--- In [email protected], "ajeg" <ajegilelu@...> wrote:
>
> 
> Abis pakansi ke mana broer? :) 
> 


ma'e bocah ngajakin jalan2. 
tau sendiri lah kalo big boss udah punya mau, 'pokoknya...pokoknya'. :)  
yah.., kita mah nurut aja,  udah lama juga nggak jalan2 beduaan.


http://www.youtube.com/watch?v=RzlNHnnEAA4





> Dalam legenda Gypsy, khususnya Gypsy Roma, Kresna a.k.a 
> Krishna ini kelak di kemudian hari menitis sebagai Kristus. 
> Tokoh protagonis bagi Romawi sekaligus antagonis bagi 
> bangsa Yahudi sendiri. 
> 
> Sayangnya, Rukmini bukan ejawantah dari Maria Magda, 
> melainkan avatar dari Lakshmi, si dewi keberuntungan. 
> 
> 
> --- "rezameutia" <rezameutia@> wrote:
> 
> > Tokoh yang Protagonis sekaligus Antagonis, disukai sebagian orang 
> > dan dibenci oleh sebagian yang lain tidaklah banyak, tokoh yang 
> > tahu kabaikan dan kejahatan tetapi kadang melakukan keduanya tanpa 
> > merasa bersalah, salah satu yang paling menonjol untuk dibicarakan 
> > justru tokoh yang dikenal merupakan titisan Batara Wisnu yaitu 
> > Prabu Kresna.
> > 
> > Banyak versi yang menceritakan asal usul Kresna ini, ada versi yang 
> > mengatakan Kresna merupakan anak dari Prabu Basudewa yang berbeda 
> > ibu dengan Baladewa dan diselamatkan dari usaha pembunuhan oleh 
> > Kangsa yang mendapat 'kisikan' Batara Narada bahwa Kangsa nanti 
> > akan terbunuh oleh salah satu putera Basudewa, tapi ada juga yang 
> > menceritakan bahwa Kresna dan Baladewa itu anak kembar hanya 
> > berbeda warna kulit saja, kalau Baladewa itu 'bule' sedangkan 
> > Kresna 'black skin', mana yang benar yah tidak usah diperdebatkan.
> > 
> > Jalan hidup Kresna memang unik, lebih banyak berada didaerah 
> > abu-abu baik dalam hubungannya dengan Pandawa, cara mengelola 
> > keluarganya, taktik dan trik dalam menghadapi masalah sampai 
> > kehancuran serta musnahnya negaranya, suatu hal yang kalau menurut 
> > pikiran sehat tidak mungkin terjadi dibandingkan nama besar serta 
> > kesaktian dan titisan Dewa Wisnu yang disandangnya, tapi itulah 
> > yang terjadi dan semua kejadian itu saat Kresna sendiri masih hidup.
> > 
> > Sejak masih muda tokoh ini sudah sangat menonjol, kerabat dekat 
> > Pandawa [Ayah Kresna dan Dewi Kunti, ibunya Pandawa itu bersaudara] 
> > yang baru mulai berhubungan dengan para Pandawa saat Arjuna ikut 
> > sayembara memperebutkan Dewi Drupadi ini dikenal sangat menyayangi 
> > Arjuna. Arjuna selain sepupu dan sekaligus ipar Kresna juga sangat 
> > patuh pada Kresna, sampai-sampai saat perang Baratayudha Kresna lah 
> > sebagai sais kereta perang Arjuna, bukti tanda sayangnya pada 
> > Arjuna.
> > 
> > Sebagai Negarawan, Kresna sangat berhasil walau negaranya Dwarawati 
> > itu kecil tetapi memainkan peranan sangat penting, mungkin sama 
> > seperti posisi Singapore dikelompok negara Asean. Kresna disegani 
> > oleh angkatan tua seperti Bisma dan Durna dan ditakuti musuh-
> > musuhnya karena senjata Cakra yang sangat mengerikan [lebih dahsyat 
> > dari bom nuklir],  cuma radiasi nya tidak sehebat bom nuklir.
> > 
> > Mempunyai isteri resmi empat, Dewi Jembawati, Rukmini, Setyaboma 
> > dan Pratiwi, Kresna sangat menyayangi Raden Samba anaknya dengan 
> > Dewi Jembawati, sangat dimanjakan yang berakibat fatal nantinya . 
> > 
> > Samba sampai berani mempermainkan dewa Narada dengan berpura-pura 
> > menjadi wanita, kutukan Narada karena dipermainkan inilah yang 
> > menyebabkan kehancuran negara Dwarawati dan musnahnya bangsa Yadawa 
> > [bangsa nya Kresna], anaknya yang lain Gunadewa, adik kandung 
> > Samba, tersia-sia hanya karena punya tubuh penuh bulu dan ada 
> > ekornya - kasih sayang yang tidak seimbang diantara anak sangat 
> > berlainan dengan 'ketokohan' Kresna yang dipanuti banyak orang.
> > 
> > Kresna tahu kalau siapapun yang memperoleh Wahyu Cakraningrat maka 
> > keturunannya akan menjadi raja besar, dia menganjurkan Samba untuk 
> > mendapatkan wahyu tersebut, sayangnya Samba tidak kuat godaan 
> > sehingga wahyu cakraningrat akhirnya jatuh ketangan Abimanyu, nah 
> > mulailah Kresna mendekati Abimanyu dan mengawinkannya dengan puteri 
> > nya Siti Sundari [puterinya dengan Dewi Pratiwi] dengan harapan toh 
> > keturunannya bisa menjadi penguasa nantinya, eeeh ndilalah kok ya 
> > Siti Sundari ini mandul, tidak punya anak dari Abimanyu .. tragis 
> > juga .. rencana menguasai tahta terlepas.
> > 
> > Trik atau taktik yang tidak terpuji juga dilakukan beberapa kali 
> > dengan meminjam tangan orang lain, seperti meminta Yudistira 
> > 'berbohong' saat ditanya Resi Durna, menantang Arjuna memanah 
> > rambut saat Setyaki hampir terbunuh oleh Burisrawa, menanyakan 
> > kelemahan Salya dengan menyuruh Nakula dan Sadewa yang disayangi 
> > Salya karena Kresna sendiri tidak tahu cara membunuh Salya, serta 
> > menasehati Bima memukul paha kanan Duryudana saat perang tanding 
> > dengan alasan yang dicari padahal ada ketentuan dilarang memukul 
> > anggota badan dibawah perut. 
> > 
> > Menyuruh Gatotkaca melawan Karna demi menyelamatkan Arjuna, meminta 
> > 'nyawa' Antareja sebagai 'tumbal perang' karena takut kalau 
> > Baladewa [sang Kakak] memihak Kurawa pasti kalah lawan Antareja.
> > 
> > Masih banyak lagi 'usulan' sang penasehat Pandawa ini yang 
> > sesungguhnya tidak ksatria.
> > 
> > Sebagai Wayang titisan Wisnu, Kresna memang bertugas untuk 
> > 'mengatur' jalannya cerita kehidupan agar sesuai dengan 'plot' yang 
> > sudah dibuat, tidak perduli itu meniadakan keluarga sendiri [kasus 
> > Antareja dan Gatotkaca] atau dengan cara 'menipu, meminta dengan 
> > halus' semua sah dilakukan dengan alasan yang penting tujuan 
> > tercapai, semuanya proses bisa diatur.
> > 
> > Sayangnya 'sukses' ini tidak diikuti sukses dalam keluarga, 
> > memanjakan anak yang disayang dan menganaktirikan anak yang ada 
> > kekurangan berakibat fatal. Kresna akhirnya hidup sangat menderita 
> > secara batin, sunyi dalam kesendirian ketika seluruh Pandawa sudah 
> > tiada dan bangsa Yadawa serta negara Dwarawati musnah, sebagai 
> > seorang pertapapun meninggalnya sangat menyedihkan, karena terpanah 
> > kakinya.
> > 
> > Tokoh yang punya senjata Cakra yang maha hebat dan punya pusaka 
> > Kembang Wijayakusuma ternyata mati mengenaskan.  Kekuasaan ternyata 
> > bukan sesuatu yang harus diagungkan, itu hanyalah titipan saja.
> > 
> > Kresna tokoh yang protagonis sekaligus antagonis, hanya ke 'Aku' 
> > annya saja yang menonjol, akhirnya tokoh yang dikenal sangat 
> > berkuasa dalam menentukan apapun ini harus menerima kenyataan bahwa 
> > nasib tidak memihak pada tokoh yang bersifat seperti ini .
> >
>



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke