Indonesia membayar hutang Hindia Belanda, termasuk ongkos kerugian perusahaan 
Belanda yang diambil alih pada tahun 1950-an setelah Soeharto naik panggung dan 
termasuk syarat agar bisa berkuasa. 

From: Musik hari Ini 
Sent: Sunday, March 11, 2012 2:59 PM
To: [email protected] 
Subject: Re: [proletar] Re: 9 Maret 2012, 70 Tahun Berakhirnya Penjajahan 
Belanda di Bumi Nusantara

  
Tapi yang paling saya salut dari bapak bangsa ini mereka berani mempermainkan 
penjajah salah satunya, kita diwarisi utang-utang yang dibuat Hindia Belanda, 
sebesar miliaran dolar AS. Indonesia yang saat itu diwakili Mochamad 
Hatta, se-olah2 menyetujui saja syarat tersebut.

Padahal sebelumnya, Hatta telah mendapat lampu hijau dari Soekarno untuk 
pura2menyetujuinya. Indonesia menyetujui syarat tersebut untuk mendapat 
pengakuan kedaulatan. Namun, rencananya, Indonesia tidak akan mau membayar 
utang2 tersebut dan tetap membiarkannya menjadi tanggungan pemerintah 
Hindia Belanda.

Indonesia pun menjalankan rencana tersebut. Pada kurun waktu 1949-1965, 
Indonesia tidak membayar utang tersebut. Akibatnya, munculah Agresi 
Militer Belanda I dan II. Setelah berkali-kali mengalami kegagalan, 
akhirnya Belanda pun menyerah untuk memaksakan kehendaknya agar 
Indonesia membayar utang tersebut.

________________________________
From: ajeg <mailto:ajegilelu%40yahoo.com>
To: mailto:proletar%40yahoogroups.com 
Sent: Sunday, March 11, 2012 9:22 AM
Subject: [proletar] Re: 9 Maret 2012, 70 Tahun Berakhirnya Penjajahan Belanda 
di Bumi Nusantara


  

Ibukota pindah ke Yogya itu bukan dalam kerangka penjajahan
tapi memerangi Belanda yang datang (lagi) nebeng kendaraan sekutu.

De facto, RIS sudah bubar. Bahkan "Bapak Federasi Indonesia" (Bung
Hatta) justru memilih kembali ke bentuk Negara Kesatuan. Maluku, dari 
utara ke selatan, sampai sekarang masih bahagian dari Republik 
Indonesia.

Itu realita. 

--- "Sunny" <ambon@...> wrote:

> Kalau tidak dijajah, bagaimana bisa Soekarno, sebagai presiden 
> Republik Indonesia (RI), ditangkap oleh Belanda di Jokja yang 
> adalah ibukota RI? Apakah RI tidak menjajah nusantara? Sebab 
> sesuai perjanjian KMB, RI adalah negara bahagian dari Republik 
> Indonesia Serikat (RIS)? 
> 
> Sebab kalau dilihat perkembangan selama ini semua kemajuan dan 
> pembangunan terkonsentrasi di Pulau Jawa. Pabrik-pabrik semuanya 
> terkonsentrasi di Jawa, daerah luar Jawa adalah hanya penyetor 
> bahan mentah. Gejala ini bisa dilihat pada penjajahan masa lalu, 
> yaitu di induk kerajaan (Belanda, Inggris, Perancis etc) adalah 
> negara induk dimana terkonsentrasi segala macam kemajuan sedangkan 
> daerah jajahan hanya menjadi sumber penyetor bahan mentah. . 
> 
> From: ajeg 
> 
> > Betul. Yang dijajah Belanda bukan Indonesia sebagai negara 
> > republik melainkan Indonesia sebagai Bangsa, sebagaimana sebutan 
> > Earl untuk masyarakat di kepulauan Nusantara. 
> >
> > Sebagai negara republik, Indonesia baru mengalami penjajahan 
> > (gaya-baru) sejak 12 Maret 1967. Ketika antek nekolim di MPRS 
> > melantik seorang "gubernur jendral". 
> >
> > 
> > --- Batara Hutagalung <batara44rh@...> wrote:
> > 
> > > 9 Maret 2012,
> > > 70 Tahun Berakhirnya
> > > Penjajahan Belanda 
> > > di Bumi  Nusantara
> > >
> > > Oleh Batara R. Hutagalung
> > > Ketua Komite Utang Kehormatan Belanda
> > > 
> > > Kebanyakan rakyat Indonesia berpendapat, bahwa Indonesia 
> > > dijajah Belanda selama 350 tahun, tanpa mengetahui, kapan 
> > > dimulainya penjajahan Belanda, dan kapan berakhirnya.
> > > Belum terlihat adanya upaya untuk memberi pencerahan yang jelas 
> > > kepada bangsa Indonesia.
> > > 
> > > Yang pertama harus diluruskan adalah: Republik Indonesia tidak 
> > > pernah dijajah Belanda!
> > 
> 

[Non-text portions of this message have been removed]





[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke