(Kalau orang beragama boleh mengatakan bahwa agama mereka masing-masing yang benar, yang lainnya salah blas, maka boleh dong seorang yang tidak beragama dan tidak bertuhan pun mengatakan yang sama.)
Jadi untuk singkatnya, menurut gua, kalau memang mereka sudah sampai kepada kebenaran, maka nggak ada tempat lagi untuk tuhan. Apa lagi fungsinya tuhan? Ngloco tiap hari? Dan ini belum termasuk persoalan filosofis dan kejiwaan tadi. Karena agama (baca: entitas penguasa kebenaran dunia-sorga-akherat) mempunyai otoritas untuk menentukan apa yang benar dan apa yang salah, artinya agama punya 'kekuasaan'. Dan 'kekuasaan' itu didasarkan pada logika dan dongeng yang sudah berusia ribuan tahun. Dan 'kekuasaan' itu didasarkan dan bertulang-punggung KEPERCAYAAN dari umatnya. Dan dalam 'percaya' tidak dibutuhkan setetes-pun logika dan nalar. Itu namanya bahaya. Lantas jika (atau ketika) suatu waktu yang namanya agama itu berkolaborasi dengan senjata, atau harta, itu namanya CILAKA. Indonesia ini kan contohnya di mana pemerintah, tentara, dan MUI saling ewe-ewean tiap hari. Apakah Bush tidak sedang bermain-main dengan pola yang agak mirip ketika dia membawa-bawa tuhan ke dalam konflik Irak? Bukankah Katolikisme itu didirikan salah satunya dalam rangka persatuan dan kesatuan? Bukankah Dalai Lama mempertahankan tahtanya di mata umatnya di atas selembar ketololan bernama 'percaya'? camarmerah --- In [email protected], "utusan.allah" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Seperti saya bilang, selama agama itu menghormati freedom of speech > dan freeom of opinion - danmereka menghormatinya - maka pemeluk agama > itu akan sampai juga kepada kebenaran. ------------------------------------ Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
