Bila Nengtet menang bukan semata Gubernur Perempuan ( Banten malah gubernurnya Ratu Atut ), pilihan ke Oneng minimal bisa bekerja sama dalam kontek Jakarta dengan Jabar, semisal sumber kemacetan disebabkan jalan sempit setelah keluar tol Jakarta ( yg bisa bikin macet sd Jakarta ), wilayah Cibubur, Bekasi dan Tangerang plus Depok akan mengalami perubahan mendasar, minimal lebar jalan di pintu pintu Bekasi, Cibubur dan Tangerang bisa dilaksanakan, dan akan menjadi sulit terlaksana bila gubernurnya berbeda partai.
Hal ini pernah di singgung oleh Sutiyoso, dan malah Sutiyoso pernah mengeluarkan ide ada nya Gubernur tambahan dengan wilayah kekuasaan Jabodetabek, dimana ide tsb agar bukan Jakarta saja yg mengalami perubahan, melainkan Detabek pun ikut melakukan perubahan, dengan adanya perubahan maka kemacetan di jam pulang kantor bisa cepat terurai, sedang utk jam masuk kantor......mbuhhh lupa :o( Itu baru di jalan, belum lagi mengenai resapan dari puncak, dimana kondisi sudah sedemikian parah, maka bila Gubernur Jabar tidak memiliki kepentingan maupun conflict of interest maka membuat waduk di sekitar Ciawi bisa terlaksana lebih cepat, selama tidak ada waduk tambahan, maka banjir bandang hanya bisa diatasi dengan memindahkan Hujan, dan ini bukan solusi yg baik. Citarum dan Cisadane bila sedang ngadat, bisa mirip si juspig, morang maring sambil memuntahkan sampahnya sampai kelaut ( diiramakan begawan solo ). Dede Y sudah kena tendang ditahun pertama, makanya tidak ada yg pernah tahu apa kerjanya, dengan situasi seperti ini, bisa diduga apa yg dilakukan oleh Gubernurnya sampai berani menendang Dede Y, padahal perolehan suara yg lalu didapat dari Dede Y dengan slogan "pusing minum Bodrex" sekarang nambah lagi bila sakit maag silahkan pilih Promag. ----- Original Message ----- From: "pinpinyuliansyah" <[email protected]> > terlepas dari saya suka dan nddak suka sama siapa, maka ramalannya adalah > : > 1. Aher kalau nddak peringkat 1 ya peringkat 2. > 2. dede bisa 1, bisa 2, bisa 3 > 3. oneng bisa 1, bisa 2, bisa 3 > > yang lain nddak masuk hitungan. > > kalau saya dipaksa memilih, maka saya akan memilih oneng ajah. > kenapa ? agar jabar dapat merajut sejarah baru punya gubernur wanita :) > > kalau beneran oneng menang ? > > ya jangan berharap apapun juga. > > emang apa yang mau diharapkan atuh ? > > --- In [email protected], "suryana" <gsuryana@...> wrote: >> >> Bila kita melihat debat terbuka dimedia tayang aku suka ingin nempeleng >> oc >> nya. >> Dengan waktu yg disediakan sama dengan yg terjadi di luar negeri jelas >> debat >> terbuka menjadi tidak banyak bermanfaat, hanya menjadi adu banyak omong. >> >> Bahasa Indonesia dan kebiasaan masyarakat Indonesia disaat bicara jarang >> dan >> sangat sedikit yg bisa straight ke topik, sedang waktu yg diberikan sama >> dengan yg diluar Indonesia, jelas didalam gaya bahasa saja bisa >> kekurangan >> waktu sekitar minimal 25 % dari waktu yg ideal, semisal 1 menit, maka >> idealnya 1,15 menit, karena bahasa yg berkelok kelok. >> >> Dan mengenai Oneng di Metro,...........aku nonton sekilas, dan kurang >> menarik, karena debat tsb hanya utk saling menjatuhkan secara santun, >> belum >> mampu blak blak an ( kasus DKI memang beda ). >> >> Pasangan NengTet memang bukan pasangan terbaik, hanya dari calon yg ada, >> aku >> melihat pilihan terbaik yg ada justru di Oneng, Dede Yusuf memiliki >> kelemahan diwakilnya ( birokratnya sudah masuk kelas lama ), sedang >> Haer...........no comment, seperti komentar Mas Ajeg, sebenarnya memiliki >> kelemahan, hanya karena memakai pola santun sehingga tidak kena tembak, >> berbeda bila KPK yg jadi panelis. >> >> Dede Yusuf biarpun menjabat wagub pada dasarnya sudah dibuang sejak awal >> ( >> tidak sampai setahun sudah dilempar, dan Dede Yusuf masih bertahan karena >> menunggu moment saat ini ), selama didalam masa pembuangan, maka Dede >> Yusuf >> blusukan ke kampung kampung, dimana akan menginap di rumah terjelek >> dikampun >> yg dikunjunginya, kemudian ketika mau pergi memberi sedikit uang utk >> renovasi rumah, dan itu dilakukan tahunan, dengan bekal seperti ini >> sebenarnya peluang terbesar didapat oleh Dede Yusuf. >> >> Utk mengatasi ini maka Mbak Mega, Rano Karno, dan Jokowi turun gunung, >> dengan harapan siapa tahu bisa mendongkrak perolehan suara dari NengTet. >> >> Eniwe tgl 23 sore aku akan mengadakan Mauludan ( kebiasaan dari >> kakek/nenek >> ku, dimana merayakan Mauludan khusus utk yg kerja ) setelah usai akan aku >> jelaskan siapa siapa saja calon yg patut dipilih, dan aku tidak bisa >> bicara >> seperti menulis di dunia maya, karena kelemahan yg ada akan aku ceritakan >> sedikit demi sedikit, dengan harapan pilihan tinggal kepada Dede Y, dan >> Oneng. >> Diluar itu................................jangan dipilih. >> ( lumayan bisa mendulang 100 lebih suara ) >> ----- Original Message ----- >> From: "johny_indon" <johny_indon@...> >> >> > >> > >> > saat ini sedang berlangsung debat terbuka cagub dan cawagub jabar di >> > tv-one. >> > harus diakui kalo aher sebagai incumbent paling siap dalam menjawab >> > pertanyaan2 >> > baik dari panelis (rhenald kasali dan satu lagi lupa prof siapa gitu) >> > maupun >> > dari kompetitornya. >> > semua pertanyaan terjawab nyaris tanpa jeda antar kalimat. >> > beda jauh dgn lex laksamana cagubnya dede yusuf yg kalo ngomong >> > kebanyakan jeda kayak moerdiono. >> > >> > oneng lumayan tapi pembisiknya rada oon soalnya salah melulu >> > ngutip angka dan fakta (ini kesalahan tim sukses oneng kayaknya). >> > cuman tiap liat si oneng ngomong emang rada susah untuk tidak terkesan >> > oon. >> > intonasi dan gesturenya itu loh, bener2 mengingatkan kita sama sinetron >> > bajaj bajuri. >> > teten masduki yg mendampinginya juga salah nembak. >> > dia ngritik soal pengangkatan direksi bank jabar, katanya tidak fair. >> ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
