> safin _blanc <pandan.wangi558@...> wrote: > .. vaksin flu burung sudah dipersiapkan > untuk diproduksi massal oleh universitas > airlangga, surabaya, kabarnya mulai > tahun ini..
Bisa jadi Univ.Airlangga mendapat bantuan luar negeri, tidak ada teknologi bisa ada di Indonesia tanpa bantuan luar negeri. Dan semua bantuan tidak ada yang gratis. > .. produksi listrik indonesia sudah > lebih dari dua kali total energi > listrik yg dibangkitkan israel (sekitar > 12 gigawatt), dan terus meningkat > dengan proyek dua kali sepuluh ribu mega > watt, tapi memang teknologinya > masih didatangkan dari luar .. Luas negara Israel cuma 22 ribu km persegi, sedangkan luas negara RI 2 juta km persegi. Jadi luas RI 100x dari luas negera Israel. Jadi berdasarkan luas area masing2 negara, maka RI masih sangat kekurangan tenaga listrik untuk memenuhi kebutuhan wilayah2nya. Kalo Israel mampu menghasilkan 12 Gwatt, maka RI hanya 21 Gwatt, padahal luas wilayahnya 100x lebih kecil dari RI. Jadi kalo dibandingkan Thailand power plant yang sekarang dikonsumsi rakyatnya sebanyak lebih dari 28 Gwatt dibandingkan dengan RI yang cuma 21 Gwatt tentunya anda jadi jelas betapa parahnya kondisi listrik di Indonesia sehingga dibanyak wilayah termasuk di Jakarta pun harus digilir. Padahal luas Thailand cuma 500 ribu km persegi yang artinya hanya seperempat luas Indonesia tetapi memiliki kapasitas listriknya sebanyak hampir satu setengah kali Indonesia. Jadi mau pake teknologi apapun untuk membangkitkan listrik di Indonesia, TETAP tergantung teknologi luar negeri, karena apapun teknologi yang digunakan belum ada satupun yang mampu diproduksi Indonesia, yang anda kira produksi Indonesia itu hanyalah assembling sedangkan semua komponennya berasal dari import. > .. potensi listrik geothermal indonesia > kabarnya empatpuluh persen potensi baru > dimanfaatkan 3 persen saja.. Bukan, bukan baru dimanfaatkan 3% saja, lebih tepat dikatakan baru mampu digunakan 3% saja karena itulah kebutuhan listrik di Indonesia sekarang ini sedang men-cari2 bantuan luar negeri. Iskan Dahlan itulah yang tawar2an dengan pihak Cina Electrics yang akhirnya dibatalkan oleh Cina gara2 jual beli pesawat yang tidak dibayar RI. > .. tentang air, mustinya indonesia > punya air yg melimpah tanpa harus > menggunakan teknologi yg terlalu > sophisticated, contohnya seperti yg > dilakukan india dengan proyek > destillasi laut dalam yg hemat > energi dan Betul, Indonesia melimpah ruah airnya, karena memang 80% negara ini tdd lautan melulu, juga air comberan dan air rawa2 termasuk paling banyak di Indonesia. Cuma untuk dijadikan air minum itulah harus diproses, dan biaya prosesnya itu tergantung teknologi luar negeri dan negara ini belum mampu memberi rakyatnya air bersih berdasarkan standard kesehatan. Tetapi sekarang sudah terikat kontrak dengan perusahaan Amerika untuk menyelenggarakan air bersih ini, namun akibatnyapun harga air membumbung tinggi di Indonesia yang sekarang ini sedang diprotest rakyatnya. Memang semua teknologi tampaknya gampang, tapi untuk mampu memproduksinya tidak pernah kesampaian. Ny. Muslim binti Muskitawati. ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
