Kwkwkwk ........... Si @mBoong ga tahu ya bahwa utk mbangun masjidil Harram si Kafir harus Islam dulu? Setelah selesai, mereka boleh athesit lagi, kalau mau. Mengenai planners dan arsiteknya, memangnya kenapa? Lah wong dibayar (tinggi) siapa ga ngiler? nT kok jadi (aneh) gini? @Yusfiq saja demi yang demikian, mirip nT. Mau cuap-cuap
Yang nDeboost maksud disini adalah dijaman NKRI ini. Kafir Kristen entah bagaimana bisa lolos ke Masjidil Haram. Kalik murtadin yang masih pegang KTP Islam ... --- In [email protected], "sunny" <am...@...> wrote: > > Kristen bukan lolos, tetapi didatangkan untuk pembungunan mekkah dan mesjid haram yang dulu kecil , jadi adalah dongeng bahwa kristen lolos masuk seperti pencuri ke mesjid haram. Perencanaan kota mekkah yang dulu kunyuk itu siapa saja town plannersnya dan arkitektnya? Pembangunan hotel terbaru berbintang 5 di pusat Mekkah itu siapa supervisor pembangunanya? > > ----- Original Message ----- > From: ndeboost > To: [email protected] > Sent: Wednesday, October 06, 2010 11:58 PM > Subject: [proletar] Re: Inilah Solusi Manis untuk Ahmadiyah > > > > Masalah Ahmadi di Pakistan sdh diselesaikan lama dahulu. Dan umat > Ahmadi, > berdasarkan keyakinan mereka sendiri, dinyatakan bukan umat Muhammad > saw. > dengan implikasi ga boleh menunaikan ibadah haji ke Mekah atau masuk > daerah > khusus Islam lainnya. (Dari beberapa info./pengakuan nDeboost tahu bahwa > ada Kristen lolos bahkan sampai ke Masjidil Harram). > > Sampai hari ini, Ahmadi (Q) punya Khalifah (ke-3?) yang hidupnya relatif > mewah > di London sana. Silahkan kontak "murtadin" Ahmadi di alamat berikut: > > Ustz Ahmad Hariadi, > Telf. 0262.236.158 (Garut), HP (simpati) 081 281 25695; > e-mail ahmadhari...@... > > Penyelesaian manis yang bisa ditempuh adalah misalnya dengan menambahkan > nama > jamaah mereka sendiri dibelakang Islam menjadi Islam Ahmadiyah (Q). > Adanya (Q) > agar ga bentrok sama yang satunya (L). > > --- In [email protected], "Tawangalun" tawangalun@ wrote: > > > > Kalau Ahmadiyah tetep ngaku Islam tapi ngakoni Gulam Ahmad yg jane > mirip LIA Aminudin maka Saudy bisa mencekal wong Ahmadiyah yg mau naik > haji,tentunya informannya dari MUI.MUI akan bikin daftar wong > Ahmadiyah.Jadi sebaiknya jangan pakai merk Islam tapi pakai Pangestu > wae. > > > > Shalom, > > Tawangalun. > > > > --- In [email protected], "sunny" ambon@ wrote: > > > > > > Refleksi : Ahmadiah dianggap bukan Islam? Bagaimana kalau umat > Ahmadiyah menggap diri mereka muslimin dan Al Alquran adalah juga Kitab > mereka, termasuk pergi ke Arab Saudia untuk melakukan ibadah haji dan > umroh, apakah mereka tidak akan dihadapi dengan ancaman fisik dari umat > yang menganggap diri mempunyai monopoli terhadah Allah dan WahuNya? > > > > > > > > > > http://tribun-timur.com/read/artikel/131258/Inilah-Solusi-Manis-untuk-Ah\ \ > madiyah > > > > > > > > > Inilah Solusi Manis untuk Ahmadiyah > > > Laporan: Kompas.com > > > > > > > > > Rabu, 6 Oktober 2010 | 15:47 WITA > > > > > > JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) > meminta Ahmadiyah untuk berbesar hati menerima keyakinan Islam > mainstream yang menganggap mereka bukan Islam. > > > > > > Ketua PBNU Slamet Effendi Yusuf menyampaikan, solusi terbaik > permasalahan Ahmadiyah di Indonesia adalah dengan memosisikan Ahmadiyah > sebagai bukan Islam kemudian memberikan hak-hak penganut Ahmadiyah > tersebut untuk meyakini kepercayaannya layaknya aliran kepercayaan lain > di Indonesia. > > > > > > "Keputusan Islam internasional menganggap Ahmadiyah bukan Islam. Win > win solution-nya menempatkan Ahmadiyah bukan Islam, kemudian haknya > untuk meyakini kepercayaannya itu diberikan. Sehingga tidak terjadi > pelarangan di berbagai daerah, dan eksistensi Ahmadiyah tetap terjaga," > katanya dalam diskusi bersama Gerakan Peduli Pluralisme di kantor PBNU, > Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (6/10/2010) > > > . > > > Menurut Slamet, Ahmadiyah sebaiknya belajar dari apa yang terjadi di > negara asalnya, Pakistan. Di sana, katanya, Ahmadiyah tetap eksis > meskipun mengakui dirinya bukan Islam. "Kita bisa melihat Ahmadiyah > tetap eksis, tapi tidak mengaku-ngaku sebagai Islam karena Islam punya > patokan sendiri seperti nabi terakhirnya itu Muhammad," ujar Slamet. > > > > > > Solusi reposisi Ahmadiyah tersebut dinilai merupakan solusi terbaik > karena di satu sisi tetap menjaga perasaan dan sikap Islam mainstream > dan di sisi lain tetap memberikan hak warga negara, yakni penganut > Ahmadiyah menjalankan keyakinannya. "Di negeri-negeri Islam dilarang, > tapi diberi perlindungan bagi minoritas. Saya kira itu solusi yang > paling manis," tambahnya. > > > > > > Namun, kata Slamet, jika Ahmadiyah bersikeras pada posisinya, PBNU > juga tidak dapat menghalangi jika Menteri Agama kemudian mengeluarkan > keputusan yang melarang Ahmadiyah di Indonesia atau jika masyarakat > kembali melakukan aksi kekerasan menolak Ahmadiyah. > > > > > > Adapun dialog mencari solusi bagi Ahmadiyah tersebut dihadiri Ketua > GPP Damien Dematra, Ketua PBNU Slamet Effendi Yusuf, Sekjen PBNU Iqbal > Sulam, dan Wakil Sekjen Enceng Shobirin.(* > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
