ide merubah teks alquran itumah apan dasar pemikirannya sama dengan ide untuk selalu memperbaharui klausul klausul iso. semisal iso 1994 disempurnakan jadi iso 2000 trus jadi iso 2008 . . . dengan satu falsafah : continual improvement.
habe sendiri apanan udah bilang, bagi orang tertwntu dalam kondiai tertentu, teks alquran emang nddak perlu banyak dirubah. cukup dengan melakukan re interpretasi aja dalam arti menurut terjemahan saya seh . . . mungkin maksutnya adalah di re interpretaai berdasarkan konteks ke kini an. misalnya : tentang mensejajarkan hak waris wanita dan laki laki. misalnya : menjadikan nilai kwsaksian wanita sama aja dengan nilai kesaksian laki laki. saya melihat hal ini bukan sebagai upaya merubah ajaran islam, justru ini sebagai implementasi ajaran islam iru sendiri -- selama teks asli nya tetap terpelihara -- dalam iatilah iso mah apan kalau ada dokumen atawa prosesur yang udah nddak laku. ya mosti di cap abolis dokumen terus . . . meakipun itu dokumen harus dibuang, mosti ngikut prosedur pemusnahan dokumen (dihancurkan, dibakar, dimusnahkan) kurang lwbihnya apan sama ajah dengan yang dilakulan oleh usman saat memusnahkan beberapa ayat berbagai versi yang dianggap tidak relevan dan agar alquran "usman version" oni jadi satu satunya rujukan pan . . . jadi . . . apa yang disampaikan habe itu sebenernya apanan bukan ide baru. bahkan audah di implementasikan sama usman saat menyusun alquran versi usman aepwrti yang kita kenal saat ini. bagaimana metode usman dalam mwnyeleksi mana yat yang dipakai, mana ayat yang dibuang, pegimana nyusunnya, metode apa yang digunakan, akurasi, akurasi bla. . . bla. . . bla. . . sampai kompetensi para editor segala macem apanan kitamah kagak tahu pan . . . yang jelas . . . plek! pokoknya kita berasumsi bahwa alquran versi uaman inilah satu satunya alquran yang benar dan sesuai dengan maksutnya.muhammad (yang menyusun alquran seperti saat ini tentu saja bukan muhammad :) ) saat usman menyususn, mengedit alquran, tentu saja usman tak perlu memiliki kemampuan untuk me re deaign alam semeata semisal merubah matahari jadi bulan atawa merubah bintang jadi onde onde atawa merubah burung perkutit menjadi elang . . . alqiran itu apanan teks. dimana teks alquran saat ini adalah hasil editing usman. tentu saja namanya hasil editing ya meati ada prosea cut paste kalau semua cerita dalam alquran dihilangkan, maka sisa ayat paling tinggal 25%. dan . . . dari 25% ayat ayat alquran itu emang berapa banyak sih yang mengatur masalah hukum ? apanan nddak banyak pan ? dan sifat hukum dalam alquran itu swndiri apanan nddak jauh beda lah sama hukum nya kuhp gitu . . . apanan ada prosea mediasi . . . ada proses evaluasi. . . lengkap juga apanan dwngan komponen lain dari hukum swperti hak amnesti dan abolusi yang dimiliki oleh pihak tertentu. misalnya : menyetubuhi wanita bukan muhrim itu adalah zina. zina itu hukumannya razam. nah . . . saat muhammad meniduri maria misalnya . . . apakah ini zinah ? apakah muhammad dirazam ? maroa itu siapa ? trua kenapa muhammad meniduri maria ? . . . jadi . . . meng interpretasikan ayat ayat alquran itu emang kagak bisa tekstual doang. misalnya : itu mantan istri nabi kenapa juga jadi berantem sama keturunan nabi hanya gara gara kebon korma coba ? trus apanan jadi ada syiah ama sunny . . . sok. . . yang bener itu syiah atau sunny ? apanan di awal islam berdiri aja sudah ada paling todak 2 interpretasi yang berbeda sehingga menimbulkan dua aliran yang jelas berbeda : sunni dan syiah. merubah ajaran ajaran islam jelas nddak boleh. merubah alquran yang dikonotasikan sebagai wahyu tuhan jelas aecara tekstual tidak bisa dan tidak perlu dalam arti jika kita ingin melarang laki laki menyetubuhi pembantu atawa melarang orang arap ngentot para tkw, maka kita tidak perlu menghapus seluruh ayat yang berkaitan dengan masalah meniduri atawa ngentot budak perempuan , mwatinya cukup dwngan me re interpretasi ayat trsebut dan dilengkapi dwngan beberapa peraturan hukum atawa perundangan yang dibuat kemudian. misalnya dibuat ketentuan hukuman penjara 10 tahun bagi siapapun lelaki yang memperkosa wanita manapun. trus . . . kalau wanita yang ditiduri itu emang suka atawa mau melakukan itu misalnya , apakah akan dihukum juga ? contoh . . . muhammad ngajak maria bobo, trus maria mau diboboin sama muhammad, apqkqh hukum ini berlaku ? apanan nddak berlaku pan? jadi . . . saya sampai.ke auatu pemikiran bahwa kalau ngomong agama mah nddak selesai selesai. daripada ngerehab teks alquran, mendingan memupuk jiwa nasionalisme dan sama sama sepakat tentang satu indonesia . . . satu bahasa. . . satu bangsa. . . satu tanah air . . . di bawah naungan garuda pancasila dwngan swmboyan bhineka tunggal ika. jadi jelas. mau menerima pancasila, silahkan tinggal di indonesia. konsekwensinya . . . akui keberagaman, hormati penganut agama lain. janga merusak gereja, masjid, bihara atawa candi. jangan ngancurin patung pqtung hanya dwngan alasan niru contoh navi ibrahim. kita.mungkin tidak sepakat tentang yeaua, muhammad, katolik hindu budha islam kreaten abrakadabra, namun kita bisa sepakat bahwa kita hodup di tanah indonesia, satu nusa, satu bangsa, satu bahasa, satu negara : united state of endonesa! merdeka! --- In [email protected], "ajeg" <ajegilelu@...> wrote: > > > Di periode rebellionnya, bocah-bocah di rumah juga > suka bertingkah untuk menarik perhatian. Gua nggak larang > selama nggak menjurus kurangajar atau nyentuh narkoba. > > Si uplik itu udah bangkotan, tapi nggak berani kasih contoh > bagaimana itu menista tuhan. Bisanya cuma bengak-bengok > kayak bebek diperkosa bonobo. > > Yang sial kena hasut ya alex aan. Masuk bui dia. > > Di masa rebellionnya, bocah-bocah banyak menuntut perubahan. > Tepatnya menuntut segalanya agar sesuai dengan mereka. > Toh lambat laun pengetahuan & pengalaman menggembleng mereka, > memperkaya hidup mereka dengan kesadaran bahwa yang harus berubah > adalah mereka, bukan yang di luar mereka. > > So, > ngotot merubah isi buku qur'an adalah sindroma kanak-kanak juga. > Lha barang mati kok disuruh berubah. > > Kalau merasa punya otak ya silakan pakai itu otak untuk merubah > diri, memperkaya hidup sendiri sukur-sukur bisa berbagi dengan > sekitar. > > Itu jauh lebih masuk akal untuk dilakukan ketimbang menghasut > pihak di luar dirinya untuk berubah. Misalnya merubah orang lain > dari pegawai negeri jadi narapidana.. > > Kalau memang merasa cukup ahli untuk merubah qur'an, ya rubahlah > qur'an yang sesungguhnya: alam semesta. Alias situasi & kondisi yang > ditulis dengan "kalam Illahi". > Bacalah itu untuk membuat hidup jadi bermakna. > > Nggak suka dengan "tulisan" itu? > > Gampang. > > Hapus saja. Setip. > > Rubah matahari menjadi bulan dan sebaliknya agar siang berubah > jadi malam dan sebaliknya dll dst. > > Mau berpikir terbalik-balik seperti si uplik, ya nggak ada yang > larang. Tapi jelas ada konsekuensinya. > > Jadi gila seperti dia, misalnya. > > > --- "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@> wrote: > > > uplik mah apanan emang begitu . . . > > tapi, justru uplik lah salah satu manusia yang bikin kampung petar > > itu beda :) > > > > masing masing orang emang punya peran masing masing. > > > > peran uplik di kampung petar jelas jauh lebih punya arti dibanding > > si dimas dongo yang tanpa tengok kiri tengok kanan langsung > > nyemplung di kampung petar. > > > > si dimas itu kurang lebihnya satu apwcies aama si jack fontana yang > > swkarang nddak tahu nyungsep di.mana. yang bedain cuman satu : si > > jack itu kriaten koplok. kalau dimas itu ya islam koplok. > > > > dua dua nya sama aja : koplok. > > > > > > > > --- "ajeg" <ajegilelu@> wrote: > > > > > Yeah, sassis bilang "diskusi". > > > Sama persis dengan yang dibilang Frank William, > > > "they are open to discussion and debate,". > > > > > > Tapi elu plik, maunya menista. Cuma menista: > > > http://groups.yahoo.com/group/proletar/message/365499 > > > > > > --- "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@> wrote: > > > > > > > Sassis yang cerdas bilang kira-kira gini (dan saya sering > > > > mengutip omongannnya - diluar kepala: orang Nasrani udah biasa > > > > diskusi, yang adalah dialog, sedangkan orang islam biasa > > > > khotbah yang adalah monolog... > > > > > > > > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
