ngobrol yee...
terserah... bebas aja persepsinya, mo aturan islam, mo buddha,
mo atheis.. pokonya freedom of speech.

property yang di gadein di pegadaian kalo mo diambil lagi
musti bayar ... itu juga nebus.


 

________________________________
 From: Dimas Wuryanto <[email protected]>
  
 

  
kalo soal nebus tanya saja sama wong kristen mereka pasti lebih tahu.
kalo nanya ke aku ya aturan Islam, mungkin aku tahu

  

From: ayub <[email protected]>
  

 

nebus ?? ... 

persepsi nebus-nya gimana nih...?

menarik nih kalo dijawab..!!

________________________________

From: dimaswur <[email protected]>

  

  

Mereka justru yang datangin ke aku pertama kaali trus nanya2 soal mesjid dlsb, 
sehingga akhirnya kita TARUNG. Tapi akhirnya aku sing menang. Kenapa ? karena 
kubilang eh Yessus turun ke bumi buat nebus umat kristen atau umat manusia ? 
Mereka jawan Manusia !

Nah ngapain cape2 masuk kristen toh yang ditebus justru manungso ?

--- In [email protected], "suryana" <gsuryana@...> wrote:

>

> Sepertinya teman kantor bukan menang menang an, melainkan pasif, lha umat 

> Kristen/Khatolik secara tidak langsung " diharapkan tidak berdebat agama 

> dengan agama lain "

> Mengapa hal ini bisa terjadi, karena debat agama, membutuhkan waktu tidak 

> sedikit, semisal utk menjadi seorang romo, saja membutuhkan waktu minimal 5 

> tahun, dan yg dipelajari bukan saja Alkitab ( lama dan baru ), juga sejarah, 

> adat istiadat, hukum ( alakadarnya ), politik ( alakadarnya ).

> Sedang umat Khatolik lebih parah lagi, tidak banyak yg memahami Alkitab 

> seperti umat Karesten sok tahu, dimana main comot ayat per ayat doangan. aku 

> saja paling ogah orat oret agama, padahal di kampung ku aku suka di sebut 

> Muslim yg baik ( biarpun mereka tahu aku bukan Muslim ), semua karena dari 

> tingkah laku.

> 

> Di Prol aku memaki ke warga Karesten tertentu yg suka sok tahu, apalagi 

> agama yg dianutnya beda dengan apa yg didiskusikan.

> Semisal aku kecewa ke Gabriel yg bermain ayat Alquran, karena ayat tsb pada 

> intinya tidak bisa dibaca secara letterlik ( seperti apa yg ditulis oleh 

> kang Pin Pin ), terlalu rumit dan rumek diskusi agama, karena yg menguasai 

> sampai dalemannya tidak banyak yg tahu.

> 

> Semisal Romo Mangun, utk menjadi seperti Romo Mangun maka membutuhkan waktu 

> bisa puluhan tahun, Mother Teresa saja baru bisa diakui Vatican setelah 

> puluhan tahun berkarya di India, dan sepeninggal Mother Teresa, para murid 

> Mother Teresa kena bombardir masyarakat India, karena dituduh melakukan 

> kristenisasi, semua disebabkan murid Mother Teresa tidak memahami maksud dan 

> tujuan Mother Teresa membantu masyarakat miskin, sama halnya Romo Mangun, 

> setelah meninggal tidak memiliki penerusnya secara langsung, disebabkan utk 

> mampu menjadi seorang Romo Mangun membutuhkan banyak pengetahuan, tidak asal 

> bantu.

> ----- Original Message ----- 

> From: "Dimas Wuryanto" <dimaswur@...>

> 

> 

> Tapi Rah yang Humoris maaf beribu maaf yah. Kalau kukatakan beberpa katholik 

> dan Protestan di kantorku tak ada yang bisa menang TARUNG karo aku.

> Dan sejak kekalahan2 mereka; tak ada yang beraani lagi bejaban dengan aku.

> Adu LOGIC.

> Yah memang sih umat Islan buaaanyak yang bodoh2; tapi tak kurang juga yang 

> CERDAS ! Jangan under estimate.

>

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]


 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke