Kristen sudah mengalami perubahan itu memang benar, dimana pada akhirnya 
jarang ikut campur urusan negara.

Yang menjadi masalah saat ini, dan sejak era imperialisme berakhir ( perang 
dunia ke dua ), negara negara didunia terbagi dalam 2 kutub, Komunis dan Non 
Komunis, sedang nonblok bisa dibilang tidak banyak beraksi.

Dari dua kutub ini negara negara pemenang perang yang kemudian menjadi 
negara maju, mulai melakukan imperialisme gaya baru, dimana hasil bumi dan 
hutan dijadikan target sasaran untuk dikuasai dengan beragam pola, mulai 
bagi hasil, kerja sama dan lainnya.

Untuk negara negara miskin baik miskin sumber daya manusia maupun sumber 
daya ekonomi menjadi sangat tergantung kepada negara maju/negara yang 
membantunya, disini kembali terjadi perebutan kekuasaan diantara negara 
negara besar, yang akhirnya menjadi perang saudara, Iran dengan Khomeininya 
lari ke Prancis dan melakukan kudeta terhadap Syah Palevi dan sekembalinya 
ke Iran Khomeini berbalik arah melawan barat terutama Amerika yang dituduh 
sudah merusak Iran melalui Syah Palevi, disini terjadi lagi masyarakat 
pendukung Syah Palevi yang mencari suaka ke negara barat, demikian dengan 
yang terjadi di negara negara Afrika.
Karena mencari keselamatan jiwa mulai banyak arus pengungsi masuk kenegara 
barat, dimana sebagai pendatang yang memang berbeda budaya dan beda pola 
pandang serta beda pola hidup, adapatasi tidak bisa sertamerta terjadi ( 
melting polt tidak jalan ), mirip dengan pendukung RMS di Belanda dimana 
pada akhirnya hidup dari belas kasih negara Belanda.
Demikian juga pendatang dari negara negara Afrika yang kebetulan beragama 
Islam, masuk ke barat karena dipaksa oleh kondisi, dimana kondisi dibuat 
oleh negara barat itu sendiri ( Somalia, Rwhanda, Tanzania dan seabrek 
negara negara di bagian Afrika yang memang kehidupannya keras ).
Pengungsi dan imigran tentunya berbeda visi dan misi, dimana bila seorang 
imigran pada saat memutuskan untuk berpindah sudah siap untuk beradaptasi, 
sedang pengungsi/pencari suaka berpindah karena demi nyawa, sehingga 
ditempat baru menjadi kaget, terutama dengan pola pandang, kultur dan 
sebagainya yang sangat berbeda jauh dengan kebiasaan dinegara asal, dan pada 
saat yang sama diajarkan pula demokrasi yang dianggapnya sebagai salah satu 
kebebasan berpendapat dan menuntut hak sewajarnya yang belum tentu menjadi 
wajar bagi penduduk asli/barat. akibatnya bisa diduga negara barat akhirnya 
pusing sendiri dengan para imigran yang dianggapnya tidak tahu diri, padahal 
masalah utamanya bukan tidak tahu diri melainkan mempergunakan aturan barat 
yang 'diluar' pola pikir orang barat itu sendiri, semisal dengan beranak 
yang mendapat tunjangan dari pemerintah, dan hal tersebut bukan lantas 
kesalahan dijatuhkan kepada para pengungsi, melainkan sistim ketatanegaraan 
yang memang belum sampai dan mampu mengatasi masalah dari akibat datangnya 
pencari suaka.

Barat menjadi target dan tempat mencari suaka karena memakai sistim yang 
sebenarnya belum bisa diadaptasi untuk kejadian pengungsi, akibatnya bisa 
diduga pada satu saat akan tetap meledak, dan ini tidak untuk yang beragama 
Islam saja, semisal di Australia, geng Vietnam, dan Laos sedikit banyak 
memusingkan pemerintahan Australia.

Islam dan Kristen di kelas bawah diadu layak jangkrik, sedang dikelas atas 
semisal di Dubai, Dhoha kelompok orang kaya dari latar belakang agama malah 
bersatu untuk berfoya foya.

Semua ini pada akhirnya bukan lagi persoalan agama, melainkan kepentingan 
ekonomi semata ( Somalia sampai saat ini terjadi perang saudara, dimana 
pemerintah yang syah dibantu RRT, sedang pemberontak dibantu Amerika ), dan 
berapa banyak negara yang diobrak abrik bukan berdasarkan agama, semisal 
Libanon, Afganisthan, Venezuela, Panama, Irak, bisa dibilang negara hanya 
boleh memiliki 2 opsi, ikut barat apa hancur.
Dengan demikian siapa yang sebenarnya yang harus bertanggung jawab ?

Akibat dari itu semua memang negara negara yang memiliki masyarakat Muslim 
yang bisa dibilang paling mendapat sorotan, disatu sisi ada semangat 
Ukhuwah, disisi lain melupakan semangat tersebut, seperti negara negara kaya 
minyak yang membantu secara ogah ogahan kepada masyarakat Islam yang sedang 
kesulitan dinegaranya, tidak sama sekali mendapat tekanan sehingga sudah 
miskin, sumber daya manusia pun menjadi rendah.

Di India belum lama berselang pun terjadi tindak kekerasan terhadap Kristen 
oleh kelompok Hindu Militan, dan hal ini tidak terjadi ketika Mother Theresa 
masih hidup, semua dikarenakan bobot Kristenisasi yang lebih kuat 
dibandingkan kerja sosialnya, disini terbukti bahwa Kristen biarpun sudah 
mengalami jaman kegelapan tetap saja memiliki oknum yang selain bodoh juga 
ego yang over dosis dan tidak mau beradaptasi dengan penduduk setempat 
sehingga menimbulkan kemarahan masyarakat Hindu.

Eniwe dengan beragam kejadian di seantero benua, mengapa hanya difokus kan 
kepada agama ?, sedang pada intinya semua berhubungan dengan politik dan adu 
kuat dari negara negara maju/kuat.
Apakah adil menuduh kepada sebuah agama ?.
Perubahan didalam Islam aku percaya akan terus terjadi, cepat dan lambatnya 
tergantung dengan perkembangan teknologi Informasi.
( Ustadz bloon mirip dengan pendeta jadi jadi an pasti menolak internet )

sur.
----- Original Message ----- 
From: "utusan.allah" <[email protected]>


>
> Coba anda baca sejarah Nasrani dan anta tahu bahwa di sejarah Nasrani
> itu ada yang namanya Reformasi..
>
> Dan salah satu hasil Reformasi itu adalah: orang Nasrani tahu apa yang
> namanya freedom of speech, tahu apa yang namanya freedom of opinion.
>
> Dan sejak itu mereka berdebat, bertengkar dan kemudian mereka berhenti
> berbunuhan.
>
> Tapi terus berdebat.
>
> Suka sengit.
>
> Lihat aja apa yang terjadi dengan gereja Anglikan misalnya tentang
> homoseksual.
>
> Dan mereka juga sampai kepada kesimpulan bahwa ajaran agama mereka itu
> menentang pembunuhan, menentang hukuman mati, menentang perang,
> menentang kekerasan.
>
> Mereka paham bahwa eye for an eye bukan bahagian dari ajaran mereka.
>
> Ini semua berkat dan dimungkinkan oleh Reformasi.
>
> Nah ini nggak terjadi di dunia Islam: kalau mereka beda pendapat maka
> mereka main bunub dan main fatwa mati, kayak gereja katolik di zsaman
> Inkuisisi.
>
> Dan rata-rata mereka itu nggak tahan ditunjukin kenapa mereka itu
> masih demen membunuh dan berbunuhan, yaitu ajaran agama mereka yang
> buas, kejam, keji, ganas, zalim lagi biadab.
>
> Anda lihat misalnya disini, saya tunjukin, dengan referensi, hadits
> Bukhari yang menceritakan kebusukan tabiat nabi mereka. Dan ada yang
> nggak percaya bahwa hadits itu benar ada..
>
> Seperti kata Sassis disini entah sudah berapa tahun yang lalu:  mereka
> itu takut tahu, takut pinter.
>
> Sebabnya?
>
> Sekali lagi karena mereka nggak punya tradisi berdiskusi, tradisi
> bertukar pendapat.
>
> Dengan istilah Sassis mereka itu tahunya monolog (khotbah) dan bukan
> dialog (diskusi).
>
> Kalau ajaran mereka (dan mereka sendiri juga) cuman dungu aja sih saya
> juga nggak bakal menyediakan waktu saya untuk menunjukkan kenyataan
> kepada orang Islam itu, tapi ajaran mereka (dan mereka sendiri) udah
> dungu juga biadab.
>
> Coba anda perhatikan: siapa yagn rajin main fitnah disini?
>
> Jelas bukan orang Nasrani, tapi orang islam: dipo, hadingrh,
> Parewa-Parewa rezameutia,
>
> Dan siapa yang kalau salah mau mengakui kesalahannnya disini?
>
> Umumnya bukan orang islam, tapi orang Nasrani seperti great pretender.
>
> Anda bertanya: mengapa Islam saat ini dijadikan sasaran semirip
> musuh bersama ?
>
> Lha mereka itu rata-rata biadab.
>
> Suka bikin onar.
>
> Dan nggak tahu punya rasa terima kasih.
>
> Coba anda perhatikan apa yagn terjadi di Etopa dengan orang Islam:
> udah diterima oleh orang Eropa, dikasih peluang buat bekerja, dikasi
> jaminan sosial dan jaminan kesehatan yang aduhai eh... ada diantara
> mereka yang menuntut supaya syariah dilaksanakan...
>
> Artinya tangane pencuri kudu dipotong, bini yang bandel kudu digaplok,
> kafir kudu dibunuhin.....
>
> Dan kalau ada yang ngomong tentang ajaran mereka, seperti Theo van
> Gogh, lantas dibunuh.
>
> Dan mereka ledakkan bom di London, mereka ledakkan bom di Madrid...
>
> Islam itu, dan ini kudu dibilang, adalah laknat buat ummat manusia,
> artinya juga buat orang Islam sendiri.
>
>
> --- In [email protected], "gsuryana" <gsury...@...> wrote:
>>
>> Orat oret mengenai ngaco, semua 'oknum' bisa banyak yang ngaco.
>> Yang menjadi pertanyaan mengapa Islam saat ini dijadikan sasaran
> semirip
>> musuh bersama ?.
>> Mengapa tidak dari dulu ?, Palestina sudah lewat 50 tahun tidak ada
> yang
>> peduli ( biarpun tahu bantuan banyak di korupsi, sepertinya
> dibiarkan untuk
>> di korupsi, mirip di bantuan di negara negara berkembang dimana
> sudah tahu
>> di korupsi masih juga diberikan bantuan ).
>>
>> Sebuah negara apapun agama masyarakatnya, selama belum sanggup
> membrantas
>> korupsi akan sulit berkembang dan maju, dan itu berlaku di semua
> negara dan
>> bukan di agama Masyarakatnya.
>>
>> Mengenai Islam jadi begini dan jadi begitu, tentu ada sebabnya, sama
> seperti
>> romo/pendeta bule masuk Irian akan disembah bak malaikat, padahal
> datang ke
>> Irian sekedar memperkenalkan Yesus dan rakyat tetap saja dibiarkan
> bodoh
>> dengan harapan gampang diatur.
>>
>> Agama adalah alat politik yang paling praktis, bisa mengangkat dan
> bisa juga
>> menjatuhkan.
>>
>> sur.
>> ----- Original Message ----- 
>> From: "kim3hook" <kim3h...@...>
>>
>>
>> > --- In [email protected], "gsuryana" <gsuryana@> wrote:
>> > ...
>> >>untuk mengelola dan memberdayakan masyarakatnya dan Palestina
> bukan Muslim
>> >>semata juga ada Kristen.
>> > ...
>> >>sur.
>> >
>> > Sur,
>> > Kalo soal korupsi, bener itu tak ada sangkut pautnya dg agama. Bener
>> > juga ada negara kresten yg koplok, ya ambil spt Filipina. Jadi keadaan
>> > koplok ato cerdas, sebelon ada Islam juga, itu udah ada spt itu.
>> >
>> > Okeh ?
>> >
>> > Selebihnya jangan salah, kalo kamu tidak rabun, coba baca setiap
>> > berita di surat khabar soal kegoblogan muslim-muslim didunia.
>> > Wartawan dari arab malahan be'tanya-tanya kenapa orang arab dan
>> > muslim itu selalu ngaco ?
>> >
>> > Tempo hari, gua mau tabok orang, karena orang itu bilang " didunia
>> > itu ada yg jahat dan ada juga yg baek" setelah orang itu baca soal
>> > tragedi di Mumbai. Untung aja orang itu punya badan tinggi dan sterek.
>> >
>> > Okeh ?


------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke