Yeah dikepulauan maluku juga seperti itu

jangankan hal2 kecil2 seperti makan minum......
titip anak....minta garam ditetangga&pinjam yang lain2

hal ini biasa terjadi dalam keseharian

bangun gereja bangun masjid dikerjakan be-sama2 sudah ratusan tahun budaya ini 
terselenggarakan.

Terus terang saya doeloe tiap2 tahun be2rapa kali dalam setahun pasti harus 
kegereja merayakan hari2 penting umat Nasrani ........
berpakaian baru&bersih duduk manis di gereja Elfatta keby baru
karena disitulah teman2 kerabat orang tua saya beribadat
.............makan minum bernyanyi puji2 tuhan tidak ada masalah karena Ambon 
nasrani tidak pernah makan daging Babi.


________________________________
 From: ajeg <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Friday, July 19, 2013 1:36 PM
Subject: Re: [proletar] Di Solo, gereja dan masjid satu halaman.
 


  

Ya, itu di Solo. Di kota-kota lain juga ada, termasuk di 
ibukota metropolitan yang konon tergolong sin city. 

Selain yang murni agama, yang campuran budaya juga banyak. 
Umumnya campuran antara budaya lokal, Islam, dan Cina / Tionghoa, 
seperti al. di Gunung Jati. 

Soal berbagi parkir, di pusat sin city kita ada Gereja Istiqlal & 
Masjid Katedral yang berbagi tempat parkir saat Natal. 

Cuma orang-orang tolol yang egois saja yang merasa punya tuhan 
sendiri, tuhan yang lebih istimewa dari tuhan orang lain; ini 
tuhan gua, itu tuhan lu. 

Lha kok malah lebih tuhan dari si tuhan?? 

Maklum, te-o-el-o-el. 

--- ayub <ayubyahya@...> wrote:

> kira kira 5 bln yll, saya datangi gereja ini.. bukan untuk ikut 
> kebaktian tapi sekedar membuktikan omongan pendeta gereja tsb 
> (bukan pendeta yg disebut dibawah ini), pendeta yg saya kenal itu 
> sekarang udah 'emeritus' (pensiun).
> 
> Tulisan dibawah ini akurat dan bener banget bahkan perlu saya 
> tambahin..
> 
> Masalah parkir.. 
> 
> tempat parkirpun satu halaman.. kalo ada hari besar yang bersamaan, 
> masing2 pengurus gereja dan masjid berkoordinasi, secara 
> bergantian, menghimbau ummatnya utk tidak membawa kendaraan.. 
> 
> Di Salatiga lain lagi..
> gereja dan masjid posisinya berhadapan, lokasinya di Jln. A.Yani
> tiap ada hari besar masing2 pasang spanduk.. 
> 
> Gereja: " Selamat Menunaikan Ibadah Puasa" dan "Selamat Idul Fitri"
> Masjid: " Selamat Hari Natal"
> 
> http://id.berita.yahoo.com/gereja-dan-masjid-di-solo-ini-satu-halaman-034236605.html
> 
> Gereja dan masjid di Solo ini satu halaman dan satu dinding 
> MERDEKA.COM. Di Kota Solo, Jawa Tengah, ada dua buah tempat ibadah 
> yang letaknya berdampingan, menempati lahan di atas sebidang tanah 
> yang sama, bahkan alamat yang sama pula. Dua buah bangunan tersebut 
> adalah Gereja Kristen Jawa (GKJ) Joyodiningratan dan Masjid 
> Al-Hikmah. Keduanya terletak di Jalan Gatot Subroto no 222, Solo.
> 
> Tidak ada sekat tembok yang kokoh, atau batas pagar halaman yang 
> tinggi. Satu-satunya penanda atau pemisah bangunan tersebut 
> hanyalah sebuah tugu lilin tua, yang merupakan simbol perdamaian 
> kerukunan umat beragama. 
> Bahkan jamaah kedua tempat ibadah tersebut tak pernah berselisih 
> selama puluhan tahun.
> 
> "Kita merasa bangga, bisa hidup bersama meski dengan keyakinan 
> berbeda," ujar Sajadi, salah satu jamaah masjid, ketika ditemui 
> Rabu (18/7).
> 
> Menurut Pendeta Nunung Istiningdya, GKJ Joyodiningratan didirikan 
> tahun 1939, sementara musala Al Hikmah yang saat ini sudah berubah 
> menjadi masjid didirikan tahun 1947. Suasana kondusif yang terjalin 
> selama ini, kata Nunung, lantaran selalu terjalinnya komunikasi di 
> antara pengurus kedua tempat beribadah itu.
> 
> "Selama puluhan tahun kami tak pernah ada konflik. Sebagai tanda 
> kerukunan, kami mendirikan sebuah tugu lilin di antara bangunan 
> gereja dan masjid," katanya.
> 
> Kerukunan antardua jemaah beda agama ini tidak hanya terlihat pada 
> kegiatan ibadah sehari-hari. Saat perayaan hari besar misalnya, 
> mereka akan saling membantu dan mengamankan kegiatan peringatan 
> hari besar tersebut.
> 
> Pernyataan Nunung juga dibenarkan oleh Ketua Takmir Masjid Al 
> Hikmah, Natsir Abu Bakar. Menurutnya, sebagai pengurus masjid 
> pihaknya selalu berkomunikasi dengan gereja.
> 
> "Kami selalu berkomunikasi, apa pun yang dilakukan harus selalu 
> rukun," terangnya.
> 
> Karena harmonisasi yang baik ini, tak jarang dua rumah ibadah 
> tersebut menjadi rujukan pemuka agama seluruh dunia. Ada yang 
> datang dari Singapura, Malaysia, Belanda, Jerman, Inggris, Italia, 
> Spanyol, juga dari Filipina, Jepang, Vietnam.
> 
> Berdasarkan buku tamu gereja maupun buku tamu masjid, terlihat 
> siapa saja yang pernah berkunjung. Kedatangan mereka ke Solo adalah 
> untuk melihat secara langsung tentang kerukunan umat beragama di 
> Solo.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke