Itu cuma dagelan lah, apalagi di Jawa dimana masyarakatnya senang dagelan.

Biasanya kalo ada gereja satu halaman dengan mesjid, maka salah satu itu cuma 
numpang, bangun rumah ibadah ditanah bukan miliknya.  Kemungkinannya bisa 
disewa, atau dicicil.

Tapi kalo urusan Gereja dan Mesjid pasti ada satu pihak yang harus ditekan, 
dipaksa, nah selanjutnya silahkan anda yang pertimbangkan sendir aja deh, 
apakah tanah itu milik gereja, atau tanah itu milik mesjid karena enggak 
mungkin milik bersama.

Dan kalo ada satu pihak yang menyewa, pasti bayaran sewanya enggak lancar 
karena kehidupan Gereja dan Mesjid berasal dari donasi.

Jadi tergantung, seperti MUI bisa memiliki Mesjid cukup dengan fatwa melarang 
syiah atau melarang Ahmadiah, maka semua mesjid2 mereka jadi milik MUI.

Jadi kalo urusan beragama itu, terlalu banyak kamuflase pura2nya, misalnya 
pura2 rukun, pura2 toleransi, pura2 menghormati agama satu kepada agama 
lainnya, semuanya cuma bohong karena pada hakekatnya setiap agama itu bersaing 
rebut2an umat, makin banyak umatnya makin kuat organisasinya baik finansial 
maupun secara fisik.

Ny. Muslim binti Muskitawati.









--- In [email protected], "arra_s" <arra_s@...> wrote:
>
> 
> 
> beda yah..
> berita2 yg di posting orang yg cinta damai dgn yg cinta teror..
> 
> kalau yg cinta damai..
> bawa berita yg menyejukkan..
> kalau yg cinta teror..
> ya gitu deh..
> isi nya cuman benci, ngayal..
> dan yg gak tahan nya..
> dungu nya itu loh..
> 
> Hidup Toleransi..!!
> Hidup Harmonisasi..!!
> 
> yg gak kenal..
> rugi banget deh..
> 
> 
> --- In [email protected], ayub <ayubyahya@> wrote:
> >
> > kira kira 5 bln yll, saya datangi gereja ini.. bukan untuk ikut kebaktian 
> > tapi sekedar
> > membuktikan omongan pendeta gereja tsb (bukan pendeta yg disebut dibawah 
> > ini),
> > pendeta yg saya kenal itu sekarang udah 'emeritus' (pensiun).
> > 
> > Tulisan dibawah ini akurat dan bener banget bahkan perlu saya tambahin..
> > 
> > Masalah parkir.. 
> > 
> > tempat parkirpun satu halaman.. kalo ada hari besar yang bersamaan, masing2 
> > pengurus
> > 
> > gereja dan masjid berkoordinasi, secara bergantian, menghimbau ummatnya utk 
> > tidak
> > 
> > membawa kendaraan.. 
> > 
> > Di Salatiga lain lagi..
> > gereja dan masjid posisinya berhadapan, lokasinya di Jln. A.Yani
> > tiap ada hari besar masing2 pasang spanduk.. 
> > 
> > Gereja: " Selamat Menunaikan Ibadah Puasa" dan "Selamat Idul Fitri"
> > Masjid: " Selamat Hari Natal"
> > 
> > http://id.berita.yahoo.com/gereja-dan-masjid-di-solo-ini-satu-halaman-034236605.html
> > 
> > Gereja dan masjid di Solo ini satu halaman dan satu dindingMERDEKA.COM. Di 
> > Kota Solo, Jawa Tengah, ada dua buah 
> > tempat ibadah yang letaknya berdampingan, menempati lahan di atas 
> > sebidang tanah yang sama, bahkan alamat yang sama pula. Dua buah 
> > bangunan tersebut adalah Gereja Kristen Jawa (GKJ) Joyodiningratan dan 
> > Masjid Al-Hikmah. Keduanya terletak di Jalan Gatot Subroto no 222, Solo.
> > 
> > Tidak
> >  ada sekat tembok yang kokoh, atau batas pagar halaman yang tinggi. 
> > Satu-satunya penanda atau pemisah bangunan tersebut hanyalah sebuah tugu
> >  lilin tua, yang merupakan simbol perdamaian kerukunan umat beragama. 
> > Bahkan jamaah kedua tempat ibadah tersebut tak pernah berselisih selama 
> > puluhan tahun.
> > 
> > "Kita merasa bangga, bisa hidup bersama meski dengan keyakinan berbeda,"
> >  ujar Sajadi, salah satu jamaah masjid, ketika ditemui Rabu (18/7).
> > 
> > Menurut
> >  Pendeta Nunung Istiningdya, GKJ Joyodiningratan didirikan tahun 1939, 
> > sementara musala Al Hikmah yang saat ini sudah berubah menjadi masjid 
> > didirikan tahun 1947. Suasana kondusif yang terjalin selama ini, kata 
> > Nunung, lantaran selalu terjalinnya komunikasi di antara pengurus kedua 
> > tempat beribadah itu.
> > 
> > "Selama puluhan tahun kami tak pernah ada 
> > konflik. Sebagai tanda kerukunan, kami mendirikan sebuah tugu lilin di 
> > antara bangunan gereja dan masjid," katanya.
> > 
> > Kerukunan antardua 
> > jemaah beda agama ini tidak hanya terlihat pada kegiatan ibadah 
> > sehari-hari. Saat perayaan hari besar misalnya, mereka akan saling 
> > membantu dan mengamankan kegiatan peringatan hari besar tersebut.
> > 
> > Pernyataan
> >  Nunung juga dibenarkan oleh Ketua Takmir Masjid Al Hikmah, Natsir Abu 
> > Bakar. Menurutnya, sebagai pengurus masjid pihaknya selalu berkomunikasi
> >  dengan gereja.
> > 
> > "Kami selalu berkomunikasi, apa pun yang dilakukan harus selalu rukun," 
> > terangnya.
> > 
> > Karena
> >  harmonisasi yang baik ini, tak jarang dua rumah ibadah tersebut menjadi
> >  rujukan pemuka agama seluruh dunia. Ada yang datang dari Singapura, 
> > Malaysia, Belanda, Jerman, Inggris, Italia, Spanyol, juga dari Filipina,
> >  Jepang, Vietnam.
> > 
> > Berdasarkan buku tamu gereja maupun buku tamu 
> > masjid, terlihat siapa saja yang pernah berkunjung. Kedatangan mereka ke
> >  Solo adalah untuk melihat secara langsung tentang kerukunan umat 
> > beragama di Solo.
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke