Mereka justru yang datangin ke aku pertama kaali trus nanya2 soal mesjid dlsb, 
sehingga akhirnya kita TARUNG. Tapi akhirnya aku sing menang. Kenapa ? karena 
kubilang eh Yessus turun ke bumi buat nebus umat kristen atau umat manusia ? 
Mereka jawan Manusia !
Nah ngapain cape2 masuk kristen toh yang ditebus justru manungso ?

--- In [email protected], "suryana" <gsuryana@...> wrote:
>
> Sepertinya teman kantor bukan menang menang an, melainkan pasif, lha umat 
> Kristen/Khatolik secara tidak langsung " diharapkan tidak berdebat agama 
> dengan agama lain "
> Mengapa hal ini bisa terjadi, karena debat agama, membutuhkan waktu tidak 
> sedikit, semisal utk menjadi seorang romo, saja membutuhkan waktu minimal 5 
> tahun, dan yg dipelajari bukan saja Alkitab ( lama dan baru ), juga sejarah, 
> adat istiadat, hukum ( alakadarnya ), politik ( alakadarnya ).
> Sedang umat Khatolik lebih parah lagi, tidak banyak yg memahami Alkitab 
> seperti umat Karesten sok tahu, dimana main comot ayat per ayat doangan. aku 
> saja paling ogah orat oret agama, padahal di kampung ku aku suka di sebut 
> Muslim yg baik ( biarpun mereka tahu aku bukan Muslim ), semua karena dari 
> tingkah laku.
> 
> Di Prol aku memaki ke warga Karesten tertentu yg suka sok tahu, apalagi 
> agama yg dianutnya beda dengan apa yg didiskusikan.
> Semisal aku kecewa ke Gabriel yg bermain ayat Alquran, karena ayat tsb pada 
> intinya tidak bisa dibaca secara letterlik ( seperti apa yg ditulis oleh 
> kang Pin Pin ), terlalu rumit dan rumek diskusi agama, karena yg menguasai 
> sampai dalemannya tidak banyak yg tahu.
> 
> Semisal Romo Mangun, utk menjadi seperti Romo Mangun maka membutuhkan waktu 
> bisa puluhan tahun, Mother Teresa saja baru bisa diakui Vatican setelah 
> puluhan tahun berkarya di India, dan sepeninggal Mother Teresa, para murid 
> Mother Teresa kena bombardir masyarakat India, karena dituduh melakukan 
> kristenisasi, semua disebabkan murid Mother Teresa tidak memahami maksud dan 
> tujuan Mother Teresa membantu masyarakat miskin, sama halnya Romo Mangun, 
> setelah meninggal tidak memiliki penerusnya secara langsung, disebabkan utk 
> mampu menjadi seorang Romo Mangun membutuhkan banyak pengetahuan, tidak asal 
> bantu.
> ----- Original Message ----- 
> From: "Dimas Wuryanto" <dimaswur@...>
> 
> 
> Tapi Rah yang Humoris maaf beribu maaf yah. Kalau kukatakan beberpa katholik 
> dan Protestan di kantorku tak ada yang bisa menang TARUNG karo aku.
> Dan sejak kekalahan2 mereka; tak ada yang beraani lagi bejaban dengan aku.
> Adu LOGIC.
> Yah memang sih umat Islan buaaanyak yang bodoh2; tapi tak kurang juga yang 
> CERDAS ! Jangan under estimate.
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke