Tokoh yang Protagonis sekaligus Antagonis, disukai sebagian orang dan dibenci 
oleh sebagian yang lain tidaklah banyak, tokoh yang tahu kabaikan dan kejahatan 
tetapi kadang melakukan keduanya tanpa merasa bersalah, salah satu yang paling 
menonjol untuk dibicarakan justru tokoh yang dikenal merupakan titisan Batara 
Wisnu yaitu Prabu Kresna.

Banyak versi yang menceritakan asal usul Kresna ini, ada versi yang mengatakan 
Kresna merupakan anak dari Prabu Basudewa yang berbeda ibu dengan Baladewa dan 
diselamatkan dari usaha pembunuhan oleh Kangsa yang mendapat 'kisikan' Batara 
Narada bahwa Kangsa nanti akan terbunuh oleh salah satu putera Basudewa, tapi 
ada juga yang menceritakan bahwa Kresna dan Baladewa itu anak kembar hanya 
berbeda warna kulit saja, kalau Baladewa itu 'bule' sedangkan Kresna 'black 
skin', mana yang benar yah tidak usah diperdebatkan.

Jalan hidup Kresna memang unik, lebih banyak berada didaerah abu-abu baik dalam 
hubungannya dengan Pandawa, cara mengelola keluarganya, taktik dan trik dalam 
menghadapi masalah sampai kehancuran serta musnahnya negaranya, suatu hal yang 
kalau menurut pikiran sehat tidak mungkin terjadi dibandingkan nama besar serta 
kesaktian dan titisan Dewa Wisnu yang disandangnya, tapi itulah yang terjadi 
dan semua kejadian itu saat Kresna sendiri masih hidup.

Sejak masih muda tokoh ini sudah sangat menonjol, kerabat dekat Pandawa [Ayah 
Kresna dan Dewi Kunti, ibunya Pandawa itu bersaudara] yang baru mulai 
berhubungan dengan para Pandawa saat Arjuna ikut sayembara memperebutkan Dewi 
Drupadi ini dikenal sangat menyayangi Arjuna. Arjuna selain sepupu dan 
sekaligus ipar Kresna juga sangat patuh pada Kresna, sampai-sampai saat perang 
Baratayudha Kresna lah sebagai sais kereta perang Arjuna, bukti tanda sayangnya 
pada Arjuna.

Sebagai Negarawan, Kresna sangat berhasil walau negaranya Dwarawati itu kecil 
tetapi memainkan peranan sangat penting, mungkin sama seperti posisi Singapore 
dikelompok negara Asean. Kresna disegani oleh angkatan tua seperti Bisma dan 
Durna dan ditakuti musuh-musuhnya karena senjata Cakra yang sangat mengerikan 
[lebih dahsyat dari bom nuklir],  cuma radiasi nya tidak sehebat bom nuklir.

Mempunyai isteri resmi empat, Dewi Jembawati, Rukmini, Setyaboma dan Pratiwi, 
Kresna sangat menyayangi Raden Samba anaknya dengan Dewi Jembawati, sangat 
dimanjakan yang berakibat fatal nantinya . 

Samba sampai berani mempermainkan dewa Narada dengan berpura-pura menjadi 
wanita, kutukan Narada karena dipermainkan inilah yang menyebabkan kehancuran 
negara Dwarawati dan musnahnya bangsa Yadawa [bangsa nya Kresna], anaknya yang 
lain Gunadewa, adik kandung Samba, tersia-sia hanya karena punya tubuh penuh 
bulu dan ada ekornya - kasih sayang yang tidak seimbang diantara anak sangat 
berlainan dengan 'ketokohan' Kresna yang dipanuti banyak orang.

Kresna tahu kalau siapapun yang memperoleh Wahyu Cakraningrat maka keturunannya 
akan menjadi raja besar, dia menganjurkan Samba untuk mendapatkan wahyu 
tersebut, sayangnya Samba tidak kuat godaan sehingga wahyu cakraningrat 
akhirnya jatuh ketangan Abimanyu, nah mulailah Kresna mendekati Abimanyu dan 
mengawinkannya dengan puteri nya Siti Sundari [puterinya dengan Dewi Pratiwi] 
dengan harapan toh keturunannya bisa menjadi penguasa nantinya, eeeh ndilalah 
kok ya Siti Sundari ini mandul, tidak punya anak dari Abimanyu .. tragis juga 
.. rencana menguasai tahta terlepas.

Trik atau taktik yang tidak terpuji juga dilakukan beberapa kali dengan 
meminjam tangan orang lain, seperti meminta Yudistira 'berbohong' saat ditanya 
Resi Durna, menantang Arjuna memanah rambut saat Setyaki hampir terbunuh oleh 
Burisrawa, menanyakan kelemahan Salya dengan menyuruh Nakula dan Sadewa yang 
disayangi Salya karena Kresna sendiri tidak tahu cara membunuh Salya, serta 
menasehati Bima memukul paha kanan Duryudana saat perang tanding dengan alasan 
yang dicari padahal ada ketentuan dilarang memukul anggota badan dibawah perut. 

Menyuruh Gatotkaca melawan Karna demi menyelamatkan Arjuna, meminta 'nyawa' 
Antareja sebagai 'tumbal perang' karena takut kalau Baladewa [sang Kakak] 
memihak Kurawa pasti kalah lawan Antareja.

Masih banyak lagi 'usulan' sang penasehat Pandawa ini yang sesungguhnya tidak 
ksatria.

Sebagai Wayang titisan Wisnu, Kresna memang bertugas untuk 'mengatur' jalannya 
cerita kehidupan agar sesuai dengan 'plot' yang sudah dibuat, tidak perduli itu 
meniadakan keluarga sendiri [kasus Antareja dan Gatotkaca] atau dengan cara 
'menipu, meminta dengan halus' semua sah dilakukan dengan alasan yang penting 
tujuan tercapai, semuanya proses bisa diatur.

Sayangnya 'sukses' ini tidak diikuti sukses dalam keluarga, memanjakan anak 
yang disayang dan menganaktirikan anak yang ada kekurangan berakibat fatal. 
Kresna akhirnya hidup sangat menderita secara batin, sunyi dalam kesendirian 
ketika seluruh Pandawa sudah tiada dan bangsa Yadawa serta negara Dwarawati 
musnah, sebagai seorang pertapapun meninggalnya sangat menyedihkan, karena 
terpanah kakinya.

Tokoh yang punya senjata Cakra yang maha hebat dan punya pusaka Kembang 
Wijayakusuma ternyata mati mengenaskan.  Kekuasaan ternyata bukan sesuatu yang 
harus diagungkan, itu hanyalah titipan saja.

Kresna tokoh yang protagonis sekaligus antagonis, hanya ke 'Aku' annya saja 
yang menonjol, akhirnya tokoh yang dikenal sangat berkuasa dalam menentukan 
apapun ini harus menerima kenyataan bahwa nasib tidak memihak pada tokoh yang 
bersifat seperti ini .




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke