Sassis yang cerdas bilang kira-kira gini (dan saya sering mengutip omongannnya 
- diluar kepala: orang Nasrani udah biasa diskusi, yang adalah dialog, 
sedangkan orang islam biasa khotbah yang adalah monolog...


--- In [email protected], "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@...> 
wrote:
>
> aepwrti kata sasis 12 tahun lalu di prol . . .
> 
> umat kriaten itu sudah terbiasa dialog, sedang umat islam itu bisanya cuman 
> monolog doang.
> 
> god blessing you kang sur . . . 
> salam,
> pinpin.
> 
> --- In [email protected], "suryana" <gsuryana@> wrote:
> >
> > Sepertinya teman kantor bukan menang menang an, melainkan pasif, lha umat 
> > Kristen/Khatolik secara tidak langsung " diharapkan tidak berdebat agama 
> > dengan agama lain "
> > Mengapa hal ini bisa terjadi, karena debat agama, membutuhkan waktu tidak 
> > sedikit, semisal utk menjadi seorang romo, saja membutuhkan waktu minimal 5 
> > tahun, dan yg dipelajari bukan saja Alkitab ( lama dan baru ), juga 
> > sejarah, 
> > adat istiadat, hukum ( alakadarnya ), politik ( alakadarnya ).
> > Sedang umat Khatolik lebih parah lagi, tidak banyak yg memahami Alkitab 
> > seperti umat Karesten sok tahu, dimana main comot ayat per ayat doangan. 
> > aku 
> > saja paling ogah orat oret agama, padahal di kampung ku aku suka di sebut 
> > Muslim yg baik ( biarpun mereka tahu aku bukan Muslim ), semua karena dari 
> > tingkah laku.
> > 
> > Di Prol aku memaki ke warga Karesten tertentu yg suka sok tahu, apalagi 
> > agama yg dianutnya beda dengan apa yg didiskusikan.
> > Semisal aku kecewa ke Gabriel yg bermain ayat Alquran, karena ayat tsb pada 
> > intinya tidak bisa dibaca secara letterlik ( seperti apa yg ditulis oleh 
> > kang Pin Pin ), terlalu rumit dan rumek diskusi agama, karena yg menguasai 
> > sampai dalemannya tidak banyak yg tahu.
> > 
> > Semisal Romo Mangun, utk menjadi seperti Romo Mangun maka membutuhkan waktu 
> > bisa puluhan tahun, Mother Teresa saja baru bisa diakui Vatican setelah 
> > puluhan tahun berkarya di India, dan sepeninggal Mother Teresa, para murid 
> > Mother Teresa kena bombardir masyarakat India, karena dituduh melakukan 
> > kristenisasi, semua disebabkan murid Mother Teresa tidak memahami maksud 
> > dan 
> > tujuan Mother Teresa membantu masyarakat miskin, sama halnya Romo Mangun, 
> > setelah meninggal tidak memiliki penerusnya secara langsung, disebabkan utk 
> > mampu menjadi seorang Romo Mangun membutuhkan banyak pengetahuan, tidak 
> > asal 
> > bantu.
> > ----- Original Message ----- 
> > From: "Dimas Wuryanto" <dimaswur@>
> > 
> > 
> > Tapi Rah yang Humoris maaf beribu maaf yah. Kalau kukatakan beberpa 
> > katholik 
> > dan Protestan di kantorku tak ada yang bisa menang TARUNG karo aku.
> > Dan sejak kekalahan2 mereka; tak ada yang beraani lagi bejaban dengan aku.
> > Adu LOGIC.
> > Yah memang sih umat Islan buaaanyak yang bodoh2; tapi tak kurang juga yang 
> > CERDAS ! Jangan under estimate.
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke