Banyak pendapat yang anda sampaikan ngaco... Saya balas satu per satu biar nggak tumpang tindih.
Saya ambil soal migran. Anda perhatikan: migran Tionghoa di Eropa, Australia atau Amerika Utara itu boleh dibilang tidak pernah bikin onar. Mereka tidak menutut agar Konfusiunisme dijadikan dasar negara di Inggeris misalnya. Dan jarang, sungguh jarang orang Tionghoa itu membunuh orang Amerika atau orang Eropa atau orang Australia. Dan kalau mereka bikin kelenteng, seperti di Amsterdan misanlnya, duh mungilnya seakan-akan ngumpet diantara restoran dan toko Tionghoa... Nggak menyolok. Dan mereka kerja, kerja, kerja dan kerja... Anda perhatikan di Australia misalnya, murid Tionghoa suka lebih tinggi angka raportnya dari orang kulit pultih.. Dan bila anda perhatikan para peneliti ilmùiah di Eropa, Australia dan Amerika, sering kita temui nama Tionghoa... Coba cari nama Muhammad atau Amir. Apalagi Azisah atau Fatimah. Dan migrant Tionghoa itu nggak suka bikin gerecokan. Jarang, sungguh jarang orang Eropa, orang Australia, orang Kanada, orang Amerika yang sebel dengan miogran Tiobnghoa, karena mereka itu nggak suka bikin onar. Tidak kebetulan bahwa di Den Haag misalnya, nama jalan di Chinatown juga ditulis dengan....huruf Tionnghoa. Dan orang Islam? Mereka bikin mesjid maunya sembari menyaingi gereaja dan kathedral... Menara mesjid di Rotterdam misalnya tinggi menjulang dan bisa dilihat oleh tiap orang yang naik kereta api.. Dan di Inggeris mereka minta syariah dilaksanakan... San mereka suka bikin onar. Theo van Gogh dibunuh orang Islam. Lalu bom di London. Bomb di Madrid... Dan ribut-ribut soal kartun Denmark juga masih segar diingatkan kita. Nggak bisa disalahkan sama sekali bila diberbagai negara Eropa ada orang yang merasa terganggu dengan gerecokan orang Islam itu. --- In [email protected], "gsuryana" <gsury...@...> wrote: > > Kristen sudah mengalami perubahan itu memang benar, dimana pada akhirnya > jarang ikut campur urusan negara. > > Yang menjadi masalah saat ini, dan sejak era imperialisme berakhir ( perang > dunia ke dua ), negara negara didunia terbagi dalam 2 kutub, Komunis dan Non > Komunis, sedang nonblok bisa dibilang tidak banyak beraksi. > > Dari dua kutub ini negara negara pemenang perang yang kemudian menjadi > negara maju, mulai melakukan imperialisme gaya baru, dimana hasil bumi dan > hutan dijadikan target sasaran untuk dikuasai dengan beragam pola, mulai > bagi hasil, kerja sama dan lainnya. > > Untuk negara negara miskin baik miskin sumber daya manusia maupun sumber > daya ekonomi menjadi sangat tergantung kepada negara maju/negara yang > membantunya, disini kembali terjadi perebutan kekuasaan diantara negara > negara besar, yang akhirnya menjadi perang saudara, Iran dengan Khomeininya > lari ke Prancis dan melakukan kudeta terhadap Syah Palevi dan sekembalinya > ke Iran Khomeini berbalik arah melawan barat terutama Amerika yang dituduh > sudah merusak Iran melalui Syah Palevi, disini terjadi lagi masyarakat > pendukung Syah Palevi yang mencari suaka ke negara barat, demikian dengan > yang terjadi di negara negara Afrika. > Karena mencari keselamatan jiwa mulai banyak arus pengungsi masuk kenegara > barat, dimana sebagai pendatang yang memang berbeda budaya dan beda pola > pandang serta beda pola hidup, adapatasi tidak bisa sertamerta terjadi ( > melting polt tidak jalan ), mirip dengan pendukung RMS di Belanda dimana > pada akhirnya hidup dari belas kasih negara Belanda. > Demikian juga pendatang dari negara negara Afrika yang kebetulan beragama > Islam, masuk ke barat karena dipaksa oleh kondisi, dimana kondisi dibuat > oleh negara barat itu sendiri ( Somalia, Rwhanda, Tanzania dan seabrek > negara negara di bagian Afrika yang memang kehidupannya keras ). > Pengungsi dan imigran tentunya berbeda visi dan misi, dimana bila seorang > imigran pada saat memutuskan untuk berpindah sudah siap untuk beradaptasi, > sedang pengungsi/pencari suaka berpindah karena demi nyawa, sehingga > ditempat baru menjadi kaget, terutama dengan pola pandang, kultur dan > sebagainya yang sangat berbeda jauh dengan kebiasaan dinegara asal, dan pada > saat yang sama diajarkan pula demokrasi yang dianggapnya sebagai salah satu > kebebasan berpendapat dan menuntut hak sewajarnya yang belum tentu menjadi > wajar bagi penduduk asli/barat. akibatnya bisa diduga negara barat akhirnya > pusing sendiri dengan para imigran yang dianggapnya tidak tahu diri, padahal > masalah utamanya bukan tidak tahu diri melainkan mempergunakan aturan barat > yang 'diluar' pola pikir orang barat itu sendiri, semisal dengan beranak > yang mendapat tunjangan dari pemerintah, dan hal tersebut bukan lantas > kesalahan dijatuhkan kepada para pengungsi, melainkan sistim ketatanegaraan > yang memang belum sampai dan mampu mengatasi masalah dari akibat datangnya > pencari suaka. > > Barat menjadi target dan tempat mencari suaka karena memakai sistim yang > sebenarnya belum bisa diadaptasi untuk kejadian pengungsi, akibatnya bisa > diduga pada satu saat akan tetap meledak, dan ini tidak untuk yang beragama > Islam saja, semisal di Australia, geng Vietnam, dan Laos sedikit banyak > memusingkan pemerintahan Australia. > > Islam dan Kristen di kelas bawah diadu layak jangkrik, sedang dikelas atas > semisal di Dubai, Dhoha kelompok orang kaya dari latar belakang agama malah > bersatu untuk berfoya foya. > > Semua ini pada akhirnya bukan lagi persoalan agama, melainkan kepentingan > ekonomi semata ( Somalia sampai saat ini terjadi perang saudara, dimana > pemerintah yang syah dibantu RRT, sedang pemberontak dibantu Amerika ), dan > berapa banyak negara yang diobrak abrik bukan berdasarkan agama, semisal > Libanon, Afganisthan, Venezuela, Panama, Irak, bisa dibilang negara hanya > boleh memiliki 2 opsi, ikut barat apa hancur. > Dengan demikian siapa yang sebenarnya yang harus bertanggung jawab ? > > Akibat dari itu semua memang negara negara yang memiliki masyarakat Muslim > yang bisa dibilang paling mendapat sorotan, disatu sisi ada semangat > Ukhuwah, disisi lain melupakan semangat tersebut, seperti negara negara kaya > minyak yang membantu secara ogah ogahan kepada masyarakat Islam yang sedang > kesulitan dinegaranya, tidak sama sekali mendapat tekanan sehingga sudah > miskin, sumber daya manusia pun menjadi rendah. > > Di India belum lama berselang pun terjadi tindak kekerasan terhadap Kristen > oleh kelompok Hindu Militan, dan hal ini tidak terjadi ketika Mother Theresa > masih hidup, semua dikarenakan bobot Kristenisasi yang lebih kuat > dibandingkan kerja sosialnya, disini terbukti bahwa Kristen biarpun sudah > mengalami jaman kegelapan tetap saja memiliki oknum yang selain bodoh juga > ego yang over dosis dan tidak mau beradaptasi dengan penduduk setempat > sehingga menimbulkan kemarahan masyarakat Hindu. > > Eniwe dengan beragam kejadian di seantero benua, mengapa hanya difokus kan > kepada agama ?, sedang pada intinya semua berhubungan dengan politik dan adu > kuat dari negara negara maju/kuat. > Apakah adil menuduh kepada sebuah agama ?. > Perubahan didalam Islam aku percaya akan terus terjadi, cepat dan lambatnya > tergantung dengan perkembangan teknologi Informasi. > ( Ustadz bloon mirip dengan pendeta jadi jadi an pasti menolak internet ) > > sur. > ----- Original Message ----- > From: "utusan.allah" <utusan.al...@...> > > > > > > Coba anda baca sejarah Nasrani dan anta tahu bahwa di sejarah Nasrani > > itu ada yang namanya Reformasi.. > > > > Dan salah satu hasil Reformasi itu adalah: orang Nasrani tahu apa yang > > namanya freedom of speech, tahu apa yang namanya freedom of opinion. > > > > Dan sejak itu mereka berdebat, bertengkar dan kemudian mereka berhenti > > berbunuhan. > > > > Tapi terus berdebat. > > > > Suka sengit. > > > > Lihat aja apa yang terjadi dengan gereja Anglikan misalnya tentang > > homoseksual. > > > > Dan mereka juga sampai kepada kesimpulan bahwa ajaran agama mereka itu > > menentang pembunuhan, menentang hukuman mati, menentang perang, > > menentang kekerasan. > > > > Mereka paham bahwa eye for an eye bukan bahagian dari ajaran mereka. > > > > Ini semua berkat dan dimungkinkan oleh Reformasi. > > > > Nah ini nggak terjadi di dunia Islam: kalau mereka beda pendapat maka > > mereka main bunub dan main fatwa mati, kayak gereja katolik di zsaman > > Inkuisisi. > > > > Dan rata-rata mereka itu nggak tahan ditunjukin kenapa mereka itu > > masih demen membunuh dan berbunuhan, yaitu ajaran agama mereka yang > > buas, kejam, keji, ganas, zalim lagi biadab. > > > > Anda lihat misalnya disini, saya tunjukin, dengan referensi, hadits > > Bukhari yang menceritakan kebusukan tabiat nabi mereka. Dan ada yang > > nggak percaya bahwa hadits itu benar ada.. > > > > Seperti kata Sassis disini entah sudah berapa tahun yang lalu: mereka > > itu takut tahu, takut pinter. > > > > Sebabnya? > > > > Sekali lagi karena mereka nggak punya tradisi berdiskusi, tradisi > > bertukar pendapat. > > > > Dengan istilah Sassis mereka itu tahunya monolog (khotbah) dan bukan > > dialog (diskusi). > > > > Kalau ajaran mereka (dan mereka sendiri juga) cuman dungu aja sih saya > > juga nggak bakal menyediakan waktu saya untuk menunjukkan kenyataan > > kepada orang Islam itu, tapi ajaran mereka (dan mereka sendiri) udah > > dungu juga biadab. > > > > Coba anda perhatikan: siapa yagn rajin main fitnah disini? > > > > Jelas bukan orang Nasrani, tapi orang islam: dipo, hadingrh, > > Parewa-Parewa rezameutia, > > > > Dan siapa yang kalau salah mau mengakui kesalahannnya disini? > > > > Umumnya bukan orang islam, tapi orang Nasrani seperti great pretender. > > > > Anda bertanya: mengapa Islam saat ini dijadikan sasaran semirip > > musuh bersama ? > > > > Lha mereka itu rata-rata biadab. > > > > Suka bikin onar. > > > > Dan nggak tahu punya rasa terima kasih. > > > > Coba anda perhatikan apa yagn terjadi di Etopa dengan orang Islam: > > udah diterima oleh orang Eropa, dikasih peluang buat bekerja, dikasi > > jaminan sosial dan jaminan kesehatan yang aduhai eh... ada diantara > > mereka yang menuntut supaya syariah dilaksanakan... > > > > Artinya tangane pencuri kudu dipotong, bini yang bandel kudu digaplok, > > kafir kudu dibunuhin..... > > > > Dan kalau ada yang ngomong tentang ajaran mereka, seperti Theo van > > Gogh, lantas dibunuh. > > > > Dan mereka ledakkan bom di London, mereka ledakkan bom di Madrid... > > > > Islam itu, dan ini kudu dibilang, adalah laknat buat ummat manusia, > > artinya juga buat orang Islam sendiri. > > > > > > --- In [email protected], "gsuryana" <gsuryana@> wrote: > >> > >> Orat oret mengenai ngaco, semua 'oknum' bisa banyak yang ngaco. > >> Yang menjadi pertanyaan mengapa Islam saat ini dijadikan sasaran > > semirip > >> musuh bersama ?. > >> Mengapa tidak dari dulu ?, Palestina sudah lewat 50 tahun tidak ada > > yang > >> peduli ( biarpun tahu bantuan banyak di korupsi, sepertinya > > dibiarkan untuk > >> di korupsi, mirip di bantuan di negara negara berkembang dimana > > sudah tahu > >> di korupsi masih juga diberikan bantuan ). > >> > >> Sebuah negara apapun agama masyarakatnya, selama belum sanggup > > membrantas > >> korupsi akan sulit berkembang dan maju, dan itu berlaku di semua > > negara dan > >> bukan di agama Masyarakatnya. > >> > >> Mengenai Islam jadi begini dan jadi begitu, tentu ada sebabnya, sama > > seperti > >> romo/pendeta bule masuk Irian akan disembah bak malaikat, padahal > > datang ke > >> Irian sekedar memperkenalkan Yesus dan rakyat tetap saja dibiarkan > > bodoh > >> dengan harapan gampang diatur. > >> > >> Agama adalah alat politik yang paling praktis, bisa mengangkat dan > > bisa juga > >> menjatuhkan. > >> > >> sur. > >> ----- Original Message ----- > >> From: "kim3hook" <kim3hook@> > >> > >> > >> > --- In [email protected], "gsuryana" <gsuryana@> wrote: > >> > ... > >> >>untuk mengelola dan memberdayakan masyarakatnya dan Palestina > > bukan Muslim > >> >>semata juga ada Kristen. > >> > ... > >> >>sur. > >> > > >> > Sur, > >> > Kalo soal korupsi, bener itu tak ada sangkut pautnya dg agama. Bener > >> > juga ada negara kresten yg koplok, ya ambil spt Filipina. Jadi keadaan > >> > koplok ato cerdas, sebelon ada Islam juga, itu udah ada spt itu. > >> > > >> > Okeh ? > >> > > >> > Selebihnya jangan salah, kalo kamu tidak rabun, coba baca setiap > >> > berita di surat khabar soal kegoblogan muslim-muslim didunia. > >> > Wartawan dari arab malahan be'tanya-tanya kenapa orang arab dan > >> > muslim itu selalu ngaco ? > >> > > >> > Tempo hari, gua mau tabok orang, karena orang itu bilang " didunia > >> > itu ada yg jahat dan ada juga yg baek" setelah orang itu baca soal > >> > tragedi di Mumbai. Untung aja orang itu punya badan tinggi dan sterek. > >> > > >> > Okeh ? > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
