bikin usaha pengolahan briket atau jualan kompor batubara apa masih feasible, basmien? --- In [email protected], Abbas Amin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Anda punya duit ? Ingin Investasi dengan keuntungan berlipat ganda ? > Jawabannya pada saat ini adalah "Usaha batu bara" > > Tapi, ...... hehehe, kendalanyapun segudang ! Kalau anda hanya memikirkan UNTUNG saja, tanpa feasibility study yang seksama, maka siap siaplah anda untuk menerima kebangkrutan yang luar biasa ! > > Teman dekatku , tergiur oleh bujuk rayu akan keuntungan yang besar, amblas ratusan juta! Memang sih bukan Dollar; tapinya di Indon walau duit sangat tidak beharga, tapi sulit sekali nyarinya; dan ternyata secara Umum orang masih mau menerima Hasil Cetakan Uang Rupiah, yang entah sudah kesekian ratus kali dicetak, didevaluasi dan lain2.Padahal temanku itu punya uang karena hasil Pensiun dini ! > > Apa sih kendalanya, sehingga perlu belajar yang tekun dulu sebelum terjun menangani usaha batu bara? > > Salah satu kendala utama adalah menghadapi "Mafia batu bara" > Mafia batu bara? Apa itu? Atau bagaimana terjadinya? > Kita kalau datang ke daerah batu bara di Kalsel sana, uih sepanjang jalan jita akan melihat tumpukan batu bara; dimana kita tak tahu persis siapa pemilik sebenarnya ! > Nah ! Kalau kita tanpa meneliti dengan seksama; akan terjadi suatu penipuan yang alan menghancurkan masa depan kita ! Kita karena ingin buru2 kaya membayar uang muka, pada seseorang yang mengclaim memiliki stock batubara, dan ditunjukkanlah tumpukan batu bara sepanjang jalan; begitu saat transaksi akan dilaksanakan ternyata tumpukan batu bara itu setiap tumpukan ada yang mengclaim memiliki batu bara tersebut; maka amblaslah uang muka yang bukan jutaan , tapi bisa puluhan juta ! > > Belum lagi kalau batu bara dengan kwalitas rendahan; kita sudah beli untuk dijual kembali ( Ekspor ); biasanya yang datang orang Thailand; maka pada sat kita menunjukkan batu bara milik kita setelah diukur dengan alat yang mereka bawa ternyata kwalitas rendah; dan langsung ditolak! maka transakasi tak terjadi; akibat lebih lanjut adalah batu bara yang kita milki sangat tidak komersial; masih untung kalau bisa dijual murah untuk keperluan konsumen lokal; itupun sulit sekali terjadi. > > Belum lagi masalah legalisasi, izin ini dan izin itu; yang membuat kita pusing tujuh keliling sehingga belum apa apa kita harus mengeluarkan biaya predevelopment yang cukup tinggi. > > Mak langkah langkah yng aman untuk usaha ini, adalah pertama mengenal medan, artinya kita mengerti masalah batu bara, paling tidak, sekedar pengetahuan dasar, mengetahui siapa2 yang kompeten untuk dihubungi, kepada siapa kita harus kalau perlu sedikit menjilat pantatnya, maklumlah di Indonesia ini, menjilat pantas masih tetap jadi budaya dan masih dibudayakan dan mungkin dilestarikan. > > Maka pesan penulis hati hati untuk mengejar cita cita menjadi orang kaya, kalau kita belum mapan dalam segala hal. > > Abbas Amin > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] >
------------------------------------ Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
