Abis pakansi ke mana broer? :) 

Dalam legenda Gypsy, khususnya Gypsy Roma, Kresna a.k.a 
Krishna ini kelak di kemudian hari menitis sebagai Kristus. 
Tokoh protagonis bagi Romawi sekaligus antagonis bagi 
bangsa Yahudi sendiri. 

Sayangnya, Rukmini bukan ejawantah dari Maria Magda, 
melainkan avatar dari Lakshmi, si dewi keberuntungan. 


--- "rezameutia" <rezameutia@...> wrote:

> Tokoh yang Protagonis sekaligus Antagonis, disukai sebagian orang 
> dan dibenci oleh sebagian yang lain tidaklah banyak, tokoh yang 
> tahu kabaikan dan kejahatan tetapi kadang melakukan keduanya tanpa 
> merasa bersalah, salah satu yang paling menonjol untuk dibicarakan 
> justru tokoh yang dikenal merupakan titisan Batara Wisnu yaitu 
> Prabu Kresna.
> 
> Banyak versi yang menceritakan asal usul Kresna ini, ada versi yang 
> mengatakan Kresna merupakan anak dari Prabu Basudewa yang berbeda 
> ibu dengan Baladewa dan diselamatkan dari usaha pembunuhan oleh 
> Kangsa yang mendapat 'kisikan' Batara Narada bahwa Kangsa nanti 
> akan terbunuh oleh salah satu putera Basudewa, tapi ada juga yang 
> menceritakan bahwa Kresna dan Baladewa itu anak kembar hanya 
> berbeda warna kulit saja, kalau Baladewa itu 'bule' sedangkan 
> Kresna 'black skin', mana yang benar yah tidak usah diperdebatkan.
> 
> Jalan hidup Kresna memang unik, lebih banyak berada didaerah 
> abu-abu baik dalam hubungannya dengan Pandawa, cara mengelola 
> keluarganya, taktik dan trik dalam menghadapi masalah sampai 
> kehancuran serta musnahnya negaranya, suatu hal yang kalau menurut 
> pikiran sehat tidak mungkin terjadi dibandingkan nama besar serta 
> kesaktian dan titisan Dewa Wisnu yang disandangnya, tapi itulah 
> yang terjadi dan semua kejadian itu saat Kresna sendiri masih hidup.
> 
> Sejak masih muda tokoh ini sudah sangat menonjol, kerabat dekat 
> Pandawa [Ayah Kresna dan Dewi Kunti, ibunya Pandawa itu bersaudara] 
> yang baru mulai berhubungan dengan para Pandawa saat Arjuna ikut 
> sayembara memperebutkan Dewi Drupadi ini dikenal sangat menyayangi 
> Arjuna. Arjuna selain sepupu dan sekaligus ipar Kresna juga sangat 
> patuh pada Kresna, sampai-sampai saat perang Baratayudha Kresna lah 
> sebagai sais kereta perang Arjuna, bukti tanda sayangnya pada 
> Arjuna.
> 
> Sebagai Negarawan, Kresna sangat berhasil walau negaranya Dwarawati 
> itu kecil tetapi memainkan peranan sangat penting, mungkin sama 
> seperti posisi Singapore dikelompok negara Asean. Kresna disegani 
> oleh angkatan tua seperti Bisma dan Durna dan ditakuti musuh-
> musuhnya karena senjata Cakra yang sangat mengerikan [lebih dahsyat 
> dari bom nuklir],  cuma radiasi nya tidak sehebat bom nuklir.
> 
> Mempunyai isteri resmi empat, Dewi Jembawati, Rukmini, Setyaboma 
> dan Pratiwi, Kresna sangat menyayangi Raden Samba anaknya dengan 
> Dewi Jembawati, sangat dimanjakan yang berakibat fatal nantinya . 
> 
> Samba sampai berani mempermainkan dewa Narada dengan berpura-pura 
> menjadi wanita, kutukan Narada karena dipermainkan inilah yang 
> menyebabkan kehancuran negara Dwarawati dan musnahnya bangsa Yadawa 
> [bangsa nya Kresna], anaknya yang lain Gunadewa, adik kandung 
> Samba, tersia-sia hanya karena punya tubuh penuh bulu dan ada 
> ekornya - kasih sayang yang tidak seimbang diantara anak sangat 
> berlainan dengan 'ketokohan' Kresna yang dipanuti banyak orang.
> 
> Kresna tahu kalau siapapun yang memperoleh Wahyu Cakraningrat maka 
> keturunannya akan menjadi raja besar, dia menganjurkan Samba untuk 
> mendapatkan wahyu tersebut, sayangnya Samba tidak kuat godaan 
> sehingga wahyu cakraningrat akhirnya jatuh ketangan Abimanyu, nah 
> mulailah Kresna mendekati Abimanyu dan mengawinkannya dengan puteri 
> nya Siti Sundari [puterinya dengan Dewi Pratiwi] dengan harapan toh 
> keturunannya bisa menjadi penguasa nantinya, eeeh ndilalah kok ya 
> Siti Sundari ini mandul, tidak punya anak dari Abimanyu .. tragis 
> juga .. rencana menguasai tahta terlepas.
> 
> Trik atau taktik yang tidak terpuji juga dilakukan beberapa kali 
> dengan meminjam tangan orang lain, seperti meminta Yudistira 
> 'berbohong' saat ditanya Resi Durna, menantang Arjuna memanah 
> rambut saat Setyaki hampir terbunuh oleh Burisrawa, menanyakan 
> kelemahan Salya dengan menyuruh Nakula dan Sadewa yang disayangi 
> Salya karena Kresna sendiri tidak tahu cara membunuh Salya, serta 
> menasehati Bima memukul paha kanan Duryudana saat perang tanding 
> dengan alasan yang dicari padahal ada ketentuan dilarang memukul 
> anggota badan dibawah perut. 
> 
> Menyuruh Gatotkaca melawan Karna demi menyelamatkan Arjuna, meminta 
> 'nyawa' Antareja sebagai 'tumbal perang' karena takut kalau 
> Baladewa [sang Kakak] memihak Kurawa pasti kalah lawan Antareja.
> 
> Masih banyak lagi 'usulan' sang penasehat Pandawa ini yang 
> sesungguhnya tidak ksatria.
> 
> Sebagai Wayang titisan Wisnu, Kresna memang bertugas untuk 
> 'mengatur' jalannya cerita kehidupan agar sesuai dengan 'plot' yang 
> sudah dibuat, tidak perduli itu meniadakan keluarga sendiri [kasus 
> Antareja dan Gatotkaca] atau dengan cara 'menipu, meminta dengan 
> halus' semua sah dilakukan dengan alasan yang penting tujuan 
> tercapai, semuanya proses bisa diatur.
> 
> Sayangnya 'sukses' ini tidak diikuti sukses dalam keluarga, 
> memanjakan anak yang disayang dan menganaktirikan anak yang ada 
> kekurangan berakibat fatal. Kresna akhirnya hidup sangat menderita 
> secara batin, sunyi dalam kesendirian ketika seluruh Pandawa sudah 
> tiada dan bangsa Yadawa serta negara Dwarawati musnah, sebagai 
> seorang pertapapun meninggalnya sangat menyedihkan, karena terpanah 
> kakinya.
> 
> Tokoh yang punya senjata Cakra yang maha hebat dan punya pusaka 
> Kembang Wijayakusuma ternyata mati mengenaskan.  Kekuasaan ternyata 
> bukan sesuatu yang harus diagungkan, itu hanyalah titipan saja.
> 
> Kresna tokoh yang protagonis sekaligus antagonis, hanya ke 'Aku' 
> annya saja yang menonjol, akhirnya tokoh yang dikenal sangat 
> berkuasa dalam menentukan apapun ini harus menerima kenyataan bahwa 
> nasib tidak memihak pada tokoh yang bersifat seperti ini .
>





------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke