Bagaimana kalau buka usaha tempat parkir? gp
On 10/24/08, hadingrh <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > bikin usaha pengolahan briket atau jualan kompor batubara apa masih > feasible, basmien? > --- In [email protected], Abbas Amin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >> >> Anda punya duit ? Ingin Investasi dengan keuntungan berlipat ganda ? >> Jawabannya pada saat ini adalah "Usaha batu bara" >> >> Tapi, ...... hehehe, kendalanyapun segudang ! Kalau anda hanya > memikirkan UNTUNG saja, tanpa feasibility study yang seksama, maka > siap siaplah anda untuk menerima kebangkrutan yang luar biasa ! >> >> Teman dekatku , tergiur oleh bujuk rayu akan keuntungan yang besar, > amblas ratusan juta! Memang sih bukan Dollar; tapinya di Indon walau > duit sangat tidak beharga, tapi sulit sekali nyarinya; dan ternyata > secara Umum orang masih mau menerima Hasil Cetakan Uang Rupiah, yang > entah sudah kesekian ratus kali dicetak, didevaluasi dan lain2.Padahal > temanku itu punya uang karena hasil Pensiun dini ! >> >> Apa sih kendalanya, sehingga perlu belajar yang tekun dulu sebelum > terjun menangani usaha batu bara? >> >> Salah satu kendala utama adalah menghadapi "Mafia batu bara" >> Mafia batu bara? Apa itu? Atau bagaimana terjadinya? >> Kita kalau datang ke daerah batu bara di Kalsel sana, uih sepanjang > jalan jita akan melihat tumpukan batu bara; dimana kita tak tahu > persis siapa pemilik sebenarnya ! >> Nah ! Kalau kita tanpa meneliti dengan seksama; akan terjadi suatu > penipuan yang alan menghancurkan masa depan kita ! Kita karena ingin > buru2 kaya membayar uang muka, pada seseorang yang mengclaim memiliki > stock batubara, dan ditunjukkanlah tumpukan batu bara sepanjang jalan; > begitu saat transaksi akan dilaksanakan ternyata tumpukan batu bara > itu setiap tumpukan ada yang mengclaim memiliki batu bara tersebut; > maka amblaslah uang muka yang bukan jutaan , tapi bisa puluhan juta ! >> >> Belum lagi kalau batu bara dengan kwalitas rendahan; kita sudah beli > untuk dijual kembali ( Ekspor ); biasanya yang datang orang Thailand; > maka pada sat kita menunjukkan batu bara milik kita setelah diukur > dengan alat yang mereka bawa ternyata kwalitas rendah; dan langsung > ditolak! maka transakasi tak terjadi; akibat lebih lanjut adalah batu > bara yang kita milki sangat tidak komersial; masih untung kalau bisa > dijual murah untuk keperluan konsumen lokal; itupun sulit sekali terjadi. >> >> Belum lagi masalah legalisasi, izin ini dan izin itu; yang membuat > kita pusing tujuh keliling sehingga belum apa apa kita harus > mengeluarkan biaya predevelopment yang cukup tinggi. >> >> Mak langkah langkah yng aman untuk usaha ini, adalah pertama > mengenal medan, artinya kita mengerti masalah batu bara, paling tidak, > sekedar pengetahuan dasar, mengetahui siapa2 yang kompeten untuk > dihubungi, kepada siapa kita harus kalau perlu sedikit menjilat > pantatnya, maklumlah di Indonesia ini, menjilat pantas masih tetap > jadi budaya dan masih dibudayakan dan mungkin dilestarikan. >> >> Maka pesan penulis hati hati untuk mengejar cita cita menjadi orang > kaya, kalau kita belum mapan dalam segala hal. >> >> Abbas Amin >> >> >> >> >> >> >> >> >> [Non-text portions of this message have been removed] >> > > > -- Salam, Great Pretender ------------------------------------ Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
