Coba anda baca sejarah Nasrani dan anta tahu bahwa di sejarah Nasrani
itu ada yang namanya Reformasi..

Dan salah satu hasil Reformasi itu adalah: orang Nasrani tahu apa yang
namanya freedom of speech, tahu apa yang namanya freedom of opinion.

Dan sejak itu mereka berdebat, bertengkar dan kemudian mereka berhenti
berbunuhan.

Tapi terus berdebat.

Suka sengit.

Lihat aja apa yang terjadi dengan gereja Anglikan misalnya tentang
homoseksual.

Dan mereka juga sampai kepada kesimpulan bahwa ajaran agama mereka itu
 menentang pembunuhan, menentang hukuman mati, menentang perang,
menentang kekerasan.

Mereka paham bahwa eye for an eye bukan bahagian dari ajaran mereka.

Ini semua berkat dan dimungkinkan oleh Reformasi.

Nah ini nggak terjadi di dunia Islam: kalau mereka beda pendapat maka
mereka main bunub dan main fatwa mati, kayak gereja katolik di zsaman
Inkuisisi.

Dan rata-rata mereka itu nggak tahan ditunjukin kenapa mereka itu
masih demen membunuh dan berbunuhan, yaitu ajaran agama mereka yang
buas, kejam, keji, ganas, zalim lagi biadab.

Anda lihat misalnya disini, saya tunjukin, dengan referensi, hadits
Bukhari yang menceritakan kebusukan tabiat nabi mereka. Dan ada yang
nggak percaya bahwa hadits itu benar ada..

Seperti kata Sassis disini entah sudah berapa tahun yang lalu:  mereka
itu takut tahu, takut pinter.

Sebabnya?

Sekali lagi karena mereka nggak punya tradisi berdiskusi, tradisi
bertukar pendapat.

Dengan istilah Sassis mereka itu tahunya monolog (khotbah) dan bukan
dialog (diskusi). 

Kalau ajaran mereka (dan mereka sendiri juga) cuman dungu aja sih saya
juga nggak bakal menyediakan waktu saya untuk menunjukkan kenyataan
kepada orang Islam itu, tapi ajaran mereka (dan mereka sendiri) udah
dungu juga biadab.

Coba anda perhatikan: siapa yagn rajin main fitnah disini?

Jelas bukan orang Nasrani, tapi orang islam: dipo, hadingrh, 
Parewa-Parewa rezameutia,

Dan siapa yang kalau salah mau mengakui kesalahannnya disini?

Umumnya bukan orang islam, tapi orang Nasrani seperti great pretender.

Anda bertanya: mengapa Islam saat ini dijadikan sasaran semirip 
musuh bersama ?

Lha mereka itu rata-rata biadab.

Suka bikin onar.

Dan nggak tahu punya rasa terima kasih.

Coba anda perhatikan apa yagn terjadi di Etopa dengan orang Islam:
udah diterima oleh orang Eropa, dikasih peluang buat bekerja, dikasi
jaminan sosial dan jaminan kesehatan yang aduhai eh... ada diantara
mereka yang menuntut supaya syariah dilaksanakan...

Artinya tangane pencuri kudu dipotong, bini yang bandel kudu digaplok,
kafir kudu dibunuhin.....

Dan kalau ada yang ngomong tentang ajaran mereka, seperti Theo van
Gogh, lantas dibunuh.

Dan mereka ledakkan bom di London, mereka ledakkan bom di Madrid...

Islam itu, dan ini kudu dibilang, adalah laknat buat ummat manusia,
artinya juga buat orang Islam sendiri.


--- In [email protected], "gsuryana" <gsury...@...> wrote:
>
> Orat oret mengenai ngaco, semua 'oknum' bisa banyak yang ngaco.
> Yang menjadi pertanyaan mengapa Islam saat ini dijadikan sasaran
semirip 
> musuh bersama ?.
> Mengapa tidak dari dulu ?, Palestina sudah lewat 50 tahun tidak ada
yang 
> peduli ( biarpun tahu bantuan banyak di korupsi, sepertinya
dibiarkan untuk 
> di korupsi, mirip di bantuan di negara negara berkembang dimana
sudah tahu 
> di korupsi masih juga diberikan bantuan ).
> 
> Sebuah negara apapun agama masyarakatnya, selama belum sanggup
membrantas 
> korupsi akan sulit berkembang dan maju, dan itu berlaku di semua
negara dan 
> bukan di agama Masyarakatnya.
> 
> Mengenai Islam jadi begini dan jadi begitu, tentu ada sebabnya, sama
seperti 
> romo/pendeta bule masuk Irian akan disembah bak malaikat, padahal
datang ke 
> Irian sekedar memperkenalkan Yesus dan rakyat tetap saja dibiarkan
bodoh 
> dengan harapan gampang diatur.
> 
> Agama adalah alat politik yang paling praktis, bisa mengangkat dan
bisa juga 
> menjatuhkan.
> 
> sur.
> ----- Original Message ----- 
> From: "kim3hook" <kim3h...@...>
> 
> 
> > --- In [email protected], "gsuryana" <gsuryana@> wrote:
> > ...
> >>untuk mengelola dan memberdayakan masyarakatnya dan Palestina
bukan Muslim
> >>semata juga ada Kristen.
> > ...
> >>sur.
> >
> > Sur,
> > Kalo soal korupsi, bener itu tak ada sangkut pautnya dg agama. Bener
> > juga ada negara kresten yg koplok, ya ambil spt Filipina. Jadi keadaan
> > koplok ato cerdas, sebelon ada Islam juga, itu udah ada spt itu.
> >
> > Okeh ?
> >
> > Selebihnya jangan salah, kalo kamu tidak rabun, coba baca setiap
> > berita di surat khabar soal kegoblogan muslim-muslim didunia.
> > Wartawan dari arab malahan be'tanya-tanya kenapa orang arab dan
> > muslim itu selalu ngaco ?
> >
> > Tempo hari, gua mau tabok orang, karena orang itu bilang " didunia
> > itu ada yg jahat dan ada juga yg baek" setelah orang itu baca soal
> > tragedi di Mumbai. Untung aja orang itu punya badan tinggi dan sterek.
> >
> > Okeh ?
> >
>



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke