.. .. vaksin flu burung sudah dipersiapkan untuk diproduksi massal oleh universitas airlangga, surabaya, kabarnya mulai tahun ini.. .. .. produksi listrik indonesia sudah lebih dari dua kali total energi listrik yg dibangkitkan israel (sekitar 12 gigawatt), dan terus meningkat dengan proyek dua kali sepuluh ribu mega watt, tapi memang teknologinya masih didatangkan dari luar .. .. .. .. potensi listrik geothermal indonesia kabarnya empatpuluh persen potensi geothermal energy dunia, sebesar 27 gigawatt, baru dimanfaatkan 3 persen saja.. .. potensi nuclear power sebenarnya unlimited, tapi klo bisa belakangan saja.. .. dan masih banyak lagi seperti solar energy, hydropower, wind, dsb. .. .. tentang air, mustinya indonesia punya air yg melimpah tanpa harus menggunakan teknologi yg terlalu sophisticated, contohnya seperti yg dilakukan india dengan proyek destillasi laut dalam yg hemat energi dan kualitas yang cukup baik (perlu instalasi tambahan untuk layak diminum).. .. teknologi ini cukup gampang untuk diterapkan di ntt, misalnya .. .. .... banyak tantangan rekayasa engineering di indonesia yg bisa dikelola untuk kepentingan masyarakat, tapi political environment membuat potensi sdm yg melimpah dan punya kemampuan menjadi mandul.. .. meskipun lambat, indonesia optimis akan lebih baik dimasa datang .. .. dan untuk itu ada saja yg kgak senang.. .. ..
On Fri, Mar 23, 2012 at 8:25 AM, muskitawati <[email protected]> wrote: > ** > > > Teknologi Listrik dan Air Terbaik Dunia Produksi Israel !!! > > Listik dan Air menjadi hal mutlak kebutuhan hidup manusia kini, tapi > celakanya tidak satupun negara Islam maupun yang mayoritas muslimin ada > yang mampu menciptakannya, semua negara Syariah, Arab dan negara2 yang > mayoritasnya muslimin sangat tergantung keduanya ini kepada dunia Barat > terutama Amerika, Inggris, Jerman dan beberapa negara lainnya. Namun > sekarang Israel berhasil mengejar teknologi2 ini dengan kualitas terbaik > > > http://green.blogs.nytimes.com/2009/09/21/on-the-pursuit-of-cost-effective-desalination/ > > The Ashkelon Desalination Plant on Israel's Mediterranean coast is at the > forefront of the desalination boom. The facility is the world's largest > "reverse osmosis" plant, producing 113 million cubic meters of water each > year approximately 6 percent of the country's water budget. The process > uses high pressure to push seawater through a membrane, thereby excluding > salt molecules and producing clean, usable water but according to Micha > Taub, the technical manager at the Ashkelon plant, "what's innovative in > this plant is not the membrane itself, but the installation and the design." > > Sedangkan untuk "solar cell" yang memproduksi listrik dari matahari yang > kemudian disimpan dalam "utility grid" juga hanya negara2 maju saja yang > berhasil memproduksinya dimana TIDAK ADA SATUPUN negara Arab, Syariah Islam > maupun yang mayoritasnya muslimin yang mampu membuatnya, semuanya > tergantung kepada negara2 Barat. Dibawah ini saya cantumkan nama2 pabrik > "Photovoltaic cell" yang kebanyakan adalah buatan Amerika, tapi juga ada > buatan Israel, Perancis, Jepang, Cina dan Jerman. > > > http://energy.sourceguides.com/businesses/byP/solar/pvC/byB/mfg/byN/byName.shtml > > Jumlah pabrik yang mampu memproduksi photocell ini tidak banyak listingnya > saya cantumkan website diatas. Setiap pabrik memiliki teknologi yang > berbeda dalam memproduksinya sehingga otomatis juga mempengaruhi kualitas > dan harganya. Indonesia rencananya mau membelinya dari Cina, namun struktur > pelistrikan di Indonesia ruwet campur aduk systemnya sehingga untuk > membenahi pun perlu puluhan tahun. Namun begitu, dari pihak Cina pun > membatalkan kerja sama listrik ini gara2 RI nembak enggak mau membayar > pesawat yang dibelinya dari Cina gara2 jatuh tempohari dengan puluhan > korban mati langsung. Menurut Cina hal itu karena kesalahan pilot bukan > kesalahan pesawat, namun tanpa penelitianpun pihak RI sudah menyatakan > bahwa penyebabnya adalah kualitasnya buruk dan jauh lebih baik produksi > dalam negeri sehingga tak perlu dibayar bahkan mau dikembalikan dengan uang > persekotnya pun minta dikembalikan. Akibatnya semua kerja sama dengan Cina > putus total termasuk dibidang perminyakan. > > Kualitas yang terbaik "solar cell" ini adalah produksi ISRAEL. Teknology > Photovoltaic cell produksi Israel diakui yang terbaik didunia. > > Gaza tidak beruntung, bukan dapat listrik dan air murah dari Israel malah > kena blokade total dan seluruh negara2 didunia pun menghormati hak Israel > untuk mengamankan negerinya dari serangan teroris. > > > "Sunny" <ambon@...> wrote: > > Refl: Air adalah kebutuhan utama > > manusia. Tanpa air manusia cepat > > mati dicekik malaekat Jibrail. > > Kalau 80% air dikuasai perusahaan > > (modal) asing, lantas apa yang > > harus dibuat? Bukankah yang > > mengizinkan asing memiliki 80% > > tsb adalah wakil-wakil yang dipilih > > oleh rakyat, jadi rakyat jangan > > bersunggut bila air mahal harganya. > > Lalu bagaimana baiknya yang seharusnya??? Kalo memang begitu keputusan > wakil2 rakyat tentunya itu sudah maximal berdasarkan pengalaman bangsa ini > belajar dari Bung Karno. Tawar menawar dengan pihak asing mula2 diminta > agar 100% modal asing diinvestasi disini. Tetapi pihak asing juga punya > banyak pengalaman dengan bangsa disini, mereka menolak dan mengajukan agar > 90% saja modal negara RI dan sisanya 10% saja modal asing. Mereka takut > kalo terlalu banyak modal disini kemudian dinasionalisasi tentunya mencret > modal mereka. > > Lain lagi di Arab Saudia dimana semua mata air sudah kering, mula2 sang > Raja ingin 100% modal kerajaan, tentu pihak asing gembira. Belakangan > hitung punya hitung costnya terlalu mahal karena biaya maintenancenya bisa > keluar 80% dari modal. Setelah hitung punya hitung disetujui agar pihak > kerajaan bersaham 10% saja sedangkan 90% modal Amerika. Akhirnya pihak > Amerika bersedia juga mengirimkan peralatan paling mahal dan paling canggih > didunia menyuling air laut yang asin menjadi air tawar yang oleh kerajaan > kemudian dijual mahal kepada jemaah haji diseluruh dunia sebagai air sumber > zamzam. > > Jadi memang masalah air merupakan kebutuhan umat manusia, kalo mau air > gratis silahkan minum air comberan atau air laut karena teknologi > menciptakan air bersih yang murah tidak dimiliki negara yang cuma mendidik > rakyatnya shalat bukan teknologi. Kesalahannya adalah terlalu banyak jumlah > manusianya, dan celakanya manusianya yang begitu banyak itu tidak bermutu, > semua sumber air sudah kering, sehingga satu2nya jalan yang masih mungkin > adalah teknologi asing yang tentunya enggak bisa gratis meskipun sumber air > yang dijernihkannya berasal dari Indonesia. > > Sama saja enggak bisa memaksa pihak asing memberikan teknologi memproduksi > vaksin flu burung meskipun virusnya dari Indonesia. Demikianlah akhirnya > MenKes yang Islami itu dicopot dan diganti menteri sekarang yang lebih > pandai berdialog dengan pihak asing. > > Jadi anda janganlah terlalu cerewet, meskipun modal asing 80% tentu sudah > sangat sangat beruntung nasib anda kalo dibandingkan dengan nasib sesama > umat, sesama muslimin yang tinggal di Gaza dimana meskipun pahala gampang > didapat karena banyak Yahudi yang bisa anda bunuh untuk mendapatkan pahala > tsb. namun air minumnya tercampur tinja, dan kotoran2 lain sehingga mati > sakit tanpa bisa berkesempatan berjihad mati sebagai syuhada. > > Memusuhi orang kafir menjadi susah sendiri kalo diboikot air bersihnya, > sehingga mau berperang pun batal, wudhu jadi batal, dan shalatnya ditolak > Allah... semuanya cuma gara2 air saja. > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
