(nDeboost ga ngerti kenapa "proletar ngirim sendiri, jadi baikan tak
kopas+++)

Bagaimana @mBoong mengenai Ahmadi-nya? Cukup penjelasan dari
nDeboost atau mau kan kontak Ustdz Hariadi agar dapat
penjelasan lebih baik?
Ini alamat e-mailnya Ustdz.

ahmadhariadi    @     cbn.net.id

nT bisa tanyakan juga mengenai kehidupan ekonomi khalifahnya
kaum Ahmadi (Q) ini ke beliau. nT dkk kan berkali-kali
berfantasi yang khalifahnya ummat Muhammad saw bla bla bla ... hingga
bersekongkel mau bunuh (atau sudah?) Muhammad saw.

Khalifah ga kek Paus @mBoong. Paus ada yang sifilisan, ada yang motek
ditikam
oleh suami yang isterinya dizinahi si Paus atau yang bekas anggota
SS-Nazi
namun punya bank. (Yesus a.s perBibel melarat-rat)


--- In [email protected], "ndeboost" <rambitese...@...> wrote:
>
> Bagaimana @mBoong mengenai Ahmadi-nya? Cukup penjelasan dari
> nDeboost atau mau kan kontak Ustdz Hariadi agar dapat
> penjelasan lebih baik?
> Ini alamat e-mailnya Ustdz.
>
> ahmadhariadi    @     cbn.net.id
>
> nT bisa tanyakan juga mengenai kehidupan ekonomi khalifahnya
> kaum Ahmadi (Q) ini ke beliau. nT dkk kan berkali-kali
> berfantasi yang khalifahnya ummat Muhammad saw
>
>
> --- In [email protected], "sunny" ambon@ wrote:
> >
> > Kristen bukan lolos, tetapi didatangkan untuk pembungunan mekkah dan
mesjid  haram yang dulu kecil , jadi adalah dongeng  bahwa kristen lolos
masuk seperti pencuri ke mesjid haram. Perencanaan  kota mekkah yang
dulu kunyuk itu siapa saja town plannersnya dan arkitektnya? Pembangunan
hotel terbaru  berbintang 5 di pusat Mekkah itu siapa supervisor
pembangunanya?
> >
> >   ----- Original Message -----
> >   From: ndeboost
> >   To: [email protected]
> >   Sent: Wednesday, October 06, 2010 11:58 PM
> >   Subject: [proletar] Re: Inilah Solusi Manis untuk Ahmadiyah
> >
> >
> >
> >   Masalah Ahmadi di Pakistan sdh diselesaikan lama dahulu. Dan umat
> >   Ahmadi,
> >   berdasarkan keyakinan mereka sendiri, dinyatakan bukan umat
Muhammad
> >   saw.
> >   dengan implikasi ga boleh menunaikan ibadah haji ke Mekah atau
masuk
> >   daerah
> >   khusus Islam lainnya. (Dari beberapa info./pengakuan nDeboost tahu
bahwa
> >   ada Kristen lolos bahkan sampai ke Masjidil Harram).
> >
> >   Sampai hari ini, Ahmadi (Q) punya Khalifah (ke-3?) yang hidupnya
relatif
> >   mewah
> >   di London sana. Silahkan kontak "murtadin" Ahmadi di alamat
berikut:
> >
> >   Ustz Ahmad Hariadi,
> >   Telf. 0262.236.158 (Garut), HP (simpati) 081 281 25695;
> >   e-mail ahmadhariadi@
> >
> >   Penyelesaian manis yang bisa ditempuh adalah misalnya dengan
menambahkan
> >   nama
> >   jamaah mereka sendiri dibelakang Islam menjadi Islam Ahmadiyah
(Q).
> >   Adanya (Q)
> >   agar ga bentrok sama yang satunya (L).
> >
> >   --- In [email protected], "Tawangalun" <tawangalun@> wrote:
> >   >
> >   > Kalau Ahmadiyah tetep ngaku Islam tapi ngakoni Gulam Ahmad yg
jane
> >   mirip LIA Aminudin maka Saudy bisa mencekal wong Ahmadiyah yg mau
naik
> >   haji,tentunya informannya dari MUI.MUI akan bikin daftar wong
> >   Ahmadiyah.Jadi sebaiknya jangan pakai merk Islam tapi pakai
Pangestu
> >   wae.
> >   >
> >   > Shalom,
> >   > Tawangalun.
> >   >
> >   > --- In [email protected], "sunny" ambon@ wrote:
> >   > >
> >   > > Refleksi : Ahmadiah dianggap bukan Islam? Bagaimana kalau umat
> >   Ahmadiyah menggap diri mereka muslimin dan Al Alquran adalah juga
Kitab
> >   mereka, termasuk pergi ke Arab Saudia untuk melakukan ibadah haji
dan
> >   umroh, apakah mereka tidak akan dihadapi dengan ancaman fisik dari
umat
> >   yang menganggap diri mempunyai monopoli terhadah Allah dan
WahuNya?
> >   > >
> >   > >
> >   > >
> >  
http://tribun-timur.com/read/artikel/131258/Inilah-Solusi-Manis-untuk-Ah\
\
> >   madiyah
> >   > >
> >   > >
> >   > > Inilah Solusi Manis untuk Ahmadiyah
> >   > > Laporan: Kompas.com
> >   > >
> >   > >
> >   > > Rabu, 6 Oktober 2010 | 15:47 WITA
> >   > >
> >   > > JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama
(PBNU)
> >   meminta Ahmadiyah untuk berbesar hati menerima keyakinan Islam
> >   mainstream yang menganggap mereka bukan Islam.
> >   > >
> >   > > Ketua PBNU Slamet Effendi Yusuf menyampaikan, solusi terbaik
> >   permasalahan Ahmadiyah di Indonesia adalah dengan memosisikan
Ahmadiyah
> >   sebagai bukan Islam kemudian memberikan hak-hak penganut Ahmadiyah
> >   tersebut untuk meyakini kepercayaannya layaknya aliran kepercayaan
lain
> >   di Indonesia.
> >   > >
> >   > > "Keputusan Islam internasional menganggap Ahmadiyah bukan
Islam. Win
> >   win solution-nya menempatkan Ahmadiyah bukan Islam, kemudian
haknya
> >   untuk meyakini kepercayaannya itu diberikan. Sehingga tidak
terjadi
> >   pelarangan di berbagai daerah, dan eksistensi Ahmadiyah tetap
terjaga,"
> >   katanya dalam diskusi bersama Gerakan Peduli Pluralisme di kantor
PBNU,
> >   Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (6/10/2010)
> >   > > .
> >   > > Menurut Slamet, Ahmadiyah sebaiknya belajar dari apa yang
terjadi di
> >   negara asalnya, Pakistan. Di sana, katanya, Ahmadiyah tetap eksis
> >   meskipun mengakui dirinya bukan Islam. "Kita bisa melihat
Ahmadiyah
> >   tetap eksis, tapi tidak mengaku-ngaku sebagai Islam karena Islam
punya
> >   patokan sendiri seperti nabi terakhirnya itu Muhammad," ujar
Slamet.
> >   > >
> >   > > Solusi reposisi Ahmadiyah tersebut dinilai merupakan solusi
terbaik
> >   karena di satu sisi tetap menjaga perasaan dan sikap Islam
mainstream
> >   dan di sisi lain tetap memberikan hak warga negara, yakni penganut
> >   Ahmadiyah menjalankan keyakinannya. "Di negeri-negeri Islam
dilarang,
> >   tapi diberi perlindungan bagi minoritas. Saya kira itu solusi yang
> >   paling manis," tambahnya.
> >   > >
> >   > > Namun, kata Slamet, jika Ahmadiyah bersikeras pada posisinya,
PBNU
> >   juga tidak dapat menghalangi jika Menteri Agama kemudian
mengeluarkan
> >   keputusan yang melarang Ahmadiyah di Indonesia atau jika
masyarakat
> >   kembali melakukan aksi kekerasan menolak Ahmadiyah.
> >   > >
> >   > > Adapun dialog mencari solusi bagi Ahmadiyah tersebut dihadiri
Ketua
> >   GPP Damien Dematra, Ketua PBNU Slamet Effendi Yusuf, Sekjen PBNU
Iqbal
> >   Sulam, dan Wakil Sekjen Enceng Shobirin.(*
> >   > >
> >   > > [Non-text portions of this message have been removed]
> >   > >
> >   >
> >
> >
> >
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke