Ajaran agama Islam itu, berbeda dengan pemahaman ajaran agama Nasrani
yang dianut oleh Vatikan dan gereja anggota WCC tidak menolak kekerasan. 

Dan, disamping itu, banyak ayat al-Mushaf dan contoh kelakuan nabi di
hadits dan sirah nabi yang bisa diartikan membuka jalan bagi orang
Islam untuk melakukan teror..

Tapi kenapa justru dibagian ke II abad ke XX teror Islam itu menjadi-jadi?

Dengan meminjam istilah Bernard Lewis sebabnya adalah karena Islam
sedang mengalami krisis.

Disatu pihak mereka mengira bahwa agama mereka itu agama yang paling
bagus, diridhai Allah; tapi, dilain pihak mereka juga sadar bahwa
dunia Islam itu adalah ikon  keterbelakangan, ikon penindasan, ikon
kesengsararaan, ikon ketidak adilan...

Negeri kafir itu seperti Amerika, Jepang dan Eropa dan sekarang BRIC
(Brazilia, Rusia, India dan China) pada (bergerak) maju.
 
Disaat itulah timbul tiga pemikir, disamping Hasan al-Banna, pendiri
Ikhwanul Muslimin, yang menjadi inspirator orang Islam untuk main
teror: orang Pakistan Maududi dan orang Mesir Sayeed Qutb dan Khomeyni.

Salah satu yang mula-mula memakai teror adalah orang Palestina: mereka
telah lama tertindas karena didirikannnya negara Israel dan dunia
tidak begitu acuh akan penderitaan dan ketidak adilan yang mereka
tanggungkan tiap hari. Dan, jangan kita lupa bahwa yang pertama-tama
memakai teror di Paleztina itu diantarnaya adalah...orang Nasrani
yaitu organisasi yang dipimpin George Habbash.

Dengan berhasilnya Khomeyni menjatuhkan Shah, orang Islam banyak yang
berpendapat bahwa memang hanya dengan jalan kekerasan, dengan teror
Islam itu bisa berubah maju.

Dan ya mentok.

Karena kemajuan itu hanya bisa dicapai dengan perdamaian...

Saya yakin, bahwa saat ini makin banyak orang Islam sudah pada sadar
bahwa jalan teror itu adalah jalan buntu dan jalan kesengsaraan, tapi
belum banyak yang menemukan jalan alternatif yang kudu ditempuh.

Mereka sedang mencari jalan itu.

Menurut hemat saya orang Islam hanya bisa menemukan jalan alternatif
itu bila mereka sadar bahwa ajaran agama mereka itu sungguah dungu,
buas, kejam, keji, zalim, ganas lagi biadab.

Dan bahwa ajaran agama mereka itu hanya berdasarkan omong kosong dan
kibulan orang Arab.

Hingga beberapa tahun yang lalu saya berpendapat bahwa ajaran Islam
itu bisa di Reformasi, seperti ajaran Nasrani, tapi setelah mengikuti
hasil penelitian orientalis yang mutaakhir (Wansbrough, Luling,
Luxenberg dll) saya anggap pendirian itu tidak lagi bisa
dipertahankan: orang Islam kudu diingatkan bahwa ajaran agama mereka
itu disamping dungu, buas, kejam, keji, ganas, buas lagi biadab juga
hanya berdasarkan omong kosong orang Arab.

Dan adalah bahagian tugas moral tiap orang untuk mengingatkan
kenyataan itu kepada orang Islam.

Diam berarti membiarkan orang Islam terus dungu dan biadab.


--- In [email protected], "gsuryana" <gsury...@...> wrote:
>
> Aku saat ini dan sejak tahun 83 an sudah tinggal di tempat ku sekarang, 
> Gawir Bogor, dimana pada awal masuk di takut takut i oleh orang
mengenal 
> Bogor bahwa daerah tempat tinggal ku sarang DI/TII yang belum habis,
Sarang 
> Garong, pokoknya aku pindah ke sini karena aku suka udara dan
masyarakatnya 
> yang belum padat banget, dan semua beragama Muslim, bisa dibilang
non Muslim 
> hanya 2 Keluarga yang satu aku, sedang satunya lagi cina Palembang ( 
> sekarang sudah jadi pendeta ), dan kami selama ini tidak pernah
mendapat 
> masalah dengan Masyarakat sekitar yang notabene Muslim.
> Sejak 90 an lebih, daerah ku mendadak berkembang pesat, sehingga cukup 
> banyak pendatang masuk, dan tetap saja aman tentram, pendatang mulai
campur 
> aduk, ada yang bisa bawa diri dan ada yang sombong, situasi dan
kondisi pun 
> masih saja tetap aman tentram, apakah dengan kondisi seperti ini aku
jadi 
> harus ikut menuduh untuk sesuatu yang tidak jelas juntrungannya ?
> 
> Logika sederhanaku, mengapa teroris Muslim baru populer setelah Komunis 
> jatuh, kemana para teroris Muslim sebelum itu ?, dimana mereka
berada ketika 
> terjadi perang dunia ke satu dan kedua ?, mengapa bisa keduluan dengan 
> teroris semodel baider meinhof, tentara merah jepun, salamander
Italya dan 
> banyak lagi teroris lainnya yang sudah lebih dulu eksis.
> Bisa jelaskan sedikit saja kenapa teroris Muslim baru populer
setelah 1980 
> lebih.
> 
> sur.
> ----- Original Message ----- 
> From: "utusan.allah" <utusan.al...@...>
> > Dihadapan kejahatan, dihadapan tindakan kriminil tidak ada jalan
tengah.
> >
> > Berdiri netral dihadapan perbuatan kriminil adalah perbuatan nista.
> >
> > Dan fitnah adalah tindakan kriminil.
> >
> > Diam dihadapan tindakan kriminil yang berlangsung berbulan-bulan,
> > bahkan bertahun tahun adalah perbuatan nista.
> >
> >
> > --- In [email protected], Habe Proletar <
>



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke