demokrasi memilih pemimpin ini bukan masalah genetika dan bulkan pula masalah kecerdasan (iq), tapi masalah adat dalam memilih pemimpin untuk menjalankan roda pemerintahan suatu suku/bangsa.
kalo barat memang cocoknya demokrasi mayoritas/minoritas (50+1) karena memang disana partainya hanya ada 2 yaitu partai majikan (konservatif) dan partai buruh (liberal). sementara di timur kita tidak punya 2 partai, tapi bermacam-macam partai yang mewakili bermacam-macam golongan masyarakat. masyarakat minang dari sejak dulu sudah menerapkan semacam demokrasi terpimpin, 'adat basyandi syarak, syarak basandi kitabullah', artinya sistim pemilihan peminpin di adat minang dilakukan secara musyawarah oleh 'tigo tungku sajarangan' yang terdiri dari alim ulama, cadiak pandai, dan ninik mamak. mereka berkumpul, berdiskusi, dan menyatakan pendapatnya masing2 untuk bermusyawarah memilih pemimpin dengan cara semua suara dari ketiga unsur tersebut dibualtkan, lalu dilonjongkan lagi, lalu dibulatkan lagi, selama berhari-hari dengan catatan musyarawah tersebut akan menghasilkan satu suara yang bulat dan solid akan menghasilkan seorang pemimpin berkualitas sesuai dengan 'adat basyandi syarak, syarak basandi kitabullah'. hulu balang, tidak ikut bermusyawarah tapi menjaga diluar. beda dengan suku jawa yang hulu balang ikut bermusyawarah sehingga pemimpin jawa dipilih berdasarkan yang paling kuat, yang paling kejam, dan yang paling sakti mandraguna. makanya, kesalahannya terletak pada jendral nasution bukannya memberikan mandat kepada sekelompok orang, seperti konsep demokrasi terpimpin seokarno dan konsep demokrasi adat minang, tapi malahan memberikan mandat kepada satu orang, jendral soeharto, yang sesuai dengan adat jawa, paling kuat, paling kejam dan paling sakti mandraguna. demokrasi barat (50+1) kurang cocok diterapkan di indoensia, seperti ajeg bilang, demokrasi itu seperti air, kalo air di tarok di gelas wine dan ditarok di dalam cangkir akan berbeda bentuknya walaupun isinya sama2 air. tapi, barat tetap memaksakan kehendaknya bahwa demokrasi dengan konsep demokrasinya sendiri (50+1) adalah yang paling benar, sementara yang lainnya yang berbeda dengan konsep mereka dikatakan bukan demokrasi dan patut ditumpas dan dihancurkan. --- In [email protected], "wawan" <selarasmilis@...> wrote: > > > > barat itu keblinger, di facebook aku sudah bikin analisa mengapa demokrasi di > barat berjalan baik dan positive, sedangkan di negara berkembang dan afrika > tidak bisa berjalan??? > > ini tidak lepas dari genetika orang western, dan juga IQ mereka rata2 sudah > mencapai 100, dan jumlah penduduknya sedikit > > kalau di negeri yg genetika-nya jelek, IQ rata2 masih berkisar di 89, baiknya > ya niru sistem politbiro atau komite sentral > > komite sentral ini isinya orang2 cerdas yang akan drive dan membawa > masyarakat untuk maju > > di komite sentral setiap individu diberi > kebebasan berpendapat seluas-luasnya, namun ketika keputusan sudah diambil > maka semua harus mendukungnya > > demokrasi untuk seluruh rakyat baru akan dibuka, sebaiknya, manakala IQ rata2 > masyarakat sudah mencapai 100 dan genetika masyarakat sudah baik (melalui > perbaikan gizi makanan dan kebudayaan) > > namun khusus item abu saya kira sudah tidak mungkin di improve level > kecerdasan dan genetika-nya, untuk itu khusus item abu harus menggunakan > caranya adolf hitler, masukan ke kamar gas bersama homo-homo lainnya :-)) > > > > --- In [email protected], "rezameutia" <rezameutia@> wrote: > > > > > > > Bener.. > > > > Kita harus mencontoh Cina dalam menjalankan negara sehingga Mereka bisa > > maju dengan pesat. Mereka punya sekelompok orang (polit biro) yang memilih > > seorang leader untuk 'run the government'. Persis seperti konsepnya BK > > dalam konsep pemerintahan 'Demokrasi Terpimpin' dulu. > > > > Ehh.., Nasution malahan ngasihin ke Jendral Soeharto, ancur dah... > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
