harian & seragam upacara. atau kita buat perbedaan di setiap tingkatan SGTD utk arti warna dapat kita gunakan kiasan dr setiap golongan.
Di gudep saya yg langsung dibina oleh kak Idik, mempunyai 2 seragam yaitu seragam pramuka & seragam gudep. tp lebih sering seragm pramuka yg kita gunakan. dan design seragam gudepnya jg dibantu oleh kak idik. TQ On 8/31/07, kelapa bertunas <kelapabertunas@ <mailto:kelapabertunas%40yahoo.co.id> yahoo.co.id> wrote: > > Salam Pramuka! > > Terima kasih kak Hendro Prakoso! > Saya senang sekali dan menghargai pendapat Kak Hendro yang mencoba > berhati-hati dalam menerangkan...Sebelumnya, izinkan saya untuk memberikan > klarifikasi terlebih dahulu maksud tulisan saya sebelumnya, agar tidak > terjadi kesalahpahaman. > > Dalam tulisan saya yang terdahulu (tolong Kak Hendro cermati sekali lagi), > saya mempertanyakan seragam Pramuka dari sisi pemahaman desain. Maksudnya > adalah agar kita semua menjadi lebih paham mengenai desain baju Pramuka yang > sekarang kita pergunakan...selanjutnya setelah kita mengetahui tinjauan > desain yang ada, saya berharap forum ini dapat mulai mendiskusikan sisi baik > buruknya desain tersebut. Naaah...setelah itu mari berdebat&bermusyawarah > mengenai apakah seragam tersebut masih layak dipergunakan atau diganti > saja(ini baru adil)...Kalau memang desain yang ada sudah baik dari sisi > tinjauan desainnya, kita akhiri saja topik mengenai seragam ini. Betul tidak > kak? > > Dari mana kita mengetahui apakah seragam ini sudah baik atau > tidak?tentunya dari informasi yang ada. Nah menurut saya, informasi mengenai > seragam yang ada sejauh ini sifatnya cenderung puitik dan filosofis sekali > ketimbang informasi fungsi dan kegunaan. Bukan berarti nilai-nilai filosofi > Patriotisme, nasionalisme dll tidak perlu lho! Sejauh yang saya tahu > perancang baju, produk, bahkan makanan sekalipun pasti mempertimbangkan > faktor tersebut ketika dia hendak merancang sesuatu. Mari kita lihat > pembahasan seragam pada website2 ini misalnya: > http://scoutstuff. <http://scoutstuff.org> org > http://www.ccraig. <http://www.ccraig.org> org > > Saya sebenarnya tidak terlalu memberikan penekanan pada > perancangnya(apalagi secara pribadi)...Saya sendiri baru saja mengetahui > bahwa perancang seragam Pramuka adalah Kak Idik sulaeman dari Kak Hendry > beberapa saat yang lalu. > > Yang sedang saya coba tanyakan adalah: "Bagaimana sih asal-usul seragam > Pramuka?kenapa warnanya coklat?kenapa bentuknya seperti ini-itu?Bagaimana > pemikiran perancangnya ketika merancang seragam tersebut?dll" > bukan: "Siapa sih perancangnya?Pribadi seperti apa yang dapat merancang > seragam seperti itu?Apa sih latar belakang akademis perancangnya?dll" > tolong agar kakak-kakak dapat membedakannya. Sehingga menurut saya tak > perlu lagi ada kata: "Please, kehormatan kak idik yang jasanya banyak bagai > gerakan kita dijaga." seperti yang diutarakan kak hendro Prakoso di kemudian > hari, karena saya yakin bahwa setiap Pramuka akan selalu berusaha menjaga > kode kehormatannya. Saya sendiri bingung dengan pernyataan kak Hendro > tersebut....Apakah ada kata-kata saya yang terkesan ingin merusak nama baik > dan kehormatan kak Idik ya?Kalau saya ingin tahu banyak soal seragam apa > saya salah kak?Saya ingin jadi manusia Produktif dan tidak konsumtif, apa > itu salah juga kak? > > Mengenai soal beberapa TKK yang saya tanyakan pada tulisan saya > sebelumnya, saya mohon kak Hendro untuk dapat bantu menjelaskan mengenai > makna simbol-simbol TKK tersebut yang sebenarnya bagi Pramuka > sendiri....heheh...mudah-mudahan kakak tahu dan dapat menjelaskan, sebelum > saya semakin Paranoid nih...hihi....(Saya ambil resiko disebut paranoid deh > kak, ketimbang disebut buta untuk dapat melihat simbol sejelas itu...) > > Terima kasih banyak ya Kak Hendro atas tanggapannya, mohon maaf kalau ada > kata-kata saya yang tidak berkenan. Kakak-kakak yang lain mana nih? > Salam! > > rimata66 <[EMAIL PROTECTED] <mailto:rimata66%40yahoo.com> com <rimata66%40yahoo.com>> wrote: > Salam Pramuka > > Saya salut dengan adanya orang seperti Kak Kelapabertunas yang > menulis dengan rame dan penuh keinginantahu secara mendasar. Cuma > ada beberapa hal yang berlebihan. > > Pertama > Pernyataan bahwa "jangan sampai nama Kak Idik menghalangi kita > mengkritisi seragam". > Pernyataan seperti ini dapoat ditafsir seolah-olah ada apa-apa > dengan pribadi Kak Idik. > Semoga tidak. > > Nama kak Idik saya temui pertamakali di logbook ambalan saya tahun > 1967. Kemudian saya tahu bahwa beliau adalah kakwarcab kota Bandung > 62 - 65 dan anduperkap Jawa Barat di masa yang sama. Tahun 80-an > saya bersua dengan beliau lewat majalah Plasma almarhum, yang cuma > terbit 2/3 edisi. Juga lewat buku-bukuseri Nayasilana, terbitan > Kwarda Jabar, yang sebagian merupakan terjemahan buku-buku Gilcraft. > > Persuaan secara pribadi kalau tak salah adalah di diklat protokol > Kota Bandung 88 ketika beliau hadir memberikan ceramah. Pertemuan > berikut ada berapa kali dan kali terakhir di penyegaran pelatih Kota > Bandung tahun 2005. Secara intens, saya menyerap tulisan-tulisan > beliau, lewat majalah Bekal Pembina. > > Persentuhan secara pribadi ini membuat saya yakin dan betul > merasakan profil Kak Idik sebagai pandu/Pembina beneran. Kak Hendry, > yang bersentuhan langsung dengan lebih intens dengan beliau di gudep > pangkalan Univ Trisakti bisa lebih banyak cerita pribadi beliau. > > Tampaknya Kak Kelapabertunas pun tahu Kak Idik, setidaknya nama. > Karena beliau duluan menyebut nama sebelum Kak eka menuliskan nama > Kak idik di e-mailnya. > > Please, kehormatan kak idik yang jasanya banyak bagai gerakan kita > dijaga. > > Kedua > Buat saya, mengaitkan TKK dengan lambang Free Mansory adalah > permikiran paranoid yang berlebihan. Jangan-jangan kakak terlalu > banyak baca buku Harun Yahya sehingga jadi paranoid seperti itu. > Barangkali kita mesti hati-hati mengajukan pernyataan seperti ini. > > Mohon maaf jika tidak berkenan. > > Hendro Prakoso > > --- In [EMAIL PROTECTED] <mailto:pramuka%40yahoogroups.com> .com <pramuka%40yahoogroups.com>, > "kelapabertunas" > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Salam Pramuka! > > > > Ngomong-ngomong soal seragam Pramuka, apakah ada kakak-kakak yang > > mengetahui mengenai serba-serbi seragam Pramuka secara > > mendetail?Tolong bantu saya yang awam ini untuk diberi informasi > yang > > lengkap dan menyeluruh...Dari mulai alasan fungsional warna, > bentuk, > > pemilihan bahan dan lain-lain. Kalau memang kak Idik Sulaeman > adalah > > seorang Desainer, tentunya beliau akan dengan senang hati > menjelaskan > > konsep Desain Seragam Pramuka yang beliau buat secara menyeluruh > juga. > > Tidak hanya alasan filosofisnya saja. Kira-kira dimana saya bisa > > mendapat gambaran yang utuh dari kak Idik Sulaeman tentang hal > > tersebut ya? > > > > Mengapa hal ini menjadi demikian perlunya?Kalau menurut saya ( > sekali > > lagi: yang masih awam ini lho), hal tersebut menjadi perlu agar > kita > > semua dapat mengkaji secara lebih jernih persoalan "perlukah > Seragam > > Pramuka diubah?"kalau Seragam Pramuka memang sudah sedemikian > baiknya, > > kenapa pula mesti diubah?namun dari mana kita mendapatkan gambaran > > jernih tentang apakah seragam Pramuka yang ada sudah baik atau > belum, > > kalau gambaran detail mengenai segala proses perancangannya hanya > > sedikit saja yang kita ketahui... > > > > Saya kasih contoh misalnya...Adakah yang pernah membahas simbol > pada > > TKK Juru Gambar, Juru Logam dan Konstruksi Pesawat Udara?Bukankah > itu > > simbol yang sangat identik dengan simbol organisasi rahasia > > Freemasonry?Apakah itu berarti diam-diam telah ada penyisipan unsur > > penanaman ideologi dan JIWA Freemasonry dalam Gerakan Pramuka? > Tolong > > bagi kakak-kakak yang mengerti hal ini untuk dapat juga > menjelaskannya... > > > > Saya khawatir bahwa sebagian besar anggota Pramuka banyak yang > tidak > > paham akan hal-hal seperti contoh TKK yang saya sebutkan diatas, > > karena terbiasa hanya mengkonsumsi saja barang yang sudah > ada...Maaf, > > Saya kurang sepaham dengan kakak-kakak yang mencoba menengahi > diskusi > > dengan kata-kata sejenis "sudahlah...Toh kak Idik Sulaeman > profesinya > > Desainer, Kepala Jurusan Seni Rupa, dll" sehingga menutupi rasa > kritis > > kita dengan alasan-alasan seperti itu. Bukankah seorang Pramuka > harus > > bertanya?bukankah seorang Pramuka harus peka?Bukankah seorang > Pramuka > > harus selalu meningkatkan pengetahuannya?Bukankah Pramuka harus > > menjadi golongan Produktif bukan Konsumtif? > > > > Dengan segala kerendahan hati saya mohon agar kakak-kakak disini > yang > > sudah memiliki pengetahuan jauh lebih banyak dan dalam mengenai > > seragam Pramuka untuk lebih banyak memaparkan lagi secara detail > dan > > objektif serba-serbi seragam ini tanpa terlebih dahulu dibumbui > > keberpihakan "Setuju diubah!" atau "Tidak Setuju diubah", sebelum > ada > > paparan yang benar-benar jernih mengenai serba-serbi seragam > Pramuka ini. > > > > Mohon maaf sebesar-besarnya kalau ada kata-kata saya yang > menyinggung > > kakak-kakak sekalian di forum ini. > > > > > > > > --------------------------------- > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! > Answers > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > -- Life for Success Regards, HENDRY RISJAWAN - YC0LKJ Mind Motivator & Trainer [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]

