Korupsi Haram hukumnya.

--- On Thu, 24/5/12, item abu <[email protected]> wrote:

From: item abu <[email protected]>
Subject: Re: [proletar] Re: Utang kita Rp2.200.000.000.000.000
To: "[email protected]" <[email protected]>
Received: Thursday, 24 May, 2012, 12:10 AM








 



  


    
      
      
      Jadi auloh ngehalalin korupsi, hehehe...



>________________________________

> From: Abbas Amin <[email protected]>

>To: [email protected] 

>Sent: Wednesday, May 23, 2012 7:55 AM

>Subject: Re: [proletar] Re: Utang kita Rp2.200.000.000.000.000

> 

>

>  

>yang namanya ngembat, ya korupsi lah.

>

>--- On Tue, 22/5/12, item abu <[email protected]> wrote:

>

>From: item abu <[email protected]>

>Subject: Re: [proletar] Re: Utang kita Rp2.200.000.000.000.000

>To: "[email protected]" <[email protected]>

>Received: Tuesday, 22 May, 2012, 9:06 PM

>

> 

>

>auloh bilang halal tuh pengelola duit zakat ngembat duit zakatnya, jadi itu 
>bukan korupsi.

>

>>________________________________

>

>> From: Bukan Pedanda <[email protected]>

>

>>To: [email protected] 

>

>>Sent: Tuesday, May 22, 2012 9:41 PM

>

>>Subject: [proletar] Re: Utang kita Rp2.200.000.000.000.000

>

>> 

>

>>

>

>>  

>

>>

>

>>Dan Departemen Agama yang menterinya orang Islam termasuk yang paling korup..

>

>>

>

>>Nggak heran, nabi babi Muhammad junjungan dan panutan orang Islam itu adalah 
>>juga kepala gerombolan perampok dan penyamun, sedangkan allah yang disembah 
>>orang Islam yagn dungu-dungu kayak babi itu adalah Penipu Akbar..

>

>>

>

>>Nggk heran pula bahwa orang Islam disini juga adalah bangsat pendusta dan 
>>bajingan tukang fitnah. 

>

>>

>

>>

>

>>--- In [email protected], Abbas Amin <abas_amin08@...> wrote:

>

>>>

>

>>> Yang gemuk2 adalah Penguasa Negara; yaitu MAFIA perampok kekayaan Negara.

>

>>> Dan itu didapat dari HUTANG LN; sedangkan seluruh rakyat yang sangt 
>>> keremepeng2 harus menanggunbg beban hutang . Maka wajarlah kalau NKRI 
>>> hutaangnya makin menggunung. Saat kita nulis entah berapa juta USD lagi 
>>> tambahan hutang kita !?

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> --- On Wed, 23/5/12, Sunny <ambon@...> wrote:

>

>>> 

>

>>> From: Sunny <ambon@...>

>

>>> Subject: [proletar] Utang kita Rp2.200.000.000.000.000

>

>>> To: Undisclosed-Recipient@...

>

>>> Received: Wednesday, 23 May, 2012, 11:36 AM

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>>  

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>>       Ref: Saya kira kalau orang yang banyak hutangnya akan sulit bergerak 
>>> leluasa semaunya, karena pendapatannya terbatas dan dikekam oleh hutang 
>>> yang dipukul. Mungkin sekali masalahnya berlaku bagi negara yang banyak 
>>> hutangnya, apalagi rezim berkuasanya terdiri dari kaum maling dan tukang 
>>> copet, jadi kalau begitu misalnya penguasa rezim NKRI berkaok-kaok 
>>> pembangunan, entah pembangunan apa, dimana dan untuk yang diperuntukan. 
>>> Jelas halnya ialah para pemberi pinjaman akan menuntut fasilitas-fasilitas 
>>> yang memberikan mereka posisi lebih kuat dari peminjam. Bukankah begitu 
>>> situasinya? 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> Bagaimana pendapat Anda tentang hutang yang bertumpuk-tumpuk ini?

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> http://www.harianterbit.com/artikel/fokus/artikel.php?aid=151069

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> Utang kita Rp2.200.000.000.000.000

>

>>> 

>

>>>       Tanggal :  21 May 2012 

>

>>> 

>

>>>       Sumber :  Harian Terbit 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> JAKARTA - Utang luar negeri terus menggunung lebih dari 200 miliar dolar 
>>> Amerika Serikat. Anehnya, utang negara begitu gede, tetapi rakyatnya 
>>> semakin miskin.

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> Pengamat ekonomi MRI Research M. Rizal Ismail, mengatakan kondisi utang 
>>> luar negeri Indonesia sangat memprihatinkan kelangsungan bangsa Indonesia. 
>>> Bahkan telah menunjukan pada titik rawan karena sudah tergantung kepada 
>>> luar negeri. "Pemerintah dan Presiden SBY sudah mengeluarkan kebijakan yang 
>>> salah dengan cara utang keluar negeri,"kata Rizal kepada Harian Terbit, 
>>> Senin (21/5).

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> Bahkan, katanya, pemerintah telah mengajarkan hidup konsumtif kepada 
>>> rakyatnya de-ngan jalan-jalan keluar negeri atau selalu menawarkan produk 
>>> luar negeri. Banyak barang-barang impor dari luar negeri masuk ke Indonesia.

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> "Jika sudah banyak barang yang masuk, tentu saja menimbulkan keinginan 
>>> masyarakat untuk berbelanja. Namun sayangnya, kemampuan rakyat untuk 
>>> membeli barang-barang sangat minim, sehingga mengharuskan untuk utang. 
>>> Utang rakyat makin menumpuk, utang pemerintah ke luar negeri pun semakin 
>>> banyak," tegasnya.

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> Sayangnya lagi, menurut Rizal, utang luar negeri itu disinyalir dikorupsi 
>>> oleh pejabat-pejabat negara lewat proyek APBN dan APBD. Sepertinya, para 
>>> menteri-menteri yang sekarang merupakan titipan luar negeri, sehingga 
>>> Indonesia telah dikendalikan oleh negara barat.

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> "Rakyat saat ini merasa tidak mempunyai pemimpin. Mereka merasa hidup 
>>> sendiri. Sengsara sendiri, semakin banyak yang miskin. Keinginan rakyat tak 
>>> pernah dipenuhi oleh pemerintah dan bahkan para elit politik telah 
>>> memperkaya diri sendiri, keluarganya dan kepentingan diri sendiri," ucapnya.

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> Pertumbuhan ekonomi

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), katanya, pada 2006 total utang luar 
>>> negeri Indonesia sebesar 132,63 miliar dolar AS. Sedangkan pada 2011 telah 
>>> menjadi 221,60 miliar dolar AS atau sekitar Rp2,2 biliun. Utang luar negeri 
>>> pada 2011 didominasi oleh utang luar negeri dari pemerintah dan bank 
>>> sentral yang berjumlah 119,56 miliar dolar AS. Sementara utang swasta 
>>> sebesar 102,04 miliar dolar AS.

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> Menurutnya, besarnya jumlah utang pemerintah tersebut ternyata tidak 
>>> menunjukkan korelasi signifikan terhadap kualitas pertumbuhan ekonomi. 
>>> Indikatornnya ditunjukkan oleh perbaikan kualitas pelayanan dasar kepada 
>>> masyarakat, seperti ketersediaan infrastruktur (energi dan transportasi), 
>>> pendidikan maupun kesehatan.

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> Posisi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia masih juga lebih rendah 
>>> dibanding Thailand dan Malaysia. Begitu juga dengan daya saing dan 
>>> kemudahan melakukan usaha (doing business) yang juga masih lebih rendah 
>>> dibanding negara-negara tersebut.

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> "Salah satu penyebabnya, karena utang luar negeri Indonesia kebanyakan 
>>> dipergunakan untuk sektor keuangan diban-ding untuk sektor ekonomi riil," 
>>> tandasnya.

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> Sementara itu menurut anggota Komisi XI DPR Arif Budimanta kebijakan utang 
>>> luar negeri pemerintah saat ini dinilai dalam posisi rawan. Terutama di 
>>> tengah kondisi ancaman menghadapi krisis keuangan global.

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> Menurut dia, sudah saatnya pemerintah melakukan perubahan fundamental pada 
>>> kebijakan utang. Hal ini harus dilakukan secara keselurahan yang dapat 
>>> dimulai dari proses penyusunan nota keuangan pada rancangan anggaran 
>>> pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2013. (junaedi/aw

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> [Non-text portions of this message have been removed]

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> 

>

>>> [Non-text portions of this message have been removed]

>

>>>

>

>>

>

>>

>

>> 

>

>>

>

>>

>

>[Non-text portions of this message have been removed]

>

>[Non-text portions of this message have been removed]

>

>

> 

>

>



[Non-text portions of this message have been removed]





    
     

    
    






  





[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke