Yang tidak diketahui oleh 
psikopat berat bertabiat lonte "arra_s" yang termasuk manusia paling
dungu dimuka
bumi
ini
dan yang berotak cebol, by a manner of speaking, cuman sekecil
ITILnya yang sudah rusak berat dan jadi busuk, nista lagi menjijikkan dan
betul-betul gila serta berpengetahuan dangkal kayak nonoknya dan yang rajin
menjilat kontol para psikopat berat ini adalah bahwa orang Islam itu bisa saja 
hari ini berbaik-baik dengan tetangganya yang kafir, tapi bila saatnya lebih 
menguntungkan, maka orang Islam yang sama akan menebas seler tetangganya itu, 
sesuai dengan ajaran Islam.

Saya ulang...


Masaalahnya adalah bahwa ajaran agama najis Islam itu, seperti sering saya
katakan kayak supermarket atau toko serba ada: segala-galanya
ada.

Di supermarket ada daging domba buat bikin curry madras atau
daging babi buat bikin babi kecap...

Bergantung selera orang Islam yang bersangkutan hari ini dia
bisa pilih, mau bikin apa.

Begitu juga ajaran islam: hari ini bila orang Islam itu mau
berbaik-baik dengan tetangganya yang kafir itu dia akan bilang:
"Agamamu agamamu, agama ku agama ku".

Ini bunyi surah al-kafirun.

Jadi tetangganya yang kafir itu, hari ini, aman.

Nggak digerecokin.

Ini sesuai dengan bunyi ayat al-Mushaf.

Tapi bila orang Islam yang sama pengen menebas leher
tetangganya yang kafir itu dia akan pakai ayat al-Mushaf yang
memerintahkan mukmin membunuhi orang kafir.

Yaitu, antara lain surah at-taubah.

Tahun 1965 orang Islam anggota NU yang katanya moderat dan pendukung Orde Lama
itu pada
berebut membantai pendukung Orde Lama lain..

Jadi: tiap orang Islam bisa saja hari ini teriak-teriak sampai
berbusa-busa bahwa dia itu adalah Islam yang apik dan ...betul,
perkataaannnya itu sesuai dengan bunyi al-Mushaf.

Tapi kalau saat dia pengen menebas leher dan merampok harta
benda orang kafir dia juga akan bilang: Ini perintah Allah.

Dan juga betul, karena al-Mushaf
memerintahkan mukmin memerangi orang kafir dan mengizinkan
mukmin merampok harta orang kafir itu.

Jelasnya: Islam yang moderat atau yang liberal itu nggak ada.

Selama kitab suci mereka adalah al-Mushaf maka orang Islam itu
per definisi adalah manusia buas, kejam, keji, zalim, ganas
lagi biadab.


--- In [email protected], "arra_s" <arra_s@...> wrote:
>
> 
> 
> beda yah..
> berita2 yg di posting orang yg cinta damai dgn yg cinta teror..
> 
> kalau yg cinta damai..
> bawa berita yg menyejukkan..
> kalau yg cinta teror..
> ya gitu deh..
> isi nya cuman benci, ngayal..
> dan yg gak tahan nya..
> dungu nya itu loh..
> 
> Hidup Toleransi..!!
> Hidup Harmonisasi..!!
> 
> yg gak kenal..
> rugi banget deh..
> 
> 
> --- In [email protected], ayub <ayubyahya@> wrote:
> >
> > kira kira 5 bln yll, saya datangi gereja ini.. bukan untuk ikut kebaktian 
> > tapi sekedar
> > membuktikan omongan pendeta gereja tsb (bukan pendeta yg disebut dibawah 
> > ini),
> > pendeta yg saya kenal itu sekarang udah 'emeritus' (pensiun).
> > 
> > Tulisan dibawah ini akurat dan bener banget bahkan perlu saya tambahin..
> > 
> > Masalah parkir.. 
> > 
> > tempat parkirpun satu halaman.. kalo ada hari besar yang bersamaan, masing2 
> > pengurus
> > 
> > gereja dan masjid berkoordinasi, secara bergantian, menghimbau ummatnya utk 
> > tidak
> > 
> > membawa kendaraan.. 
> > 
> > Di Salatiga lain lagi..
> > gereja dan masjid posisinya berhadapan, lokasinya di Jln. A.Yani
> > tiap ada hari besar masing2 pasang spanduk.. 
> > 
> > Gereja: " Selamat Menunaikan Ibadah Puasa" dan "Selamat Idul Fitri"
> > Masjid: " Selamat Hari Natal"
> > 
> > http://id.berita.yahoo.com/gereja-dan-masjid-di-solo-ini-satu-halaman-034236605.html
> > 
> > Gereja dan masjid di Solo ini satu halaman dan satu dindingMERDEKA.COM. Di 
> > Kota Solo, Jawa Tengah, ada dua buah 
> > tempat ibadah yang letaknya berdampingan, menempati lahan di atas 
> > sebidang tanah yang sama, bahkan alamat yang sama pula. Dua buah 
> > bangunan tersebut adalah Gereja Kristen Jawa (GKJ) Joyodiningratan dan 
> > Masjid Al-Hikmah. Keduanya terletak di Jalan Gatot Subroto no 222, Solo.
> > 
> > Tidak
> >  ada sekat tembok yang kokoh, atau batas pagar halaman yang tinggi. 
> > Satu-satunya penanda atau pemisah bangunan tersebut hanyalah sebuah tugu
> >  lilin tua, yang merupakan simbol perdamaian kerukunan umat beragama. 
> > Bahkan jamaah kedua tempat ibadah tersebut tak pernah berselisih selama 
> > puluhan tahun.
> > 
> > "Kita merasa bangga, bisa hidup bersama meski dengan keyakinan berbeda,"
> >  ujar Sajadi, salah satu jamaah masjid, ketika ditemui Rabu (18/7).
> > 
> > Menurut
> >  Pendeta Nunung Istiningdya, GKJ Joyodiningratan didirikan tahun 1939, 
> > sementara musala Al Hikmah yang saat ini sudah berubah menjadi masjid 
> > didirikan tahun 1947. Suasana kondusif yang terjalin selama ini, kata 
> > Nunung, lantaran selalu terjalinnya komunikasi di antara pengurus kedua 
> > tempat beribadah itu.
> > 
> > "Selama puluhan tahun kami tak pernah ada 
> > konflik. Sebagai tanda kerukunan, kami mendirikan sebuah tugu lilin di 
> > antara bangunan gereja dan masjid," katanya.
> > 
> > Kerukunan antardua 
> > jemaah beda agama ini tidak hanya terlihat pada kegiatan ibadah 
> > sehari-hari. Saat perayaan hari besar misalnya, mereka akan saling 
> > membantu dan mengamankan kegiatan peringatan hari besar tersebut.
> > 
> > Pernyataan
> >  Nunung juga dibenarkan oleh Ketua Takmir Masjid Al Hikmah, Natsir Abu 
> > Bakar. Menurutnya, sebagai pengurus masjid pihaknya selalu berkomunikasi
> >  dengan gereja.
> > 
> > "Kami selalu berkomunikasi, apa pun yang dilakukan harus selalu rukun," 
> > terangnya.
> > 
> > Karena
> >  harmonisasi yang baik ini, tak jarang dua rumah ibadah tersebut menjadi
> >  rujukan pemuka agama seluruh dunia. Ada yang datang dari Singapura, 
> > Malaysia, Belanda, Jerman, Inggris, Italia, Spanyol, juga dari Filipina,
> >  Jepang, Vietnam.
> > 
> > Berdasarkan buku tamu gereja maupun buku tamu 
> > masjid, terlihat siapa saja yang pernah berkunjung. Kedatangan mereka ke
> >  Solo adalah untuk melihat secara langsung tentang kerukunan umat 
> > beragama di Solo.
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke