kira kira 5 bln yll, saya datangi gereja ini.. bukan untuk ikut kebaktian tapi 
sekedar
membuktikan omongan pendeta gereja tsb (bukan pendeta yg disebut dibawah ini),
pendeta yg saya kenal itu sekarang udah 'emeritus' (pensiun).

Tulisan dibawah ini akurat dan bener banget bahkan perlu saya tambahin..

Masalah parkir.. 

tempat parkirpun satu halaman.. kalo ada hari besar yang bersamaan, masing2 
pengurus

gereja dan masjid berkoordinasi, secara bergantian, menghimbau ummatnya utk 
tidak

membawa kendaraan.. 

Di Salatiga lain lagi..
gereja dan masjid posisinya berhadapan, lokasinya di Jln. A.Yani
tiap ada hari besar masing2 pasang spanduk.. 

Gereja: " Selamat Menunaikan Ibadah Puasa" dan "Selamat Idul Fitri"
Masjid: " Selamat Hari Natal"

http://id.berita.yahoo.com/gereja-dan-masjid-di-solo-ini-satu-halaman-034236605.html

Gereja dan masjid di Solo ini satu halaman dan satu dindingMERDEKA.COM. Di Kota 
Solo, Jawa Tengah, ada dua buah 
tempat ibadah yang letaknya berdampingan, menempati lahan di atas 
sebidang tanah yang sama, bahkan alamat yang sama pula. Dua buah 
bangunan tersebut adalah Gereja Kristen Jawa (GKJ) Joyodiningratan dan 
Masjid Al-Hikmah. Keduanya terletak di Jalan Gatot Subroto no 222, Solo.

Tidak
 ada sekat tembok yang kokoh, atau batas pagar halaman yang tinggi. 
Satu-satunya penanda atau pemisah bangunan tersebut hanyalah sebuah tugu
 lilin tua, yang merupakan simbol perdamaian kerukunan umat beragama. 
Bahkan jamaah kedua tempat ibadah tersebut tak pernah berselisih selama 
puluhan tahun.

"Kita merasa bangga, bisa hidup bersama meski dengan keyakinan berbeda,"
 ujar Sajadi, salah satu jamaah masjid, ketika ditemui Rabu (18/7).

Menurut
 Pendeta Nunung Istiningdya, GKJ Joyodiningratan didirikan tahun 1939, 
sementara musala Al Hikmah yang saat ini sudah berubah menjadi masjid 
didirikan tahun 1947. Suasana kondusif yang terjalin selama ini, kata 
Nunung, lantaran selalu terjalinnya komunikasi di antara pengurus kedua 
tempat beribadah itu.

"Selama puluhan tahun kami tak pernah ada 
konflik. Sebagai tanda kerukunan, kami mendirikan sebuah tugu lilin di 
antara bangunan gereja dan masjid," katanya.

Kerukunan antardua 
jemaah beda agama ini tidak hanya terlihat pada kegiatan ibadah 
sehari-hari. Saat perayaan hari besar misalnya, mereka akan saling 
membantu dan mengamankan kegiatan peringatan hari besar tersebut.

Pernyataan
 Nunung juga dibenarkan oleh Ketua Takmir Masjid Al Hikmah, Natsir Abu 
Bakar. Menurutnya, sebagai pengurus masjid pihaknya selalu berkomunikasi
 dengan gereja.

"Kami selalu berkomunikasi, apa pun yang dilakukan harus selalu rukun," 
terangnya.

Karena
 harmonisasi yang baik ini, tak jarang dua rumah ibadah tersebut menjadi
 rujukan pemuka agama seluruh dunia. Ada yang datang dari Singapura, 
Malaysia, Belanda, Jerman, Inggris, Italia, Spanyol, juga dari Filipina,
 Jepang, Vietnam.

Berdasarkan buku tamu gereja maupun buku tamu 
masjid, terlihat siapa saja yang pernah berkunjung. Kedatangan mereka ke
 Solo adalah untuk melihat secara langsung tentang kerukunan umat 
beragama di Solo.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke