Coba anda ketik di google

Nazi top secret weapons

Lalu klik images

Akan muncul banyK ufo hehe
On Jun 27, 2013 10:51 AM, "Habe Proletar" <[email protected]> wrote:

> **
>
>
>
>
> begini nih contoh orang yang langganan majalah ufo
> semua hal serba konspirasi dan hidden agenda
> ngga di islam, ngga di kristen
>
> ya semodel lah dengan si nub
> tingkat kebloonannya bisa saingan..
>
> ________________________________
> From: Muskitawati <[email protected]>
> To: [email protected]; [email protected]
> Sent: Wednesday, June 26, 2013 4:06 PM
> Subject: [proletar] Paus Vatican Dipaksa Mundur Karena Korupsi !!!
>
>
>
> Secara formal memang se-olah2 Paus mengundurkan diri secara suka rela,
> padahal kita tahu tidak pernah ada penguasa yang berani naik rela
> mengundurkan diri kalo tidak dipaksa atau terpaksa.
>
> Yang tidak banyak diceritakan adalah bahwa sang Paus itu mengidap
> Obsessive Convulsive behaviour, dia selalu ingin semuanya bersih, rapih,
> dan sempurna.  Akibatnya permadani di Istana Vatican diganti sebulan
> sekali, semua handle2 pintu diganti dari emas, singkatnya biaya maintenance
> istananya meningkat 20x lipat sejak beliau menjabatnya.
>
> Parahnya, selain buta management administration, dia juga kepala batu
> selalu menolak konsultasi ahli2 yang mendampinginya.  Pembantu2 dekatnya
> yang korup bukan dipecatnya tetapi dinaikkan pangkatnya dan juga dinaikkan
> gajinya.
>
> Skandal sex bisa ditutupi dengan uang, tapi skandal uang mau ditutup pake
> apa ???  Donatur2 enggak bisa dibujuk atau dipaksa menaikkan donasinya, mau
> bujuk pake apa, dan mau paksa pake apa ?  Cara menutup semua masalahnya
> yang ada cuma satu yaitu mengundurkan diri dibawah hujan cemoohan dan
> cercaan pembantunya, bawah2annya, dan juga umatnya diseluruh dunia.
>
> Haruskah Paus ini dikasihani ???  TIDAK, dia harusnya dihukum gantung oleh
> umatnya sendiri yang memberi donasi !!!
>
> > "arif.harsana@..." <arif.harsana@...> wrote:
> > Baru sekarang ini seorang Paus
> > turun dari jabatannya secara
> > sukarela, menolak untuk
> > menduduki jabatan Paus seumur
> > hidup - seperti lazimnya
> > kebiasaan Vatikan semenjak 7
> > abad terakhir ini.
>
> Pendapat anda itu subjective, enggak pernah ada siapapun yang mengundurkan
> diri turun dari jabatannya secara sukarela.  Demikian juga Paus, dia
> mengundurkan diri bukan secara sukarela tapi dipaksa karena selain tidak
> mampu memecahkan masalah, tidak mampu memahami masalah, banyaknya korupsi,
> dan berbagai skandal yang kesemuanya makin menggunung yang puncaknya akan
> menghancurkan management secara keseluruhan atau sang paus secepatnya
> mengundurkan diri.
>
> Catatan: bahkan Gus Dur juga mengundurkan diri bukan secara sukarela
> meskipun diberi label "sukarela".  Juga presiden Nixon bukan mengundurkan
> diri secara sukarela meskipun juga berlabel "sukarela".
>
> Soal mundurnya kesehatan beliau, lebih disebabkan karena masalah2 yang
> tidak mampu dihadapinya itu.
>
> Jadi tidak ada terobosan apapun, aturan jabatan Paus yang seumur hidup
> tetap berlaku bahkan belum pernah ada usul jabatan Paus diemban secara
> periodik 5 tahun sekali.  Juga usia lanjut bukan alasan, karena berapapun
> usia sang Paus, selama mampu memecahkan berbagai persoalan umum dari
> gerejanya tentu dia bisa tetap menjabat.
>
> Ketidak becusan Paus yang satu ini sudah terlihat sejak hari pertama dia
> menduduki jabatannya.  Padahal tidak susah untuk menjadi paus karena beliau
> memiliki pendamping2 yang sangat ahli dibidangnya masing2, beliau cukup
> berkonsultasi untuk kemudian disetujui atau ditolaknya.
>
> Jadi sangat sederhana, semua kemelut yang terjadi berpankal pada uang,
> pada dana, pada finansial yang terkait pada incoming dan spending.
>
> Ada lebih dari 1000 pendeta2 katolik yang dipenjarakan di-penjara2 Amerika
> karena berbagai macam pelanggaran2 pidana.  Oleh Paus, semuanya ditanggung
> Vatican di bail out, setelah dibebaskan ditugaskan kembali dilokasi yang
> berbeda, terjadi lagi pelanggaran oleh pendeta yang sama, di bail out lagi
> dan dibebaskan untuk kemudian kembali di relokasi.  Demikianlah, dari kira2
> 1000 pendeta yang telah ditolong dibail out dibebaskan, ternyata hampir
> semuanya mengulangi kesalahan yang sama, padahal mereka seharusnya dipecat,
> tapi dalam system keagamaan di Vatican seorang pendeta bekerja seumur hidup
> tidak dikenal pemecatan.
>
> Setiap pendeta di bail out rata2 $10 juta per kasus, jadi silahkan anda
> hitung saja, kalo ada sedikitnya 1000 pendeta yang keluar masuk penjara dua
> kali saja dan di bail out rata2 dua kali, maka jumlah spending Vatican
> adalah 2 x 1000 x $10juta = $20 milyard.  Padahal income Vatican tidak
> sebesar yang dikeluarkannya, artinya Vatican bubaran.
>
> Akibat kejadian ini, pengawasan internal jadi teralihkan, kontrol
> managerial administration jadi lemah dan kesempatan ini dimanfaatkan
> pembantu2nya untuk korupsi.  Ini bagaikan bola es yang bergulir makin lama
> makin parah.  Karena pendeta2 yang pernah dipenjara bukan jadi jera, tapi
> mengulangi perbuatan2nya yang tercela yang diyakininya akan dilindungi oleh
> pusat di Vatican.
>
> Memang, ada yang mengusulkan agar pendeta2 Katolik diizinkan menikah dan
> berkeluarga karena bible menyatakan bla.. bla.. bla, dan Yesus juga
> mengajarkan bla.. bla.. bla tidak ada larangan menikah.  Tapi usul ini
> tidak mengena pada sasaran, bahkan jauh dari sasarannya, karena larangan
> pendeta Katolik untuk menikah bukan karena Bible, bukan karena ajaran Yesus
> melainkan 100% masalah management yaitu secara historic, hidup pendeta
> katolik dijamin sampai mati, tidak ada gaji meskipun ada uang saku untuk
> kebutuhan2 dasar, namun sang pendeta tidak punya masa depan atau karier
> lain selain yang digelutinya dibidang kependetaan ini.  Sekolahnya dijamin
> dan segalanya dijamin.
>
> Bayangin kalo sang Pendeta diperkenankan kawin, maka isterinya, anak2nya,
> cucu2nya juga harus dijamin oleh Vatican bukan cuma si pendeta saja.  Oleh
> karena itulah, kalo ada pendeta katolik ditemukan menikah, maka dia akan
> dipecat karena konsentrasi sang pendeta sudah tidak lagi 100% untuk kerjaan
> kegerejaannya.
>
> Banyak pendeta2 katolik yang secara sembunyi2 menikah dengan wanita dan
> sang isteri ikut bekerja diluar membantu penghasilan suami, yang begini
> sudah termasuk korupsi, dan kalo tertangkap tentu ditindak dengan pemecatan.
>
> Jadi kerja sebagai pendeta katolik memang kelihatannya terhormat dari
> luar, bahkan se-olah2 berlumuran berbagai kemewahan, tapi bagi sang pendeta
> kehidupan seperti begitu ada yang merasakan seperti perbudakan.
>
> Muskitawati.
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke